IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Jumat, 01 Desember 2017

Jerawat - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi


Jerawat - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi
Daftar Isi
Bab I   : Definisi Jerawat (Acne Vulgaris)
Bab II  : Sebab Jerawat
Bab III : Gejala Jerawat
Bab IV  : Penanganan Jerawat
Bab V   : Pengobatan Jerawat Dengan Obat Alami
Bab VI  : Pencegahan Jerawat

Bab I
Definisi Jerawat (Acne Vulgaris) - BiriBisi
Jerawat atau Kukul (acne vulgaris) adalah suatu peradangan yang terjadi disekitar kelenjar-kelenjar minyak dan pori-pori kulit, terutama pada bagian wajah. Baca juga Rematik - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.

Jerawat atau kukul merupakan suatu gejala biasa yang terjadi pada orang-orang muda yang sedang dalam masa birahi, karena kelenjar-kelenjar pada usia tersebut menjadi lebih aktif, getah-getah yang dibuatnya pun lebih banyak, begitu juga kelenjar minyak yang terdapat dalam kulit.


Jerawat atau kukul adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Seorang peneliti masalah jerawat ternama didunia, Kligmann berpendapat,"Tak ada satu orang pun didunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat dikulitnya."


Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak dikulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.


Bab II
Sebab Jerawat - BiriBisi
1. Produksi Minyak Berlebihan



Jerawat tidak selalu muncul karena kurangnya menjaga kebersihan tubuh atau faktor luar, melainkan lebih disebabkan oleh faktor dari dalam tubuh itu sendiri.

Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat produksi kelenjar minyak yang berlebihan (sebaceus gland), sehingga menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.

Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum dikulit berkolaborasi dengan bakteri.

2. Sel Kulit Mati



Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati.

Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan sejumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat, maka campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.

Banyak orang yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, padahal sesungguhnya jerawat itu bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti bagian punggung, dada, dan lengan atas.

3. Bakteri



Yang membuat masalah semakin rumit, bakteri yang biasanya ada dikulit, yaitu bakteri yang disebut p.acne, yang cenderung berkembang biak didalam kelenjar sebaceous yang tersumbat dan menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya.

Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang kekulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu, yaitu jenis yang paling mungkin meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.

4. Kosmetik



Penyumbatan pori-pori juga seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung didalam bedak bisa menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

5. Obat-Obatan



Konsumsi obat kortikosteroid, baik obat oral (obat minum) maupun obat topical (obat oles), bisa mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga bisa meningkatkan potensi timbulnya jerawat, karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

6. Telepon Genggam



Permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri. Untuk mencegahnya, bersihkan permukaan telepon secara rutin dengan alkohol, dan usahakan jangan menempelkan telepon genggam kepipi pada saat menelepon.

7. Stres



Sebenarnya, stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Hanya saja masalahnya, ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat.

Tak hanya itu, stres juga bisa membuat seseorang mempunyai pola makan yang cenderung lebih suka mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai "pelarian" dari stres.


Bab III

Gejala Jerawat - BiriBisi
Bagian tubuh yang biasa ditumbuhi jerawat adalah wajah. Ini dialami oleh sebagian besar orang yang berjerawat. Selain pada wajah, jerawat juga bisa tumbuh pada bagian punggung dan ini dialami oleh lebih dari setengah orang yang berjerawat.

Yang terakhir adalah jerawat yang tumbuh pada bagian dada. Diketahui bahwa sekitar 15 persen dari orang-orang yang berjerawat mengalami jerawat didada.

Selain munculnya bintik-bintik, kulit juga menjadi berminyak saat berjerawat, bahkan bisa terasa sakit atau panas apabila disentuh.

Ada beberapa jenis jerawat yang sering diderita oleh kebanyakan orang yang umumnya berada dalam masa-masa muda atau awal masa birahi:
1. Komedo



Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.

Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam.

Komedo jenis ini biasa disebut dengan istilah komedo hitam, yaitu bintik-bintik berwarna hitam yang biasanya muncul diarea sekitar hidung. Warna hitam tersebut bukan berasal dari debu atau pun kotoran, melainkan pigmentasi yang terjadi didalam lapisan pada folikel rambut



Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh diatas pori-pori yang tersumbat, sehingga terlihat seperti benjolan putih kecil.

Komedo jenis ini biasa disebut dengan komedo putih, yaitu berupa bintik-bintik berwarna putih dan bertekstur lebih keras daripada komedo hitam. Ini disebabkan oleh akumulasi sebum yang mengeras didalam pori-pori kulit. Jika dilihat sekilas, bintik komedo putih hampir serupa dengan bintik komedo hitam.

2. Jerawat Biasa



Jenis jerawat ini mudah dikenali, yaitu berupa benjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne.

Bakteri ini biasanya hidup disaluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu didaerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi didalam pori-pori kulit.

Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid).

Bakteri ini merupakan jenis anaerobik, sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya.

Bakteri yang menginfeksi bisa berasal dari waslap, kuas make up, jari tangan, dan telepon. Stres, hormon dan udara yang lembab, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat yang disebut papula dan pustula ini.

Papula adalah benjolan berukuran kecil yang terasa menyakitkan dengan warna merah dan bertekstur lunak. Sedangkan pustula adalah benjolan kecil yang pada ujungnya terdapat penumpukan nanah.

3. Jerawat Batu (Cystic Acne)



Jerawat batu (cystic acne) adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita jerawat batu (cystic acne) biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini.

Secara genetik penderitanya memiliki:

  • Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak
  • Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
  • Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan, sehingga meninggalkan bekas dikulit

Jerawat jenis jerawat batu ini ada dua macam, yaitu jerawat nodul dan jerawat kista. Jerawat nodul adalah benjolan besar yang terbentuk dibalik permukaan kulit dengan tekstur keras dan terasa menyakitkan

Sedangkan jerawat kista adalah benjolan berukuran besar yang berisi nanah. Dan jerawat kista ini, sekilas tampak seperti bisul dan umumnya dapat meninggalkan bekas luka permanen diwajah setelah sembuh.


Bab IV
Penanganan Jerawat - BiriBisi
Agar jerawat tidak semakin menyebar dan menjadi semakin parah, maka selain perlu segera diobati juga perlu adanya penangan yang serius. Berikut ini cara menangani jerawat yang dianjurkan:

  • Bersihkan area yang berjerawat menggunakan sabun atau pembersih wajah ringan, serta air hangat
  • Sebaiknya hindari menggunakan air yang terlalu panas atau dingin karena bisa membuat jerawat makin parah
  • Jangan terlalu sering mencuci area kulit yang berjerawat, karena hal itu justru hanya akan memperparah iritasi, cukup cuci dua kali dalam sehari
  • Atur rambut sebisa mungkin agar tidak mengenai wajah, lakukan keramas rambut secara rutin agar selalu bersih
  • Jangan mencoba menghilangkan komedo dengan cara menekan atau memencetnya, karena justru akan memperparah dan meninggalkan bekas luka
  • Jangan pakai kosmetik atau rias wajah secara berlebihan. Sebaiknya gunakan produk kosmetik berbasis air yang tidak memiliki efek menghalangi pori-pori kulit
  • Bersihkan seluruh rias wajah sebelum tidur.Jika anda memiliki kulit kering, maka pakailah pelembap berbasis air yang tidak mengandung unsur parfum.

Jika anda sedang mengobati jerawat, maka sebaiknya jangan mengharapkan hasil secara singkat, karena prosesnya bisa saja berlangsung hingga tiga bulanan. Kesabaran dan ketabahan sangat dibutuhkan selama proses tersebut.

Jika area yang teriritasi meluas, serta muncul papula dan pustula dalam jumlah banyak, serta tidak kunjung sembuh walau sudah diobati sendiri, maka upaya terakhir adalah segera periksakan diri kedokter.


Bab V
Pengobatan Jerawat Dengan Obat alami - BiriBisi
Pengobatan jerawat kadang-kadang membutuhkan waktu berbulan-bulan, tergantung seberapa parah jerawat yang diderita.

Sebuah vaksin untuk melawan pembengkakan jerawat telah sukses dicoba pada tikus-tikus, tetapi belum terbukti efektif pada manusia.

Pada tahun 2007, penelitian DNA dari pemakan bakteri jerawat propionibacterium (PA6) timbul dalam jumlah besar dalam pengembangan terapi pemakan bakteri untuk perawatan jerawat, sehingga diharapkan dapat mengatasi masalah yang berhubungan dengan terapi antibiotik jangka panjang dan resistensi bakteri terhadap antibiotik.

Pengobatan jerawat akan lebih efektif apabila dilakukan secara luar dan dalam, sebab jerawat tidak selalu muncul karena kurangnya menjaga kebersihan tubuh atau faktor luar, melainkan lebih disebabkan oleh faktor dari dalam tubuh itu sendiri.

Dan anda bisa mengobati jerawat sendiri dengan menggunakan resep-resep obat jerawat berikut, baik resep obat luar atau pun resep obat dalam. Pilihlah resep obat yang anda inginkan, kemudian lakukan pengobatan secara rutin dan teratur setiap hari agar jerawat bisa benar-benar hilang dan wajah menjadi bersih dan bersinar.

Obat Luar
1. Jeruk Nipis Dan Madu





Jeruk nipis mengandung kadar vitamin C yang tinggi serta kandungan biokimia lain yang bermanfaat untuk tubuh manusia. Sari jeruk nipis mengandung air dan minyak volatil yang didalamnya terkandung nutrien, vitamin dan mineral.

Jeruk nipis mampu mengatasi jerawat dan noda bekas jerawat yang disebabkan oleh kotoran, minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori pori wajah. Jerawat adalah masalah yang sering terjadi pada orang dengan kulit yang cenderung berminyak khususnya perempuan. Selain itu, bakteri yang hadir pada pori pori wajah akan memperburuk peradangan, meningkatkan kemerahan dan nyeri.

Sifat antibiotik jeruk nipis bisa menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat. Anda bisa mendapatkan wajah yang bebas dari jerawat dengan melakukan perawatan yang sama seperti ketika mengatasi kulit berminyak. Hanya saja bagian yang digunakan adalah air perasan jeruk nipis. Oleskan air jeruk menggunakan cotton bud pada jerawat dan bekasnya, diamkan 30 menit hingga mengering, kemudian dibilas.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa memadukan jeruk nipis dengan madu secukupnya. Karena kedua bahan ini kontribusinya dibidang kecantikan, terutama untuk merawat kulit sudah banyak dibuktikan oleh para pakar kecantikan diseluruh dunia. Anda bisa menggabungkan keduanya sebelum dioleskan pada wajah.

Campuran air jeruk nipis dan madu ini sangat bermanfaat, karena madu memiliki sifat anti bakteri yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri, dan sifat asam dari jeruk nipis akan bermanfaat untuk mengontrol kelebihan minyak diwajah. 

Lakukan perawatan wajah untuk menghilangkan jerawat dan bekas luka jerawat ini setiap minggu dengan memijat bagian kulit wajah dengan air jeruk nipis segar.

2. Mentimun




Mentimun / ketimun / timun mengandung vitamin A, B, dan C, serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika. Kandungan-kandungan tersebut membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit.

Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan disekitar mata.

Kandungan kalori mentimun sangat rendah, namun ia mengandung banyak nutrisi daripada hanya sekedar air dan elektrolit. Bahkan hampir semua nutrisi yang diperlukan untuk diet seimbang terdapat dalam buah sayuran yang menyegarkan ini.

Ada banyak manfaat yang luar biasa dari buah mentimun bagi kesehatan dan kecantikan. Mentimun yang rendah lemak jenuh, kolesterol, dan sodium ini juga sumber yang baik dari vitamin A, asam pantotenat, magnesium, fosfor dan magnesium.

Selain itu, mentimun juga mengandung kalium, folat, karbohidrat, seng, Vitamin C dan Vitamin K. Semua nutrisi ini sangat membantu untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan dapat mengobati penyakit dan meningkatkan proses dalam tubuh.

Anda juga dapat menggunakan mentimun yang diparut untuk mengobati bintik-bintik dan noda hitam. Balurkan jus mentimun keseluruh wajah untuk mengobati bintik-bintik wajah. 

Mentimun akan memberikan banyak keuntungan bila digunakan sebagai masker wajah. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Parutan mentimun atau jus mentimun dapat digunakan sebagai unsur utama masker wajah untuk mengobati keriput, jerawat dan masalah kulit lainnya.

Ambil mentimun segar, blender untuk membuat pasta halus. Tambahkan beberapa tetes jus jeruk npis dan 1 sendok teh madu . Oleskan keseluruh wajah dan biarkan selama 30 menit, kemudian cuci dengan air keran (air mengalir), lalu keringkan. Paket wajah ini akan membantu mengebalikkan taning.

Untuk lebih memaksimalkan hasilnya anda juga bisa mencampurkaan beberapa jus kunyit dengan bubur mentimun segar. Oleskan pada wajah dan biarkan selama ± 30 menit, lalu cuci setelah mengering. Ini akan bermanfaat untuk mengontrol sekresi (pengeluaran) minyak pada wajah.

3. Bengkoang


Bengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting untuk  kesehatan, terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam bengkuang yang paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang terkandung dalam  bengkuang adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain.

Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung kadar air yang cukup tinggi, sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan menambah cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Tanaman umbi ini juga biasa ditemukan dalam masker, lulur, sabun wajah, pelembab, dan lotion. Bengkuang terbukti menyegarkan, karena akar umbi dari bengkuang memiliki kandungan air yang tinggi, sekitar 86-90 persen, sehingga memberi efek melembabkan.

Dalam sebuah penelitian yang berjudul The Exploration of Whitening and Sun Screening Compounds in Bengkoang Roots (Pachyrhizus erosus) oleh Endang Lukitaningsih dari Universitat Wurzburg, Jerman, disebutkan bahwa bengkuang mengandung vitamin C, flavonoid, dan saponin yang merupakan tabir surya alami untuk mencegah kulit rusak oleh radikal bebas. Plus, zat fenolik dalam bengkuang cukup efektif menghambat proses pembentukan melanin, sehingga pigmentasi akibat hormon, sinar matahari, dan bekas jerawat dapat dicegah dan dikurangi.

Produk berbahan bengkuang bisa diaplikasikan kewajah dan tubuh dengan aman. Anda bisa coba membuat masker bengkuang sendiri.

Caranya: Bersihkan dahulu wajah dengan air hangat, agar pori-porinya terbuka. Setelah itu ambil satu buah bengkoang, lalu parut atau haluskan dengan blender. Tidak perlu ditambah air, karena bengkoang sudah mengandung air yang cukup

Ratakan keseluruh wajah dan diamkan selama ± 40 menit. Setelah itu basuh wajah dengan air dingin agar pori-pori menutup kembali. Lakukan treatment ini setiap sore hari agar jerawat berangsur-angsur menghilang

4. Tomat




Dalam buah tomat banyak terkandung senyawa-senyawa yang berguna bagi tubuh manusia. Senyawa-senyawa yang terkandung didalamnya antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin B1, B2, B3, dan C, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, serat, dan air. Tomat juga mengandung karoten yang berfungsi sebagai pembentuk provitamin A dan Lycoppen yang mampu mencegah kanker.

Selain digunakan sebagai bumbu masakan dan pelengkap sambal, tomat kerap dijadikan bahan pembuatan masker atau kosmetik dari beberapa produk ternama. Pembuatan masker tomat ditujukan untuk mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan kesehatan wajah agar kembali menampilkan pesona kecantikan yang alami.

Pada sejumlah obat jerawat yang dijajakan disalon ataupun klinik klinik kecantikan, dalam tabel kandungannya rata-rata terdapat vitamin A dan C sebagai kandungan utamanya. Tomat adalah salah satu buah buahan yang mempunyai kandungan karoten (vitamin A) dan asam askorbat (vitamin C) yang tinggi. Karena itu jika anda memiliki masalah dengan  jerawat, maka anda bisa menanggulanginya dengan menggunakan buah tomat.

Selain Vitamin A dan C, tomat juga mengandung banyak asam yang dapat menghilangkan jerawat dan mengatasi kulit ruam kemerahan. Pada kondisi jerawat yang kecil, sebetulnya anda hanya perlu menggosokkan potongan tomat segar pada wajah atau bisa juga dijadikan masker selama ± 30 menit, namun agar mendapatkan hasil yang lebih baik anda bisa menambahkan minyak zaitun pada adonan masker tomat.

Caranya: Persiapkan buah tomat dan minyak zaitun. Kita hanya memerlukan sedikit, jadi tidak perlu membuat adonan yang banyak. Potong tomat menjadi 4 bagian, jangan lupa hilangkan bijinya, kemudian dihaluskan dengan cara diblender atau ditumbuk, lalu tambahkan beberapa tetes minyak zaitun, aduk sampai merata.

Bersihkan dahulu wajah dengan air hangat, lalu aplikasikan masker tomat keseluruh wajah. Tunggu sekitar 30 menit kemudian bilas dengan air dingin hingga bersih

5. Alpukat Dan Tomat


Buah alpukat mengandung mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, tembaga, mangan, fosfor dan seng, serta vitamin, seperti vitamin C, B6, B-12, A, D, K, E, thiamin, riboflavin, dan niasin. Selain itu, ia adalah sumber serat makanan yang besar, satu porsi buah alpukat dapat menyediakan lebih dari 40% kebutuhan harian. 

Karena kandungan vitamin yang cukup lengkap itu membuat buah alpukat sangat bermanfaat untuk membasmi jerawat dan perawatan kulit secara keseluruhan. Untuk keperluan itu anda bisa membuatnya sebagai masker alami yang bisa juga dikombinasikan dengan buah tomat.

Caranya: Persiapkan kadua buah alpukat dan tomat yang berkualitas. Kita hanya memerlukan sedikit, jadi tidak perlu membuat adonan yang banyak. Belah buah alpukat dan potong juga buah tomat, jangan lupa buang bijinya, kemudian ambil satu bagian buah alpukat dan buah tomat, lalu haluskan

Bersihkan dahulu wajah dengan air hangat, lalu aplikasikan masker buah alpukat keseluruh wajah. Tunggu sekitar 30 menit, kemudian bilas dengan air dingin hingga bersih

6. Wortel


Wortel mengandung banyak vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Mengkonsumsi wortel secara rutin dan teratur baik untuk penglihatan mata, ia akan membuat pandangan mata menjadi lebih tajam dan bisa meningkatkan jarak pandangnya menjadi lebih jauh lagi.

Selain vitamin A, wortel juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, B9, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan sodium.

Disamping untuk kesehatan mata dan kesehatan lain pada umumnya, wortel juga bermanfaat untuk kecantikan, diantatanya adalah untuk menghilangkan jerawat dan flek-flek hitam yang merupakan noda bekas jerawat yang menghitam.

Problem kecantikan ini dapat dihilangkan dengan bantuan wortel yang secara efektif mampu mengempiskan jerawat dan membersihkan nodanya yang menempel pada kulit. Untuk keperluan itu anda hanya perlu mengoleskan parutan sayuran wortel pada wajah secara rutin dan teratur saja.

Caranya: Pillih wortel yang kualitasnya baik, parut sampai halus. Bersihkan dahulu wajah dengan air hangat, kemudian tempelkan masker wortel pada wajah dan diamkan selama ± 30 menit. Setelah itu basuh wajah dengan air dingin. Masker ini selain bisa menghilangkan jerawat dan noda bekas jerawat, juga bisa membuat wajah menjadi cerah alami dan berseri.

7. Strawberi






Strawberi mengandung banyak vitamin C, yaitu senyawa organik yang berfungsi sebagai antioksidan kuat, juga mengandung senyawa lain yang juga berfungsi sebagai anti oksidan, sehingga ia dapat meningkatkan proses sintesis kolagen, meningkatkan elastisitas kulit, anti penuaan, menjaga kulit tetap halus, dan awet muda

Caranya: Blender buah strawbery yang berkualitas baik, campurkan strawbery dengan susu segar dan bubuk kopi secara merata, kemudian basuh wajah terlebih dahulu dengan air hangat agar pori-porinya terbuka, sehingga nantinya nutrisi dari ramuan strawbery ini bisa masuk.

Oleskan masker strawbery pada permukaan wajah dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, basuh wajah dengan air dingin agar pori-porinya kembali menutup. Lakukan treatment ini setiap hari agar proses menghilangkan jerawat bisa dilakukan dengan cepat dan dengan hasil yang maksimal.

8. Pisang dan madu


Pisang mengandung vitamin B6, B12, vitamin C, potassium, magnesium dan banyak mineral lainnya.

Caranya: Haluskan pisang yang sudah matang dan berkualitas baik, lalu campurkan dengan satu sendok teh madu. Basuh wajah terlebih dahulu dengan air hangat agar pori-porinya terbuka, sehingga nantinya nutrisi dari masker pisang dan madu ini bisa masuk

Oleskan masker pisang dan madu ini pada permukaan wajah dan diamkan selama 25-30 menit. Setelah itu, basuh wajah dengan air dingin agar pori-porinya kembali menutup. Lakukan treatment ini setiap hari agar proses menghilangkan jerawat bisa dilakukan dengan cepat dan dengan hasil yang maksimal.

9. Pepaya


Daging buah pepaya yang berfermentasi membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.

Caranya: Haluskan buah pepaya yang sudah matang dan berkualitas baik untuk dijadikan masker. Basuh wajah terlebih dahulu dengan air hangat agar pori-porinya terbuka, sehingga nantinya nutrisi dari masker pepaya ini bisa masuk

Oleskan masker pepaya ini pada permukaan wajah dan diamkan selama ± 30 menit. Setelah itu, basuh wajah dengan air dingin agar pori-porinya kembali menutup. Lakukan treatment ini setiap hari untuk membantu menghaluskan kulit, membuat kulit lebih muda dan penuh vitalitas.

10. Kol Putih


Kol segar mengandung vitamin A, B, C, dan E. Kandungan Vitamin C cukup tinggi untuk mencegah skorbut sariawan akut. Mineral yang dikandung oleh kol adalah kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan zat besi. Kol segar juga mengandung sejumlah senyawa yang merangsang pembentukan glutation, zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia.

Selain vitamin C dan vitamin E, dalam kol juga terdapat senyawa sulfur yang baik untuk melawan jamur dan infeksi bakteri penyebab jerawat. Gunakan masker kol pada kulit wajah untuk membuat wajah terlihat cantik.

Caranya: Bersihkan dahulu wajah dengan air hangat, agar pori-porinya terbuka. Setelah itu ambil sayuran kol secukupnya, lalu haluskan dengan blender atau dengan cara ditumbuk. Tambahkan sediktit air atau secukupnya saja. Setelah itu, oleskan masker kol ini keseluruh wajah dan diamkan selama 30 menit

Basuh wajah dengan air dingin agar pori-pori menutup kembali. Lakukan treatment ini setiap sore hari agar jerawat berangsur-angsur menghilang dan wajah terlihat cantik

Obat Dalam / Obat Minum
11. Resep 1
Bahan: Kencur diparut 10 gram, temulawak diparut 8 gram, asam kawak (asam Jawa) 4 gram, daun jintan 5 gram, adas 5 gram, dan gula aren secukupnya. Semua diseduh dengan air panas sebanyak 2 cangkir. Untuk diminum dalam sehari.











12. Resep 2
Umumnya temulawak, terutama bagian rimpangnya dijadikan sebagai salah satu bahan ramuan untuk membuat jamu tradisional. Jamu temulawak ini diyakini dapat mengatasi pegal linu, rematik, rasa lelah, diare, wasir, disentri, pembengkakan akibat infeksi, cacar, jerawat, eksim, sakit kuning, sembelit, kurang nafsu makan, radang lambung, kejang-kejang, kencing darah, kurang darah dan ayan (Raharjo dan Rostiana 2005).

Bahan: Temu lawak 1 ibu jari, madu murni atau gula merah secukupnya. Iris-iris tipis temulawak, kemudian rebus dengan air sebanyak 4 gelas hingga tersisa 2 gelas, saring. Masukkan madu murni secukupnya. Minum 2 kali sehari pagi dan sore, masing-masing 1 gelas.




Bab VI
Pencegahan Jerawat - BiriBisi
Jerawat adalah penyakit kulit yang bisa membuat si penderitanya menjadi minder dan hilang rasa kepercayaan dirinya, sehingga akan menghambat aktifitas sehari-harinya, khususnya bila ia mempunyai profesi yang membuatnya harus selalu berhubungan dengan orang lain.

Karena itu sebisa mungkin perlu adanya upaya pencegahan, agar tidak selalu timbul kembali. Berikut ini langkah-langkah yang perlu anda lakukan untuk mencegah timbulnya jerawat:
1. Rajin Membersihkan Wajah
Rawatlah kesehatan wajah dengan cara membersihkan wajah, minimal dua kali sehari dengan pembersih wajah. Pilihlah pembersih yang sesuai dengan jenis kulit dan aman untuk kulit wajah anda.

Saat ini, dipasaran sudah banyak pembersih yang mengandung bahan alami. Rajin membersihkan wajah adalah kunci dalam menjaga kulit dari kotoran dan minyak berlebih yang dapat menyebabkan jerawat.

2. Jangan Memencet Jerawat
Jika wajah anda sedang berjerawat, jangan pernah menyentuh wajah dengan tangan kotor, apalagi memencetnya. Memencet jerawat dapat memperparah kondisi kulit dan menimbulkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

3. Hindari Make Up Berlebih
Jangan terlalu sering menggunakan make up atau riasan berlebihan. Gunakan make up yang sesuai dengan jenis kulit dan hanya pada kondisi tertentu saja. Jangan lupa untuk membersihkan make up sebelum tidur.

4. Rajin Berolahraga
Rajin berolahraga baik untuk menyeimbangkan hormon dan mengurangi resiko stress yang berdampak pada timbulnya jerawat. Mandi dengan air hangat setelah berolahraga dapat membersihkan tubuh dari keringat dan minyak yang dapat menyebabkan jerawat.

5. Pola Makan Sehat
Menu makanan sehat dan seimbang dapat menjaga kesehatan kulit. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran diyakini dapat membersihkan wajah dari racun serta mengatasi jerawat dari dalam.

Apabila anda sering mengalami masalah jerawat, maka ada baiknya untuk menghindari makanan berminyak (gorengan), makanan yang berlemak (daging dan lainnya), makanan cepat saji dan minuman berkafein.

Bila perlu rajinlah minum "Jamu Temulawak", boleh dimaniskan dengan madu atau gula merah, seperti resep 2 yang ada dalam bab V: Pengobatan Jerawat. Sebab salah satu manfaat dari temulawak adalah dapat membuang lemak dan mencegah timbulnya jerawat.

Demikianlah informasi tentang jerawat, sebab, gejala, dan pengobatannya yang bisa saya sampaikan kepada anda. Semoga bermanfaat. Amin!


Referensi:

Dari berbagai sumber

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: