IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Selasa, 03 Oktober 2017

30 Manfaat Kol Untuk Kesehatan Dan Kecantikan


Kol (Brassica Oleracea) - BiriBisi
Kol/kubis (Brassica Oleracea) adalah sayuran yang sangat terkenal di Indonesia,
tidak terkecuali didaerah saya, Brebes Jawa Tengah Indonesia. Umumnya masyarakat didaerah saya memanfaatkan sayuran kol ini untuk campuran sayur sop, campuran kue bakwan (bala-bala), campuran kuah bakso, campuran kue somai, campuran pecel, dan lain sebagainya. Baca juga 41 Manfaat Temu Kunci Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Namun saya dan keluarga paling suka menjadikan kol sebagai bahan utama campuran pecel dan bahan utama masakan sayur bening, yaitu sayur dengan air bening, bumbu sangat sederhana, dan tanpa ditumis, tapi rasanya cukup saya sukai, karena terasa lezat dan segar. Apalagi jika disantap bersama-sama dengan pecak ikan panggang. Berikut ini saya sajikan untuk anda resep sayur bening kol:
Bahan:
200 gram kol
100 gram kacang panjang
100 gram putren (jagung muda)
500 cc air

Bumbu:
2 lembar daun salam
2 batang daun bawang
3 batang seledri
3 butir bawang merah
1 butir bawang putih
Garam secukupnya
Bumbu masak (opsional)

Cara membuat:
Cuci bersih semua sayuran, potong-potong kecil, sisihkan.
Iris-iris kecil daun bawang, seledri, bawang merah, dan bawang putih, sisihkan.
Rebus air hingga mendidih, masukkan semua sayuran, semua bumbu, garam, dan penyedap masakan.
Rebus hingga semuanya matang sempurna.
Angkat dan hidangkan.
Selamat menikmati!

Kol (brassica oleracea) adalah tanaman dua tahunan berdaun hijau, ungu, putih atau merah. Kol ditanam sebagai tanaman sayuran tahunan untuk menghasilkan kepala padat berdaunnya. Ini erat kaitannya dengan tanaman kol-kolan lainnya, seperti brokoli, kembang kol, dan kol Brussel, diturunkan dari B. oleracea var. oleracea, yaitu kol lapangan liar. Kepala kol umumnya berkisar 0.5 - 4 kilogram (10 - 9 lb), dan dapat berwarna hijau, ungu, merah dan putih. Kol hijau berkepala keras berdaun halus adalah yang paling umum, dibanding dengan kol merah berdaun halus dan kol savoy berdaun crinkle. Kol adalah sayuran yang berlapis-lapis. Pada kondisi hari yang diterangi matahari panjang, seperti yang ditemukan digaris lintang utara saat musim panas, kol dapat tumbuh jauh lebih besar. 

Sejarah Tanaman Kol - BiriBisi



Sulit untuk melacak sejarah yang tepat dari kol, tetapi kemungkinan besar kol didomestikasi disuatu tempat di Eropa sebelum 1000 SM, meskipun savoy tidak dikembangkan sampai abad ke-16. Pada abad pertengahan, kol telah menjadi bagian penting dari masakan Eropa.

Kepala kol umumnya diambil selama tahun pertama dari daur hidup tanaman, tetapi tanaman yang dimaksudkan untuk benih dibiarkan tumbuh tahun kedua, dan harus terus dipisahkan dari tanaman kol lain untuk mencegah penyerbukan silang. Kol rentan terhadap beberapa kekurangan gizi, serta beberapa hama, dan penyakit bakteri dan jamur.

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (Food and Agriculture Organization, FAO) melaporkan bahwa produksi dunia kol dan brassica lainnya untuk 2011 hampir 69 juta metrik ton (68 juta ton panjang, 75 juta ton singkat). Hampir setengah dari tanaman ini ditanam di Cina, dimana kol cina adalah sayuran brassica paling populer.

Kol disusun dalam berbagai cara untuk makan, ia dapat diacar, difermentasi untuk hidangan seperti sauerkraut, dikukus, direbus, ditumis, atau dimakan mentah. Kol merupakan sumber vitamin K, vitamin C dan serat pangan. Kol terkontaminasi telah dikaitkan dengan kasus-kasus penyakit karena makanan pada manusia. Baca juga 52 Manfaat Lengkuas Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Klasifikasi dan etimologi Tanaman Kol - BiriBisi



Kol (brassica oleracea atau b. oleracea var. capitata, var. tuba, var. sabauda atau var. acephala) adalah anggota dari genus brassica dan keluarga mustar, brassicaceae. beberapa sayuran cruciferous lainnya dianggap kultivar B. oleracea, termasuk brokoli, collard hijau, kol Brussel, kohlrabi dan sprouting brokoli. Semua ini dikembangkan dari kol liar B. oleracea var. oleracea, juga disebut colewort atau kol lapangan.

Spesies asli ini berevolusi selama ribuan tahun hingga menjadi seperti yang terlihat pada saat ini, karena seleksi mengakibatkan kultivar memiliki karakteristik yang berbeda, seperti kepala besar untuk kol, daun besar untuk kale dan batang tebal dengan kuncup bunga brokoli. Epitet varietas capitata berasal dari kata bahasa Latin untuk "memiliki kepala". B. oleracea dan turunannya memiliki ratusan nama-nama umum diseluruh dunia.

Kol awalnya digunakan untuk merujuk kepada berbagai bentuk b. oleracea, termasuk yang berkepala longgar atau tidak ada kepala. Sebuah spesies terkait, brassica rapa, umumnya bernama kol Cina, kol napa atau kol seledri, dan memiliki banyak penggunaan yang sama.

Ini juga merupakan bagian dari nama-nama umum untuk beberapa spesies yang tidak terkait. Ini termasuk kulit kayu kol atau pohon kol (anggota dari genus andira) dan palem kol, yang meliputi beberapa genera pohon palem seperti mauritia, roystonea oleracea, acrocomia dan euterpe oenocarpus.

Nama famili asli brassica adalah cruciferae, yang berasal dari pola kelopak bunga yang dianggap oleh orang Eropa abad pertengahan menyerupai salib. Kata brassica berasal dari bresic, kata keltik untuk kol. Banyak nama-nama Eropa dan Asia untuk kol berasal dari akar celto-slavia cap atau kap, yang berarti "kepala".

Kata bahasa Inggris pertengahan akhir cabbage berasal dari kata caboche ("kepala"), dari dialek Picardia bahasa Perancis kuno. Hal ini pada gilirannya merupakan varian dari caboce Perancis kuno. Selama berabad-abad, "cabbage" dan turunannya telah digunakan sebagai slang untuk berbagai barang, pekerjaan dan kegiatan dinegara barat.

Uang kertas dan tembakau keduanya telah disinonimkan dengan slang "cabbage", sedangkan "cabbage-head" berarti orang bodoh dan "cabbaged" berarti sangat kelelahan atau, dalam kondisi parah, juga berarti keadaan vegetatif (koma).

Deskripsi Tanaman Kol - BiriBisi



Bunga majemuk kol, yang muncul ditahun kedua tanaman pertumbuhan, memiliki bunga putih atau kuning, masing-masing dengan empat kelopak tegak lurus.
Bibit kol memiliki akar tunggang yang tipis dan kotiledon berbentuk hati.

Daun pertama yang diproduksi adalah bulat telur dengan tangkai daun berlobus. Tanaman tingginya 40–60 cm (16–24 in) ditahun pertama ia berada pada tahap vegetatif matang, dan tingginya 15–20 m (49–66 ft) saat berbunga pada tahun kedua. Kepala rata-rata antara 1 dan 8 pound (0,5 dan 4 kg), dengan varietas cepat tumbuh, matang awal memproduksi kepala yang lebih kecil.

Kebanyakan kol memiliki daun tebal bergantian, dengan tepian yang berkisar dari bergelombang atau berlobus sampai sangat terpotong, beberapa varietas memiliki mekar lilin pada daun. Tanaman memiliki sistem akar serabut dan dangkal. Sekitar 90 persen dari massa akar dibagian atas 20–30 cm (8–12 in) dari tanah, beberapa akar lateral dapat menembus hingga kedalaman 2 m (6,6 ft).

Bunga majemuknya adalah tandan terminal tak bercabang dan indeterminat yang tingginya 50–100 cm (20–40 in), dengan bunga yang berwarna kuning atau putih. Setiap bunga memiliki empat mahkota bunga diatur dalam pola tegak lurus, serta empat kelopak bunga, enam benang sari, dan ovarium superior yang bersel dua dan mengandung satu kepala putik dan tangkai putik.

Dua dari enam benang sari memiliki filamen yang lebih pendek. Buah adalah silique yang terbuka pada saat kematangan melalui dehiscence untuk mengungkapkan biji coklat atau hitam yang kecil dan berbentuk bulat. Penyerbukan sendiri tidak mungkin, dan kol diserbukkan silang oleh serangga.

Daun awal membentuk bentuk roset yang terdiri 7 sampai 15 daun, masing-masing berukuran 25–35 cm (10–14 in) dikali 20–30 cm (8–12 in), setelah ini, daun dengan tangkai daun lebih pendek berkembang dan kepala terbentuk melalui daun yang tertangkup kedalam.

Banyak bentuk, warna dan tekstur daun dapat ditemukan dalam berbagai varietas kol yang dibudidayakan. Jenis daun umumnya dibagi antara savoy daun berkerut kepala longgar dan kol daun halus kepala keras, sedangkan spektrum warna termasuk putih dan berbagai hijau dan ungu. Ada bentuk bulat pepat, bulat dan runcing.

Kol telah diseleksi secara buatan untuk berat kepala dan karakteristik morfologi, kekerasan, pertumbuhan yang cepat dan kemampuan penyimpanan. Munculnya kepala kol telah dianggap penting dalam seleksi buatan, dengan varietas yang dipilih untuk bentuk, warna, kekerasan dan karakteristik fisik lainnya. Tujuan pembiakan sekarang fokus pada peningkatan ketahanan terhadap berbagai serangga dan penyakit dan meningkatkan kandungan nutrisi kol.

Penelitian ilmiah terhadap modifikasi genetik tanaman b. oleracea, termasuk kol, mencakup eksplorasi Uni Eropa dan Amerika Serikat dari resistensi serangga dan herbisida yang lebih besar. Tanaman b. oleracea yang dimodifikasi secara genetik saat ini tidak digunakan dalam pertanian komersial. Baca juga 41 Manfaat Sirih Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Pertumbuhan Tanaman Kol - BiriBisi



Kol memiliki ciri khas membentuk krop. Pertumbuhan awal ditandai dengan pembentukan daun secara normal. Namun semakin dewasa daun-daunnya mulai melengkung keatas hingga akhirnya tumbuh sangat rapat. Pada kondisi ini petani biasanya menutup krop dengan daun-daun dibawahnya supaya warna krop makin pucat. Apabila ukuran krop telah mencukupi, maka kol siap dipanen.

Kol adalah komoditi semusim. Secara biologi, tumbuhan ini adalah tumbuhan dwimusim (biennial) dan memerlukan vernalisasi untuk pembungaan. Apabila tidak mendapat suhu dingin, tumbuhan ini akan terus tumbuh tanpa berbunga. Setelah berbunga, tumbuhan akan mati.

Jenis-jenis Tanaman Kol -BiriBisi
Warna sayuran ini yang umum adalah hijau sangat pucat (putih) sehingga disebut forma alba. Namun terdapat pula kol dengan warna hijau (forma viridis) dan ungu kemerahan (forma rubra). Dari bentuk kropnya dikenal ada dua macam kol, kol bulat dan kol gepeng (bulat agak pipih). Perdagangan komoditi kol di Indonesia membedakan dua bentuk ini.

Terdapat jenis agak khas dari kol, yang dikenal sebagai kelompok sabauda, yang dalam perdagangan dikenal sebagai kol Savoy. Kelompok ini juga dapat dimasukkan dalam capitata.

Budidaya Tanaman Kol - BiriBisi
Kol menyukai tanah yang sarang dan tidak becek. Meskipun relatif tahan terhadap suhu tinggi, produk kol ditanam didaerah pegunungan (400m dpl keatas) didaerah tropik. Di dataran rendah, ukuran krop mengecil dan tanaman sangat rentan terhadap ulat pemakan daun plutella.

Karena penampilan kol menentukan harga jual, kerap dijumpai petani melakukan penyemprotan tanaman dengan insektisida dalam jumlah berlebihan agar kol tidak berlubang-lubang karena dimakan ulat. Konsumen perlu memperhatikan hal ini dan disarankan selalu mencuci kol yang baru dibeli.

Kandungan Gizi Dan Manfaat Kol - BiriBisi
Kol segar mengandung vitamin A, B, C, dan E. Kandungan Vitamin C cukup tinggi untuk mencegah skorbut sariawan akut. Mineral yang dikandung oleh kol adalah kalium, kalsium, fosfor, natrium, dan zat besi. Kol segar juga mengandung sejumlah senyawa yang merangsang pembentukan glutation, zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia.

Namun sebagaimana suku kol-kolan lainnya, kol mengandung sejumlah senyawa yang dapat merangsang pembentukan gas dalam lambung sehingga menimbulkan rasa kembung (zat-zat goiterogen). Sayuran kol juga mengandung kelompok glukosinolat yang menyebabkan rasa agak pahit.

Berikut ini kandungan gizi per 100 gran kol mentah:
Energi 103 kJ (25 kcal)
Karbohidrat 5,8 g
Gula 3,2 g
Diet serat 2,5 g
Lemak 0,1 g
Protein 1,28 g
Thiamine (Vit. B1) 0,061 mg (5%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,040 mg (3%)
Niacin (Vit. B3) 0,234 mg (2%)
Asam pantotenat (B5) 0,212 mg (4%)
Vitamin B6 0,124 mg (10%)
Folat (Vit. B9) 53 mg (13%)
Vitamin C 36,6 mg (61%)
Kalsium 40 mg (4%)
Besi 0,47 mg (4%)
Magnesium 12 mg (3%)
Fosfor 26 mg (4%)
Kalium 170 mg (4%)
Seng 0,18 mg (2%).

Pengolahan Sayuran Kol - BiriBisi
Kol dapat dimakan segar sebagai lalapan maupun diolah. Sebagai lalapan, kol yang dilengkapi sambal biasa meyertai menu gorengan atau bakaran seperti ayam atau lele. Kol diolah untuk membuat orak-arik atau capcay.

Daun kol yang direbus menjadi lunak, tipis, dan transparan. Perebusan ini dapat dijumpi dalam berbagai sup dan sayur. Di Korea kol menjadi komponen utama masakan khas bangsa, yaitu kimchi. Jerman terkenal dengan sauerkrautnya, yaitu kol yang dipotong-potong kecil dan diawetkan dalam cuka.

Khasiat Dan Manfaat Sayuran Kol Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

1. Baik Untuk Ibu hamil Dan Janin
Kol putih kaya akan kandungan asam folat ( Vitamin B9 ), tetapi rendah akan kandungan antosianin. Sedangkan kol ungu kebalikan dari kol putih, yaitu rendah kandungan asam folatnya, namun tinggi kandungan antosianinnya.

Antosianin adalah antioksidan yang berguna untuk melindungi tubuh dari oksidasi radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Karena itu mengkonsumsi kol sangat baik bagi ibu hamil, untuk menjaga kesehatannya dan janin, serta baik bagi perkembangan otak si janin.

2. Rendah Kalori
Kol memiliki kandungan karbohidrat yang sangat rendah, begitu juga kandungan lemak dan kolesterolnya. Sehingga kalori yang disumbangkannya juga sangat rendah.

Karenanya sayuran kol ini menjadi menu favorit bagi seseorang yang sedang menjalankan diet rendah kalori. Bahkan ahli nutrisi dinegara-negara  barat menganjurkan pasien-pasien mereka yang ingin menurunkan berat badan untuk mengkonsumsi kol.

3. Kaya Mineral
Kol kaya akan mineral, namun mineral yang paling tinggi yang terkandung didalamnya adalah kalium dan fosfor, selain itu kol juga tinggi akan kandungan sulfurnya. Sulfur merupakan komponen dari asam amino.

Sulfur sangat diperlukan untuk pembentukan kulit, kuku dan rambut. Jika dibandingkan dengan kol putih dan kol hijau, kandungan sulfur dan zat besi pada kol merah lebih tinggi. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa kol merah memiliki kemampuan membersihkan lambung lebih efektif dari pada kol putih dan kol hijau.

Selain itu kol merah juga mengandung senyawa fenol yang dapat menstimulir kerja liver dan jaringan disekitarnya.

4. Sumber Vitamin C Dan Vitamin E
Semua jenis kol merupakan sumber vitamin C yang baik. Kandungan vitamin C nya termasuk tinggi, bahkan akan lebih tinggi lagi jika kol dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Selain tinggi kandungan vitamin C-nya, kol juga tinggi kandungan vitamin E-nya. Dan kandungan vitamin E yang terbanyak terdapat pada krop bagian luarnya.

5. Alzheimer
Kandungan vitamin K dan anthocyanins yang terdapat dalam kol berfungsi untuk melindungi kondisi otak serta meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Kedua nutrisi ini dapat mencegah kerusakan saraf, mengurangi resiko penyakit alzheimer, dan bahkan dapat menyembuhkannya. Karena itu mengkonsumsi kol sangat baik, baik dikonsumsi sebagai lalapan, dibuat jus, ataupun yang lainnya.

6. Mengeluarkan Racun
Kol merupakan sayuran dengan kandungan vitamin C dan sulfur yang tinggi. Kedua senyawa ini sangat bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh yang menjadi penyebab berbagai macam penyakit, seperti arthtiris, penyakit kulit, rematik, dan asam urat.

7. Mencegah Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kol memiliki kemampuan dalam mencegah tumbuhnya sel-sel kanker, seperti kanker payudara. Hal ini dikarenakan didalam sayuran kol terdapat kandungan senyawa lupeol, sinigrin, dan sulforaphane yang berfungsi juga sebagai penghambat pertumbuhan tumor dan kanker.

8. Melancarkan Sirkulasi Darah
Menjaga sirkulasi darah agar tetap lancar adalah hal yang sangat penting untuk mencegah penyakit stroke dan penyakit jantung. Untuk keperluan itu sayuran kol dapat dijadikan solusi yang tepat, baik dimakan sebagai lalapan ataupun dalam bentuk jus, karena didalam sayuran kol terdapat kandungan potassium yang salah satu fungsinya dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah diseluruh tubuh bisa tetap berjalan dengan lancar.

9. Mengatasi Sakit Kepala
Ternyata kol telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk sakit kepala. Caranya, haluskan kol dengan cara ditumbuk, atau blender, lalu bungkus dengan kain bersih, kemudian digunakan untuk mengkompres dibagian dahi penderita sakit kepala.

10. Menjaga Kesehatan Mata
Kol juga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Sama seperti sayuran dan buah-buahan lainnya yang mempunyai kandungan vitamin A tinggi, seperti sayuran wortel, daun bawang, buah apel, dll. Karenanya apabila kita secara rutin mengkonsumsi kol, maka kesehatan mata kita akan terjaga dan tetap tajam. Begitu juga apabila seorang anak dibiasakan diri untuk mengkonsumsi kol secara rutin, maka dia akan terhindar dari pengggunaan kaca mata tebal pada saat dewasanya nanti.

11. Obat Sariawan
Selain untuk mengobati sakit kepala, kol ini juga kerapkali dijadikan sebagai obat sariawan tradisional. Hal ini bisa terjadi berkat adanya kandungan zat glutamine yang ada didalamnya. Untuk mendapatkan manfaat kol sebagai obat sariawan, anda cukup dengan mengkonsumsinya sebagai jus secara rutin dan teratur. Baca juga 26 Manfaat Kitolod Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

12. Melancarkan Pencernaan
Mengkonsumsi kol juga sangat baik bagi kesehatan tubuh, karena dapat membantu melancarkan pencernaan, serta mengatasi gangguan sembelit atau konstipasi, sama seperti mengkonsumsi buah pisang. Hal ini bisa terjadi karena didalam sayuran kol terdapat kandungan sulfur dan mineral lainnya.

13. Kencing Manis
Kandungan kalium dalam sayuran kol membantu dalam mengatur metabolisme glukosa. Hal ini juga dimanfaatkan oleh pankreas untuk mensekresi hormon insulin untuk mengambil tindakan terhadap tingkat mengangkat gula darah dalam tubuh. Rendahnya tingkat kalium dalam tubuh pada akhirnya dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menimbulkan ancaman diabetes. Selain itu, penelitian telah mendukung bahwa vitamin B-6 dari kembang kol efektif dalam meningkatkan toleransi glukosa pada pasien dengan diabetes gestasional.

14. Stroke
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran berdaging putih, seperti kol akan membantu dalam mengurangi resiko stroke. Ini dihubungkan dengan adanya senyawa allicin yang dapat membantu dalam pembersihan hati dan darah.

15. Meningkatkan Nafsu Makan
Dalam naturophaty Barat, kol biasa digunakan untuk meningkatkan nafsu makan. Nafsu makan seseorang sering hilang akibat stress, emosi yang tidak terkendali, cemas, merokok, dan minuman beralkohol.

Dengan adanya unsur sulfur dan kalium yang cukup dalam sayuran ini, maka mengkonsumsi kol akan menyebabkan peningkatan produksi hormon yang memerintahkan otak untuk mengeluarkan sinyal rasa lapar.

16. Mencegah Pingsan Dan Kejang
Seseorang yang sering menderita kejang dan pingsan dapat diobati dengan megkonsumsi jus kol. Pingsan dapat disebabkan oleh adanya kesalahan dalam fungsi kelenjer yang menyebabkan penyempitan pembuluh nadi, sehingga pasokan darah bersih yang mengandung oksigen dari jantung keotak menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan keseimbangan tubuh hilang, karena aliran darah tidak normal.

17. Menghilangkan Racun Alkohol
Seseorang yang sakit perut karena keracunan alkohol sangat baik bila mengkonsumsi jus kol.  Sebab kandungan sulfur dan vitamin yang terdapat pada kol dapat menghilangkan pengaruh buruk alkohol yang masuk dalam tubuh, sehingga perut akan kembali sehat.

Hasil penelitan yang dilakukan di Canberra, Australia menyebutkan bahwa dalam penyembuhan racun alkohol, unsur yang paling berperan adalah glutation. selain menghilangkan racun alkohol, kol juga dapat mengikis racun yang berupa logam berat.

18. Menjaga Keshatan Dan Fungsi Usus
Bila anda sering mengalami nyeri perut atau ada masalah pada usus, cobalah banyak mengkonsumsi kol. Karena menurut Profesor Garnett Cheney, MD dari Stanford University, seorang yang rutin minum ¼ liter jus kol (setara ± 1 gelas) akan terbebas dari nyeri perut dan radang pada usus dua belas jari. Jika anda menjalani terapi ini selama 2-5 hari saja, maka rasa nyeri yang anda rasakan selama ini akan hilang hingga 95 %.

Kemampuan kol dalam mengobati masalah pada usus ini dapat disejajarkan dengan obat modern yang biasa diresepkan oleh Dokter. Penelitian lain yang dilakukan oleh Jim Duke dari USDA menyatakan bahwa hanya dengan makan satu mangkuk sup kol setiap minggu, resiko kanker kolon dapat turun hingga 66 %.

Bagi anda yang hobi makanan pedas, hati-hati dengan tukak lambung serta luka pada usus besar dan usus halus. Jika gejala penyakit ini anda rasakan, maka rajinlah mengkonsumsi jus kol mentah.

19. Mengurangi Resiko Kanker Paru-Paru
Semua tanaman kol-kolan memiliki khasiat sebagai anti kanker yang handal. Hasil riset Dr. Donal R. Germann MD menunjukkan bahwa kandungan sulfurlah yang berperan sebagai anti kanker. Sulfur pada kol terbukti efektif untuk mencegah mutasi sel sehat menjadi tumor atau kanker.

Oleh sebab itu, orang yang rajin mengkonsumsi sayuran ini akan memiliki resiko tumor atau kanker lebih rendah dari pada orang yang tidak mengkonsumsi sayuran ini. Sebuah penelitian di Cina membuktikan bahwa pria perokok yang rajin mengkonsumsi sayuran ini memiliki resiko kanker paru – paru lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsinya.

20. Mengurangi Resiko Kanker Payudara
Penelitian yang dilakukan oleh Cancer Research Instute menyebutkan bahwa kol mampu menurunkan produksi estrogen yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara pasca menopause. Kol memiliki kemampuan untuk melakukan de-aktifasi estrogen. Dan untuk mendapatkan manfaat dari kol tersebut sebaiknya kol dikonsumsi secara mentah, karena jika dimasak akan merusak zat anti-estrogen yang diperlukan.

21. Mengurangi Resiko Kanker Mulut Rahim
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Charles Batheword MD dari University of Alabama, menyatakan bahwa kol memiliki kemampuan untuk menangkal kanker serviks, dalam hal ini kol mencegah terjadinya peradangan pada serviks.

Kandungan anti kanker pada kol tidak hanya karena kandungan sulfur yang terdapat didalamnya, tetapi masih banyak terdapat senyawa lain anti kanker yang ampuh, seperti beta-karoten, antosianin ( khusus kol merah ), glucobrassicin, glucoraphanin, dan lain – lain. Senyawa-senyawa tersebut akan meningkatkan kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi antibodi.

22. Memiliki Sinergi Dengan Obat-Obatan
Senyawa yang terdapat pada kol, ternyata memiliki sinergis yang tinggi dengan obat-obatan kimiawi. Jadi bagi anda yang sedang menjalani pengobatan dengan obat-obatan kimia, tidak usah merasa khawatir dalam mengkonsumsi kol.

23. Membakar Lemak
Kol tidak hanya sebagai antikanker, masih banyak khasiat kol yang lain. Ahli nutrisi mengatakan bahwa kol merupakan sayuran yang dapat menghancurkan lemak pada tubuh. Para wanita yang memiliki kelebihan berat badan sangat dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi sayuran kol agar lemak pada tubuhnya dapat hilang.

24. Menyembuhkan Penyakit Maag
Ini pasti sangat bertolak belakang dengan mitos yang menyebutkan bahwa  mengkonsumsi kol bagi penderita penyakit maag dapat memperparah penyakitnya. Sebab ternyata justru sebaliknya, karena sesungguhnya mengkonsumsi jus kol itu dapat menyembuhkan gejala maag.

Dalam sebuah studi klinis membuktikan bahwa seseorang yang secara rutin mengkonsumsi satu gelas jus kol setiap hari selama 10 hari, penyakit maag yang duderitanya selama ini sembuh.

Kol memiliki asam amino glutamine yang memberi nutrisi pada lambung dan usus halus, sehingga gejala maag dapat hilang. Suasana lambung yang basa juga berperan dalam penyembuhan maag.

25. Mencegah Kenaikan Gula Darah
Penelitian menyebutkan bahwa kandungan sulfur, memiliki aktivitas serupa dengan insulin. Unsur ini mampu memperpanjang jalur penyerapan dektrosa atau bahkan menghambat asupan gula oleh tubuh yang dapat menyebabkan kenaikan gula darah.

26. Menjaga Kesehatan Jantung
Seseorang yang secara rutin mengkonsumsi kol memiliki kadar kolesterol dalam plasma lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Seperti yang kita tahu, bahwa kolesterol tinggi adalah penyebab utama dari penyakit jantung koroner.

27. Manfaat Lainnya
Kol kaya akan kandungan vitamin E, dan vitamin E memiliki banyak manfaat bagi tubuh, yaitu dapat memperbaiki kerusakan jaringan sel-sel dalam tubuh, melancarkan metabolisme, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

28. Menurunkan Berat Badan
Selain bermanfaat untuk kesehatan dan digunakan sebagai obat tradisional, kol juga bermanfaat bagi dunia kecantikan. Diantaranya mencegah penuaan dini, menjaga kecantikan kulit, dan membantu program diet penurunan berat badan.

Siapa yang tidak ingin tampil cantik dengan tubuh langsing? Hampir setiap wanita mendambakannya, karena itu mereka rela melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Dan kol merupakan makanan tepat untuk membantu program diet anda. Sayuran ini rendah kalori dan tinggi kandungan seratnya sehingga dapat mengurangi kelebihan lemak didalam tubuh.

29. Mencegah Penuaan Dini
Mengkonsumsi kol juga sangat bermanfaat bagi kecantikan dan kesehatan kulit, karena didalam kol terkandung vitamin E yang cukup. Kandungan vitamin C yang bisa berfungsi sebagai antioksidan juga dapat mencegah terjadinya penuaan dini dan menjaga kulit agar tetap awet muda.

30. Kecantikan Kulit
Selain vitamin C dan vitamin E, dalam kol juga terdapat senyawa sulfur yang baik untuk melawan jamur dan infeksi bakteri penyebab jerawat. Gunakan masker kol pada kulit wajah untuk membeuat wajah terlihat cantik. Disamping itu kol ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan rambut.

Efek Samping Kol - BiriBisi
1. Menyebabkan Perut Kembung
Apabila kol dikonsumsi terlalu banyak, maka dapat menyebabkan perut menjadi kembung, karena kol mengandung sejumlah senyawa yang dapat merangsang pembentukan gas dalam lambung sehingga menimbulkan rasa kembung (zat-zat goiterogen). Jadi konsumsilah kol secukupnya saja, jangan berlebih-lebihan. 

2. Menurunkan Produksi Hormon Pertumbuhan
Bagi orang yang rawan gondok sebaiknya jangan mengkonsumsi kol terlalu banyak. Untuk menghindari efek buruk penurunan produksi hormon pertumbuhan tersebut, jangan memberikan sayuran kol ini pada anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang secara berlebihan. Hormon pertumbuhan ini hanya diproduksi oleh kelenjer tiroid. Baca juga 40 Manfaat Cengkeh Untuk Kesehstan Dan Kecantikan.

Demikianlah uraian tentang kol dan manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan yang bisa saya sampaikan kepada anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Referensi:
Dari berbagai sumber
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: