IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Rabu, 10 Januari 2018

Kurap - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi

Kurap- Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi
Daftar Isi
Bab I      : Penyakit Kurap (Tinea Corporis)
Bab II     : Sebab Dan Gejala Kurap
Bab III    : Pengobatan Kurap Dengan Obat Alami
Bab IV     : Pencegahan Kurap

Bab I
Penyakit Kurap (Tinea Corporis) - BiriBisi
Kurap adalah salah satu jenis penyakit kulit yang menular, disebabkan oleh sejenis jamur kulit yang bermacam-macam. Kurap  dikenal dalam dua istilah. Dalam Bahasa Latin, disebut dengan istilah tinea corporis, yang berarti penyakit kulit menular yang disebabkan oleh jamur.

Dan dalam Bahasa Inggris, disebut dengan istilah ringworm (bentuk lingkaran cacing), yang berarti kulit yang terinfeksi disebabkan oleh jamur, karena serangan kurap akan memunculkan lingkaran berwarna merah jambu yang bentuknya seperti cacing yang melingkar seperti bentuk cincin. Orang Indonesia biasa menyebut kurap ini juga dengan sebutan kadas.

Bab II
Sebab Dan Gejala Kurap - BiriBisi
Sebab Kurap
Kurap disebabkan oleh Jamur Dermatofita, yang mempunyai tiga genus, yaitu genus mycrosporum, genus trichophyton dan genus epidermophyton.

Gejala Kurap
  • Munculnya ruam berwarna merah pada kulit.
  • Ruam itu bentuknya melingkar dan bagian pinggir atas berisi air.
  • Rasanya sangat gatal.
  • Terasa pedih, jikalau kena air.
  • Dalam kondisi udara dingin atau panas berkeringat akan menimbulkan rasa gatal.
  • Bisa terjadi peradangan, jika digaruk terlalu kasar.
  • Kulit bersisik

Jenis Kurap
Kurap, berdasarkan pada bagian tubuh yang terinfeksi. Terbagi menjadi 5 jenis
1. Tinea Pedis
Jenis Kurap ini, biasanya menyerang pada bagian kulit selangkangan dan sela-sela kaki.

Penyebabnya adalah jamur dermatofita yang terdiri dari 2 jenis, yaitu trichophyton dan epidermophyton.

Gejalanya: kulit menjadi bersisik, awalnya sisiknya halus, tetapi kemudian bisa berubah menjadi kasar dan terasa sangat gatal. Jika kondisinya parah, maka bisa menimbulkan rasa nyeri pada sela-sela jari yang terinfeksi. Bahkan, jika infeksi terlalu lama, maka bisa menyebabkan tumit kaki menjadi retak-retak, sehingga bisa menyebabkan timbulnya infeksi lainnya.

2. Tinea Unguium
Kurap jenis ini, biasanya menyerang kuku jari dan biasa disebut dengan istilah “Dermatophytic Onycomicosis” atau “Ringwom of The Nail”.

Penyebabnya: Jamur Trichophyton.

Gejalanya: Kuku terlihat kusam dan gelap, berubah bentuk dan terjadi penebalan. Jika terinfeksi lama, maka resikonya kuku bisa terlepas, remuk, dan  bahkan hancur.

3. Tinea Cruris
Kurap ini, biasanya menyerang kulit yang berada dibagian selangkangan atau lipatan paha. Bahkan, juga bisa menyerang kulit yang berada dibagian alat kelamin luar hingga perut bagian bawah. Biasanya, kurap jenis ini bisa menginfeksi selama satu tahun, atau bahkan bisa seumur hidup.

Penyebabnya:  Jamur Dermatofita.

Gejalanya: perubahan warna kulit menjadi gelap dan bergetah (becek atau lembek).

4. Tinea Corporis
Kurap tinea corporis ini, biasanya menyerang bagian leher atau sekitar badan bagian bawah leher. Seperti juga Tinea Cruris, jika infeksi kurap ini berlangsung lama, maka bisa sampai bertahun- tahun.

Penyebabnya: Jamur Trichophyton.

Gejalanya: Kurap ini berbentuk bercak bulat atau lonjong yang memiliki sisi bulatan berbintil, bersisik dan berwarna kemerahan. Bulatan yang timbul biasanya bersifat lebih halus dari bagian tepi bulatan bagian kulit yang terinfeksi. Resikonya, apabila tidak segera ditangani dengan baik, maka kurap ini bisa menyebar lebih luas dan cepat menular.

5. Tinea Capitis
Jenis Kurap tinea capitis ini, biasanya menyerang pada kulit yang situmbuhi rambut, seperti kulit kepala. Kurap ini lebih banyak diderita oleh anak-anak dari pada orang dewasa.

Penyebabnya: Jamur Trichophyton atau Microsporum.

Gejalanya: Timbulnya ruam merah pada bagian kulit kepala dan bisa menyebabkan rambut dibagian tersebut menjadi rontok, serta meninggalkan berkas pada kulit. Kulit kepala akan menjadi keras akibat dari sisik kulit yang bertumpuk-tumpuk.

Bab III
Pengobatan Kurap Dengan Obat Alami - BiriBisi
Kurap atau kadas adalah salah satu jenis penyakit kulit yang menular, yang disebabkan oleh jamur (fungi). Timbulnya penyakit kurap akan terjadi dalam waktu beberapa hari setelah terinfeksi oleh jamur.

Tanda adanya kulit terinfeksi oleh jamur penyebab kurap adalah pada permukaan kulit akan muncul ruam merah yang sangat gatal, kemudian ruam merah tersebut akan membentuk lingkaran seperti cacing yang melingkar.

Apabila lingkaran ruam merah yang sangat gatal ini digaruk-garuk terus, maka biasanya akan semakin bertambah lebar. Karena itu, perlu adanya sikap kehati-hatian, apabila ditemukan adanya ruam merah ini pada kulit .

Seperti telah disebutkan diatas bahwa kurap bisa menyerang pada bagian kulit mana pun didalam tubuh, dan akan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda tergantung dengan keberadaannya pada bagian kulit tubuh yang mana.

Apabila kurap terdapat pada bagian kulit kepala, maka kulit kepala akan bersisik kering, gatal, terasa perih, dan rambut yang tumbuh pada bagian kulit kepala tersebut akan menjadi rontok, karena jamur penyebab kurap akan mengambil keratin rambut untuk bertahan hidup, sehingga pada daerah tersebut akan timbul pitak.

Beda halnya dengan kurap yang berada dibagian selangkangan, peradangan kulit tidak menimbulkan ruam merah, tetapi coklat, dan bisa menyebar kebagian tubuh lainnya, seperti pada bagian bokong, lalu kulit akan mengelupas, dan bersisik.

Walau kurap bukan termasuk penyakit yang berbahaya, namun keberadaannya cukup mengganggu dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Oleh karenanya, sebaiknya segera diobati, agar tidak menjadi semakin parah.

Dan jika anda ingin mengobati kurap dengan obat alami, maka dibawah ini saya sajikan untuk anda beberapa resep obat kurap alami yang dapat anda pergunakan untuk mengatasinya:
1 Lengkuas
Lengkuas / laos / laja (Lenguas galanga atau Alpinia galanga) sering digunakan oleh para ibu didapur sebagai bumbu (penyedap) masakan. Manfaat lain tanaman ini adalah sebagai bahan ramuan obat tradisional dan penyembuh berbagai penyakit, diantaranya penyakit yang disebabkan oleh jamur kulit.

Namun, diluar kedua manfaat tersebut, lengkuas juga mempunyai banyak manfaat lain untuk kesehatan dan kecantikan, seperti mampu berperan dalam memperpanjang umur simpan atau sebagai pengawet makanan, karena ia bisa menghambat aktivitas mikroba pembusuk. 

Dengan begitu lengkuas juga dapat digunakan sebagai pengganti dari pengawet kimia, baik yang aman penggunaannya atau pun yang berbahya bagi kesehatan, seperti formalin yang sering disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Keampuhan lengkuas dalam menanggulangi berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kurap ini, karena didalamnya terkandung berbagai macam senyawa, seperti flavonoid, fenolik, basonin, galangan, galangol, eugenol, galangin, dan tanin, sehingga jamur penyebab kurap yang telah menginfeksi kulit pun dapat dibasmi dengan tuntas.

Caranya, iris-iris tipis lengkuas, kemudian gosokkan langsung pada bagian kulit yang terkena kurap.

Cara lainnya, tumbuk lengkuas hingga halus, kemudian dicampur dengan asam cuka secukupnya, lalu tempelkan pada bagian kulit yang terkena kurap.

2. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, karena didalamnya terkandung asam laurat, asam kaprat dan asam kaprilat, yang memiliki fungsi sebagai anti-mikroba, anti-oksidan, anti-jamur, anti-bakteri dan bersifat menenangkan.

Didalam tubuh, asam laurat akan diubah menjadi senyawa monolaurin, sebuah senyawa monoglycine yang dapat merusak lapisan lipid pada virus seperti HIV, hepatitis, influenza dan bakteri patogen lainnya.

Pada saat minyak kelapa digunakan untuk mengatasi infeksi, maka minyak kelapa akan membentuk lapisan yang melindungi bagian tubuh yang diolesi dari debu, udara, jamur, bakteri dan virus. Minyak kelapa juga merupakan minyak yang paling efektif untuk membantu mengobati memar, karena ia dapat mempercepat proses penyembuhan dengan cara memperbaiki jaringan yang rusak.

Minyak kelapa sangat efektif untuk mengatasi berbagai macam infeksi, karena ia bersifat anti-jamur, anti-virus, dan anti-bakteri.

Menurut Pusat Penelitian Kelapa, minyak kelapa mematikan virus yang menyebabkan influenza, campak, hepatitis, herpes, dan lain-lain, juga mematikan bakteri penyebab bisul, infeksi tenggorokan, infeksi saluran kemih, pneumonia, dan gonore, dan lain-lain. Minyak kelapa juga efektif pada jamur dan ragi yang menyebabkan kandidiasis, kurap, kutu air, sariawan, ruam popok, dan lain-lain.

Minyak kelapa murni mengandung ± 92 % asam lemak jenuh rantai sedang, sisanya beberapa jenis asam lemak tak jenuh, seperti asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda.

Kandungan asam lemak yang sangat tinggi dalam minyak kelapa murni bisa bermanfaat juga sebagai fungisida alami bagi tubuh, karena zat ini mampu membasmi jamur dengan cara memasukkan dirinya kedalam membran jamur yang merupakan faktor penentu bagi kehidupan jamur, sehingga, dengan demikian jamur tidak akan dapat berkembang biak dan akan menjadi hancur.

Beberapa riset telah membuktikan bahwa minyak kelapa murni punya kemampuan untuk mematikan jamur dan ragi yang menyebabkan candida, jock itch, kadas (kurap), athletes foot, ruam karena keringat dan popok dan infeksi lainnya.

Mengobati kurap dengan minyak kelapa murni sangat mudah, anda hanya perlu mengoleskannya saja kepermukaan kulit yang terkena kurap beberapa kali dalam sehari. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur agar kurap bisa segera hilang dan kulit pun menjadi halus kembali seperti sedia kala.

3. Minyak Zaitun
Sudah diketahui secara umum, bahwa minyak zaitun merupakan jenis minyak yang bersifat anti-bakteri, sehingga bisa dipergunakan untuk melawan jamur pada kulit yang terkena Kurap dan menyembuhkan bagian yang terinfeksi.

Caranya, oleskan minyak zaitun pada bagian kulit yang terkena Kurap, tunggu beberapa saat, kemudian bersihkan dengan air hangat. Lakukan pengobatan dengan minyak zaitun ini beberapa kali dalam sehari agar kulit yang terinfeksi jamur kurap dapat cepat sembuh.

4. Daun Tembakau
Daun Tembakau, merupakan salah satu tumbuhan yang bisa menghilangkan penyakit Kurap tanpa bekas.

Caranya, tumbuk daun tembakau sampai halus dan oleskan pada bagian kulit yang terkena kurap. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur, setiap hari.

5. Belerang
Belerang merupakan salah satu bahan alami yang dapat dipergunakan untuk mengatasi penyakit kulit, salah satunya penyakit kurap.

Caranya, tumbuk belerang hingga menjadi bubuk, lalu campur dengan air secukupnya, kemudian oleskan pada bagian kulit yang terkena kurap. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur, setidaknya 2 kali dalam sehari.

Bab IV
Pencegahan Kurap - BiriBisi
Selain melakukan pengobatan, tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah mencegah datangnya penyakit kurap. Sebab, bagaimana pun mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Dan bagi anda yang tidak ingin terinfeksi oleh jamur penyebab penyakit kurap, maka silahkan simak tips berikut ini:
  • Jagalah kebersihan lingkungan.Kebersihan lingkungan ini, menyangkut: tempat kerja, tempat tidur, kamar mandi dan lainnya
  • Pakailah pakaian yang bersih
  • Hindari kebiasaan berbagi berbagi jenis perlengkapan pribadi dengan orang lain
  • Jangan berdekatan dengan orang yang sudah terkena penyakit Kurap, karena bisa menular
  • Menjaga kebersihan tubuh
  • Mencuci tangan dan selalu menjaga kebersihan tangan
  • Bagi yang suka memelihara hewan peliharaan, pastikan menjaga kebersihan tubuh hewan pemeliharaannya

Demikianlah informasi mengenai kurap, sebab, gejala, dan pengobatannya yang bisa saya sampaikan kepada anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Referensi:
Dari berbagai sumber

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: