IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Sabtu, 06 Mei 2017

41 Manfaat Temu Kunci Untuk Kesehatan Dan Kecantikan


Temu Kunci - BiriBisi
Temu kunci adalah sejenis rempah-rempah yang banyak digunakan dalam bumbu berbagai masakan Indonesia.
Bentuknya agak berbeda dibanding jenis lain karena tumbuhnya yang vertikal ke bawah. Dengan nama latin Boesenbergiae rhizoma, temu kunci merupakan satu famili dengan jahe, lengkuas, kunyit dan sejenisnya. Baca juga 31 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Dari hasil penelitian, temu kunci diketahui mengandung banyak minyak atsiri antara lain: sineol, kamfer, d-borneol, d-pinen seskuiterpene, zingiberen, kurkumin, zedoarin.

Selain sebagai bumbu masak, temu kunci juga dikenal memiliki khasiat untuk mengobati penyakit. Diantaraya sebagai peluruh dahak untuk menanggulangi batuk, peluruh kentut, penambah nafsu makan, menyembuhkan sariawan, pemicu keluarnya air susu ibu (ASI), dll.

Nama-Nama Lain Temu Kunci
Nama Ilmiah: Boesenbergia pandurata
Sinonim: Gastrochilus panduratum (Roxb) Schult; Kaempferia pandurata (Roxb); Boesenbergia rotunda
Nama umum di Indonesia: Temu kunci
Nama daerah: koncih (Sumatera), Tamu kunci (Minangkabau), Konce (Madura), Kunci, temu kunci (Jawa Tengah), Dumu kunci (Bima), Tamu konci (Makasar), Tumu kunci (Ambon), Anipa wakang (Hila-Alfuru), Aruhu Konci (Haruku), Sun (Buru) Rutu kakuzi (Seram), Tamputi (Ternate)
Nama asing : Fingerroot (Inggris), Krachai (Thailand), Chinese key (Cina).

Tanaman Temu Kunci (Boesenbergia pandurata)
Rimpang temu kunci banyak dipakai untuk obat-obatan / ramuan tradisional. Ada juga yang menggunakannya sebagai bumbu masak, misalnya sayur bening. Selain itu, pelepah dan batang semu yang masih muda dapat dimakan mentah sebagai lalap/direbus untuk dijadikan sayuran.

Rimpang biasanya tumbuh di bawah permukaan tanah secara mendatar dan beruas, sedikit keras, bersisik tipis, dan berbau harum. Anakan rimpang menggerombol kecil di sebelah rimpang induk, menyerupai rangkaian anak kunci. 

Kandungan kimia yang ada dalam tanaman ini adalah minyak atsiri (terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen), damar, pati, saponin, flavonoid pinostrolerin, dan alipinetin. Karena khasiatnya cukup banyak, temu kunci mudah dipasarkan. 

Diantara khasiatnya untuk pengobatan memberantas cacing gelang, sukar kencing, perut kembung, menyembuhkan sariawan, batuk kering, obat kurap. Selain itu temu kunci juga berfungsi untuk obat pencahar & perangsang keluarnya air seni. Selain bersifat analgetik (mengurangi rasa sakit), temu kunci juga berguna untuk mengobati radang indung telur.

Temu kunci berperawakan herba rendah, merayap di dalam tanah. Dalam satu tahun pertumbuhannya 0,3-0,9 cm. Batangnya merupakan batang asli di dalam tanah sebagai rimpang, berwarna kuning coklat, aromatik, menebal, berukuran 5-30 x 0,5-2 cm. Batang di atas tanah berupa batang semu (pelepah daun).

Daun tanaman ini pada umumnya 2-7 helai, daun bawah berupa pelepah daun berwarna merah tanpa helaian daun. Tangkai daun tanaman ini beralur, tidak berambut, panjangnya 7-16 cm, lidah-lidah berbentuk segitiga melebar, menyerupai selaput, panjang 1-1,5 cm, pelepah daun sering sama panjang dengan tangkai daun, helai daunnya tegak, bentuk lanset lebar atau agak jorong, ujung daun runcing, permukaan halus tetapi bagian bawah agak berambut terutama sepanjang pertulangan, warna helai daun hijau muda, lebarnya 5-11 cm.

Bunga tanaman ini berupa susunan bulir tidak berbatas, di ketiak daun, dilindungi oleh 2 spatha, panjang tangkai 41 cm, umumnya tangkai tersembunyi dalam 2 helai daun terujung. Kelopak bunganya 3 buah lepas, runcing. Mahkota bunganya 3 buah, warnanya merah muda atau kuning-putih, berbentuk tabung 50-52 mm, bagian atas tajuk berbelah-belah, berbentuk lanset dengan lebar 4 mm dan panjang 18 mm. 

Benang sarinya 1 fertil besar, kepala sarinya bentuk garis membuka secara memanjang. Lainnya berupa bibir-bibiran (staminodia) bulat telur terbalik tumpul, merah muda atau kuning lemon, gundul, 6 pertulangan, dan ukurannya 25×7 cm. Putik bunganya berupa bakal buah 3 ruang, banyak biji dalam setiap ruang.

Habitat Tanaman Temukunci
Tanaman ini banyak tumbuh dari daerah tropis dataran rendah. Waktu berbunganya pada bulan Januari-Februari, April-Juni. Daerah distribusi dan habitat tanaman ini adalah tumbuh liar pada dataran rendah, di hutan-hutan jati. Tanaman ini tumbuh baik pada iklim panas dan lembab pada tanah yang relatif subur dengan pertukaran udara dan tata air yang baik.

Pada tanah yang kurang baik tata airnya (sering tergenang air, atau becek pertumbuhan akan terganggu dan rimpang cepat busuk) (Plantus, 2008). Perbanyakannya temu kunci dapat dilakukan dengan pemotongan rimpang menjadi beberapa bagian (tiap bagian terdapat paling sedikit 2 mata tunas) dan penanaman dilakukan pada jarak tanam 3000 cm.

Kandungan Kimia Temu Kunci
Rimpang temu kunci mengandung minyak atsiri 1,2% (pada rimpang segar 0,06% - 0,32% minyak atsiri). Komponen utama minyak atsiri terdiri dari  monoterpen, seskuiterpen, turunan fenilpropana antara lain : geranial, neral, kamfora, zingiberen, d-pinen, kamfen, 1,8-sineol (eucaliptol), d-borneol, geraniol, osimen, dimetoksi-4 (-2-propenil), miristin, linalil propanoat, asam sinamat, kamfen hidrat, propenil guaikol, dihidrokarveol, linalool, etil-sinamat, etil p-metoksi sinamat, panduratin A. 1,4,6,8,10,11,16,17)

Kandungan kimia lain yaitu asam kavisinat dan golongan "flavonoid" yang terdiri dari pinosembrin (2,3-dihidrokrisin), 2',6'-dihidroksi-4'-metoksi kalkon, pinostrobin (5-hidroksi-7-metoksi flavanon), alpinetin, kardamomin, 2',4'-dihidroksi-6'-metoksi kalkon, boesenbergin A, 5,7-dimetoksiflavon.

Pada jenis tumbuhan dengan rimpang berwarna merah mengandung pinostrobin, boesenbergin  A,  panduratin. Jenis rimpang berwarna putih mengandung 0,36% krotepoksid, sedang rimpang berwarna  hitam mengandung pinostrobin, 5,-dimetoksi-flavon, 5-hidroksi-7-metoksi-flavon dan 5-hidroksi-7,4'-dimetoksiflavon, 5,7,3',4'-tetrametoksiflavon; kaemferol-3,7,4'-trimetil eter; kuersetin-3,7,3',4-tetrametil eter.8)

Flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri atau virus.

Kesehatan manusia sangat tergantung pada flavonoid sebagai antioksidan untuk mencegah kanker. Manfaat utama flavonoid adalah untuk melindungi struktur sel, membantu memaksimalkan manfaat vitamin C, mencegah keropos tulang, sebagai antibiotik dan anti-inflamasi (Winarsi 2007 dalam Sudirman 2011).

Flavonoid juga dapat berperan dalam pencegahan dan pengobatan penyakit umum lainnya, yaitu periodontitis (infeksi pada gusi yang merusak jaringan lunak, menghancurkan tulang yang menyangga gigi, dapat menyababkan kerusakan gigi atau bahkan peningkatan resiko serangan jantung, strok, dan masalah kesehatan serius lain),, wasir (ambeien), encok, rematik, diabetes melitus, katarak dan asma. 

Manfaat Umum Temu Kunci
Secara umum, masyarakat menggunakan rimpang temu kunci sebagai bumbu masakan, seperti untuk bumbu sayur bening yang biasa disebut oleh orang-orang di Jawa dengan sebutan "JANGAN KUNCI" (sayur kunci) dan untuk bumbu masakan yang biasa disebut oleh mereka dengan istilah "PELAS", yaitu masakan yang bahan utamanya kelapa parut yang masih muda dan udang segar yang dihaluskan, kemudian dibungkus pakai daun pisang dan dikukus. Daun temu kunci yang masih muda juga sering dikonsumsi untuk campuran masakan urab (urap).

Dan rimpang temu kunci juga biasa digunakan sebagai obat peluruh dahak atau untuk menanggulangi batuk, peluruh kentut, penambah nafsu makan, menyembuhkan sariawan, bumbu masak, dan pemacu keluarnya Air Susu Ibu (ASI). Minyak atsiri rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata) juga berefek pada pertumbuhan Entamoeba coli, Staphyllococus aureus dan Candida albicans  selain itu dapat berefek pada pelarutan batu ginjal kalsium secara in vitro. Baca juga 52 Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Perasan dan infusa rimpang temu kunci memiliki daya analgetik dan antipiretik. Di samping itu dapat mempunyai efek abortivum, resorpsi dan berpengaruh pada berat janin tikus. Ekstrak rimpang yang larut dalam etanol dan aseton berefek sebagai antioksidan pada percobaan dengan minyak ikan sehingga mampu menghambat proses ketengikan.

Dari penelitian lain diperoleh informasi bahwa ekstrak rimpang temu kunci dapat menghambat bakteri isolat penyakit Orf (Ektima kontagiosa). Selain di Indonesia, ternyata negara lain juga banyak yang memanfaatkan temu kunci. Disebagian negara di Asia, rimpang temu kunci biasa digunakan sebagai bumbu masak.

Selain itu, tanaman ini juga telah digunakan sebagai obat aprodisiac, disentri, antiinflamasi, kolik, serta untuk menjaga kesehatan tubuh. Ditanah Jawa, rimpang temu kunci digunakan sebagai sebagai obat sakit perut dan detoksi pada wanita pasca melahirkan.

Khasiat Dan Manfaat Temu Kunci Untuk Kesehatan Dan Kecantikan
Ada berbagai macam cara dalam mengkonsumsi rimpang temu kunci, namun cara yang paling praktis dalam mengkonsumsi rimpang temu kunci adalah dengan cara dibuat sirup terlebih dahulu, kemudian dikonsumsi setiap pagi paling cepat ¼ jam sebelum sarapan, dengan dosis 1 sendok makan. Berikut ini saya sajikan untuk anda cara membuat sirup temu kunci: 

Sirup Temu Kunci


Bahan:
Temu kunci 1 kg
Gula aren 1kg

Cara Membuat:
Haluskan temu kunci yang sudan dicuci bersih berikut kulitnya, dengan cara digiling, ditumbuk, atau diparut.
Sisir tipis-tipis gula aren agar mudah larut.
Masukkan kedua bahan dalam wadah semacam toples, aduk-aduk hingga gula larut. Jangan dicampur air sedikit pun.
Tutuplah wadah tersebut rapat-rapat pakai kertas, agar udara bisa keluar melalui pori-pori kertas. Jangan pakai plasti atau semacamnya.
Diamkan selama 7 hari 7 malam, kemudian diperas untuk diambil airnya yang berupa sirup.
Untuk menjaga kesehatan minunlah sirup temu kunci ini sebanyak 1 sendok makan ± 30 menit sebelum sarapan pagi setiap hari. Untuk pengobatan, minumlah sirup temu kunci ini sebanyak 1 sendok makan setiap pagi dan sore hari, setiap hari.
Untuk menjaga agar ramuan ini bertahan sampai berbulan-bulan, maka simpanlah sirup ini didalam freezer, sehingga untuk setiap harinya anda tinggal mengambil sirup tersebut dari freezer sesuai kebutuhan.

Penting:
Cara pembuatan ramuan ini telah dipraktekkan oleh Biribisi dan yang lainnya di Brebes Jawa Tengah Indonesia selama bertahun-tahun hingga sekarang. Bukan hanya untuk membuat sirup temu kunci saja, tetapi untuk membuat sirup temu lawak, jahe, dll.


1. Mengatasi Sariawan.
Temu kunci segar secukupnya dibersihkan lalu dikunyah-kunyah dan ditelan. Selain itu, temu kunci digabung dengan buah pinang dikunyah-kunyah lalu dibuang.



2. Obat Masuk Angin.
Badan terasa tidak nyaman (meriang/menggigil), selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan), cegukan, perut kembung, mudah lelah, sering mengantuk, batuk-batuk, pilek, demam, diare, mual dan muntah, keringat dingin, sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa, nafsu makan berkurang, dan lain-lain itu adalah keluhan atau gejala yang sering dialami oleh orang yang terkena penyakit masuk angin.

Yang sering menderita penyakit masuk angin ini kebanyakan adalah orang atau anak-anak yang perutnya lemah, karena kurang gerak badan atau tidak mau berlatih menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan disekitarnya, dan juga orang yang perutnya tidak dapat dengan mudah untuk mengempis dan membesar, perut yang semacam ini dapat dengan mudah kemasukan udara, karena aliran darah keperut sering kurang lancar.

Masuk angin adalah suatu "PENYAKIT" yang disebabkan karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Masuk angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, namun saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini. Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama. Masuk angin biasanya dianggap sekadar mitos di dunia kedokteran tetapi kenyataannya banyak sekali penderitanya.


15 gram temu kunci, 1 sendok teh adas, dan 2 jari pulasari, dihaluskan lalu digosokkan pada bagian perut. Lakukan 1 sampai 2 kali sehari.




3. Mengatasi Perut Kembung.
5 gram temu kunci, daun temu kunci secukupnya, ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada perut sebagai tapal.

4. Sukar Buang Air Kecil (Anyang-Anyangan).
Penyakit ini memang bukan penyakit berat, tetapi walau demikian penyakit ini sangat mengganggu konsentrasi dalam menjalani aktifitas sehari-hari, karena biasanya penyakit  ini disertai dengan rasa ngilu dibagian dalam alat kelamin.

Gejala penyakit ini diantaranya adalah sering buang air kencing, tetapi keluarnya cuma sedikit-sedikit dan disertai rasa ngilu yang terus-terusan dibagian dalam organ vital, sehingga sipenderita akan merasa buang air kencingnya tidak tuntas.

Menurut orang Jawa (salah satu suku bangsa terbesar didunia) penyakit iki jenenge penyakit anyang-anyangen, artinya "penyakit ini namanya penyakit anyang-anyangen atau anyang-anyangan".

Mungkin hampir semua orang pernah mengalami menderita penyakit ini, baik laki-laki ataupun perempuan. Bagi yang sudah pernah mengalami, tentu sudah faham benar gejala-gejalanya dan sudah pernah merasakan rasa ngilu, sengal-sengal akibat ketidak lancarannya dalam kencing.

Biasanya, penyakit ini terjadi karena panas dalam atau karena air kencingnya mengandung zat asam, sehingga keluarnya tidak lancar, cuma sedikit-sedikit dan disertai rasa ngilu yang terus-terusan dibagian dalam alat vitalnya.

Rasa ngilu inilah yang membuat keadaan tidak nyaman dan yang membuat ingin bolak-balik kencing, sambil berharap dengan keluarnya air kencing, maka rasa ngilunya juga akan ikut keluar (hilang).

Secara empiris penyakit anyang-anyangen ini biasanya akan hilang saat kita bisa buang air kencing dengan lancar. Tetapi untuk itu kita harus mengusahakan agar kencing kita bisa lancar lagi, yaitu dengan cara mengobatinya dengan obat herbal alami yang aman dan tanpa efek samping.

Temu kunci, adas, dan pulasari dihaluskan lalu dijadikan tapal atau bedak tebal yang ditempelkan pada perut. Baca juga 17 Manfaat Eceng Gondok Untuk Kesehatan.

5. Mengatasi Gatal-Gatal.
10 gram temu kunci, 5 gram temu lawak, 15 gram kunyit, dan 15 gram daun ketepeng cina kering dihaluskan, lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.





6. Obat Keputihan.
Keputihan adalah penyakit pada kelamin perempuan yang ditandai dengan keluarnya lendir putih yang menyebabkan rasa gatal.

10 gram temu kunci, 5 gram kunyit, 5 gram temulawak, dan 15 gram sambiloto kering, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.



7. Obat Panas Dalam.
10 gram temu kunci yang dipotong-potong, 25 gram daun kumis kucing segar, dan 20 gram daun sosor bebek segar, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.




8. Mengatasi Tuberkulosis (TBC).
Tuberkulosis adalah penyakit spesifik yang disebabkan oleh basil tuberkulosis yang menyerang paru-paru (batuk kering, batuk darah), tulang, dan sebagainya;-- laten penyakit yg terjadi krn menghirup partikel udara yg mengandung basil tuberkulosis.

Di mulai dengan batuk-batuk ringan, tetapi lama kelamaan tambah hebat hingga keluar darah sedikit-sedikit. Gejala-gejala lainnya adalah penderita tampak pucat, badan lemah, semakin kurus, suhu badan naik dan kalau malam hari mengeluarkan keringat, kadang-kadang juga ada yang suaranya sampai habis.

Penyebab penyakit TBC adalah basil-basil TBC, kata TBC itu singkatan dari TUBERCULOSA. Pada tahap awal memang sulit dapat ditentukan bahwa seseorang mengidap penyakit TBC, kecuali harus diperiksa paru-parunya dengan sinar Rontgen.

15 gram temu kunci dan 4 gram biji pinang dihaluskan, lalu ditambahkan 200 cc air masak, kemudian disaring dan diminum airnya 2 kali sehari, masing 200 cc. Lakukan ini secara rutin dan teratur setiap hari sampai terlihat hasilnya.

9. Sebagai Peluruh Kentut.
Dibuat sediaan “juice” yang terdiri dari 3 jari rimpang temu kunci, diminum untuk dosis tunggal.
Dibuat “tapal” dari sejumlah rimpang temu kunci dan ditempelkan pada perut.
Dibuat infusa / diminum yang terdiri dari 25 gram serbuk rimpang temu kunci kering dengan 100 ml air mendidih, didiamkan sampai keadaan hangat, setelah disaring, diminum sebagai dosis tunggal.

10. Penambah Nafsu Makan.
Dibuat minuman (infusa) yang terdiri dari 3 buah rimpang temu kunci dan 110 ml air, atau diseduh, diminum 1 kali sehari 100 ml. Lakukan selama 14 hari.

11. Pemicu Keluarnya ASI.
20 gram rimpang temu kunci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, kemudian ditambah ¼ sendok teh garam dapur, setelah dingin disaring dan diminum sekaligus.



12. Penambah Stamina.
Campurkan empat rimpang temu kunci seukuran jari dengan 500 gr temu lawak. Setelah ditumbuk, dicampur air, lalu peras. Agar tidak terlalu hambar, air perasannya dapat ditambah sedikit madu, diminum segelas sehari.



13. Kurap.
Temu kunci secukupnya dicuci bersih. Tambahkan belerang dan sedikit air kelapa muda kedalam bahan. Giling / haluskan semua bahan menjadi seperti adonan. Cara menggunakan: balurkan ramuan pada tubuh yang sakit.




14. Batu Empedu.
10 gr temu kunci, 30 gr daun sendok, 30 lembar daun kumis kucing, 30 gr daun sambiloto segar, 30gr rambut jagung, 15 gr meniran, dan akar alang-alang secukupnya. Rebus semua bahan dalam 1,5 liter air hingga tersisa 600 cc. Saring ramuan. Minum 3 kali sehari, masing-masing 200 cc.






15. Sari Rapet (Menyempitkan Vagina).
Jika anda seorang isteri yang ingin rumah tangganya semakin harmonis, maka ramuan obat tradisional Jawa ini bisa anda coba. Dijamin suami anda akan merasa puas dan semakin sayang saja pada anda.

25 gr temu kunci, 25 gr kencur, 10 lembar daun sirih, 1 buah pinang, 5 gr lempuyang wangi. Tumbuk semua bahan dan tambahkan adas dan pulosari, masing-masing 5 gram, lalu tumbuk kembali hingga halus. Cara menggunakan: balurkan ramuan pada perut.






16. Membasmi Cacing Gelang.
Penyakit cacing gelang (Ascariasis) ini lebih berat dari penyakit cacing tambang, cacingnya berwarna putih agak kelabu. Yang jantan panjangnya dapat mencapai 20 cm dan yang betina dapat mencapai 30 cm. Telur-telurnya keluar bersama kotoran dan dengan perantaraan lalat akan terbawa kemakanan orang, dan dapat menular, kalau makanan tersebut dimakan.

Untuk tujuan ini anda bisa mengkonsumsi 15 gram temu kunci yang diparut dan diberi air hangat sebanyak 1 gelas. Minum habis beserta ampasnya 2 kali sehari, pagi 1 jam sebelum sarapan dan malam hari menjelang tidur.

17. Batuk Kering.
15 gram temu kunci dan 4 gram biji pinang dihaluskan, lalu ditambahkan 200 cc air masak, kemudian disaring dan diminum airnya 2 kali sehari, masing 200 cc. Lakukan ini sampai batuk reda. Baca juga 28 Manfaat Lempuyang Untuk Kesehatan.

18. Obat Pencahar (Pencuci Perut / Urus-Urus).
Dibuat sediaan “juice” yang terdiri dari 3 jari rimpang temu kunci, diminum untuk dosis tunggal.

Dibuat infusa / diminum yang terdiri dari 25 gram serbuk rimpang temu kunci kering dengan 100 ml air mendidih, didiamkan sampai keadaan hangat, setelah disaring, diminum sebagai dosis tunggal.

19. Menghaluskan Kulit.
25 gr temu kunci, 25 gr kencur, 10 lembar daun sirih, 1 buah pinang, 5 gr lempuyang wangi. Tumbuk semua bahan, tambahkan adas pulosari dan giling kembali hingga halus. Balurkan ramuan pada kulit. Lakukan secara rutin teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

20. Mengobati Radang Indung Telur.
Mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ reproduksi, karena temu kunci mengandung zat flavonoid yang bisa berperan sebagai antibiotik dan anti-inflamsi.

21. Obat Penyakit Hepatitis.
Hepatitis merupakan penyakit yang mengakibatkan peradangan pada hati atau liver. Penyebabnya bermacam-macam mulai dari virus, alkohol, dan obat-obatan.

Virus hepatitis itu ada beberapa jenis yaitu A, B, C, D, E, F, dan G. Tahapan paling parah yakni jenis B dan C dan mengakibatkan kanker hati.

Caranya, 1 ons temu kunci, 3 tangkai daun pepaya jantan, 1 ons daun meniran, 1 ons daun duku, 1 ons kunyit dikeprek, 1 ons daun jeruk. Rebus semua bahan dengan air sebanyak 2 liter hingga mendidih ± selama 15, angkat, saring. Minum selagi masih hangat 3 kali sehari. Hangatkan setiap mau diminum.(RRN).




22. Menjaga Kesehatan Tubuh.
Walau anda dalam kondisi yang sehat, mengkonsumsi temu kunci juga sangat baik, karena didalam temu kunci terdapat beberapa zat antioksidan yang berfungsi  untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan mencegah berbagai penyakit dan dapat berguna juga sebagai anti-biotik, sehingga tubuh bisa terjaga kesehatannya. Untuk menjaga kesehatan minumlah sirup temu kunci sebanyak 1 sendok makan setiap pagi sebelum sarapan.

23. Disentri.
Disentri adalah sakit didalam perut, dimana penderita akan mengalami berak-berak yang disertai dengan darah dan ingus, karena terdapat luka-luka didalam usus besar.

Penyakit ini disebabkan oleh basil-basil disentri (dysentri basiler) atau oleh hewan-hewan kecil amoeba (dysentri amoeba).

Bibit-bibit penyakit ini masuk kedalam perut bersama dengan makanan atau minuman. Tanda-tanda dysentri basiler adalah penderita bisa berak-nerak sampai 20 kali dalam sehari dan suhu tubuhnya meninggi.

Sedangkan dysentri amoeba berak-beraknya lebih ringan. Namun kedua-duanya kalau tidak cepat diobati, maka bisa berbahaya, karena dapat menjalar menyerang hati dan bagian-bagian lain dalam perut.

Untuk sementara hentikan makanan, kecuali yang lunak dan mudah dicerna. Kalau haus, baiknya minum air masak yang diberi sedikit garam.

Campurkan empat rimpang temu kunci seukuran jari dengan 500 gr temu lawak. Setelah ditumbuk, dicampur air, lalu dperas. Agar tidak terlalu hambar, air perasannya dapat ditambah sedikit madu, diminum segelas sehari.

24. Membasmi Sel Kanker.
Diantara manfaat temu kunci adalah dapat membantu untuk membunuh sel-sel kanker yang ada dalam tubuh. Hal itu bisa terjadi, karena didalam temu kunci terdapat kandungan zat pinostrobin yang berperan sebagai senyawa antioksidan, sehingga dengan mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur akan membuat sel-sel kanker yang ada dalam tubuh bisa dibasmi. Selain itu didalam temu kunci terdapat senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah kanker.

25. Melindungi Struktur Sel.
Kandungan flavonoid yang terdapat dalam tanaman temu kunci dapat berperan dalam membantu melindungii sel-sel yang terdapat didalam tubuh. Seperi yang sudah diketahui bahwa tubuh selalu memproduksi jutaan sel setiap harinya, untuk menggantikan sel-sel yang sudah tidak berfungsi. flavonoid ini berperan sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, sehingga kesehatan tubuh bisa terjaga dan sistem didalamnya pun bisa tetap berjalan seperti semestinya.

26. Memaksimalkan Pemanfaatan Vitamin C Oleh Tubuh.
Temu kunci juga bermanfaat untuk membantu tubuh dapat menyerap vitamin C secara maksimal. Untuk keperluan ini anda hanya perlu mengkonsumsinya secara rutin dan teratut, tetapi dosis pemakaian temu kunci setiap harinya tidak lebih dari 30 %.

27. Mencegah Keropos Tulang (Osteoporosis).
Berdasarkan apa yang telah disebutkan diatas bahwa mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur dapat mencegah terjadinya keropos tulang (osteoporosis), Hal itu bisa terjadi, karena dalam temu kunci terdapat kandungan senyawa flavonoid yang juga dapat mencegah tulang keropos.

28. Sebagai Anti-biotik.
Mengkonsumsi temu kunci juga bisa bermanfaat untuk membasmi kuman pada tubuh. Hal ini bisa terjadi karena dalam temu kunci terdapat kandungan flovanoid yang bermanfaat sebagai anti kuman (antibiotik).

29. Anti-inflamasi.
Salah manfaat dari rempah temu kunci adalah anti-inflamasi, karena didalamnya terkandung zat flavonoid yang berguna juga sebagai anti-inflamasi (anti peradangan). Karena itu, mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit-penyakit yang dipicu oleh peradangan, seperti rematik, asma, dan lain-lain.

30. Mencegah Dan Mengobati Periodontitis.
Periodontitis adalah infeksi pada gusi yang merusak jaringan lunak, menghancurkan tulang yang menyangga gigi, dapat menyababkan kerusakan gigi atau bahkan peningkatan resiko serangan jantung, strok, dan masalah kesehatan serius lain.

Mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur juga mampu mencegah dan mengobati periodontitis, karena didalam temu kunci terdapat kandungan flavonoid, senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari infesi gusi dan menjaga kesehatan gusi dan gigi.

31. Mencegah Wasir Dan Mengobatinya.
Wasir atau ambeien adalah kondisi patologis membengkak atau meradangnya Hemorrhoid, struktur vaskular dalam saluran anus yang membantu kontrol buang air besar. Dalam kondisi fisiologisnya, bagian ini bertindak sebagai bantalan yang tersusun atas saluran arterio-vena dan jaringan ikat.

Gejala patologis wasir bergantung pada jenisnya. Wasir internal biasanya timbul bersama perdarahan rektum tanpa rasa nyeri, sedangkan wasir eksternal dapat menunjukkan beberapa gejala atau jika terkena trombosis akan ada nyeri signifikan dan pembengkakan di area anus.

Banyak orang secara keliru menganggap semua gejala yang muncul di sekitar area anus dan rektum sebagai "wasir" dan bahwa penyebab serius gejala tersebut harus disingkirkan.

Sementara penyebab wasir yang sesungguhnya belum diketahui, sejumlah faktor yang meningkatkan tekanan intra-abdomen, khususnya konstipasi, dipercaya mempunyai andil dalam perkembangan kondisi ini.

Mencegah terjadinya suatu penyakit harus diutamakan, namun jika anda sudah terlanjur terkena penyakit wasir atau ambeien, maka janganlah terlalu khawatir, karena jika anda mau mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur, maka temu kunci akan memberi manfaat pada tubuh, yaitu berupa manfaat pencegahan dan penyembuhan dari penyakit wasir (ambeien).

Ini, karena didalam temu kunci terdapat kandungan zat flavonoid, yang merupakan senyawa antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas dan mencegah atau mengobati berbagai penyakit, termasuk wasir (ambeien).

32. Mencegah Rematik / Encok Dan Mengobatinya.
Mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur dapat mengatasi rematik, encok, dan nyeri sendi. Hal ini dapat terjadi karena dalam temu kunci terdapat senyawa flavonoid yang bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan mampu mencegah atau mengobati penyakit rematik / encok.

33. Mencegah Diabetes Melitus (Kencing Manis) Dan Mengobatinya.
Pada penderita kencing manis, kelenjar yang menyaring zat gula, tidak mampu bekerja dengan sempurna. Mungkin disebabkan karena penderita terlalu banyak makan dan minum yang manis-manis (bergula) selama beberapa tahun, hingga sedikit demi sedikit gula tertimbun dalam darahnya, lalu keluar melalui buah pinggang atau karena pembawaan ginjal yamg lemah dan lain-lain.

Gejala-gejalanya: Badan menjadi sangat lemah dan kurus; selalu merasa dahaga atau ingin minum terus dan sebentar-bentar kencing. Berat atau ringannya penyakit Diabetes ini tergantung pada banyak atau sedikitnya kadar gula yang terkandung dalam air seni dan darah.

Untuk mengetahuinya, periksakanlah air seni dan juga darah anda ke Laboratorium dirumah sakit-rumah sakit yang peralatannya lengkap.

Salah satu manfaat temu kunci adalah dapat mencegah dan mengobati kencing manis, karena didalam temu kunci terdapat kandungan zat flavonoid. Anda hanya perlu mengkonsumsi ramuan temu kunci tanpa pemanis secara rutin dan teratur saja.

34. Mencegah Katarak Dan Mengobatinya.
Katarak adalah lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total. Dalam perkembangannya katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan pengerasan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, berwarna kuning menjadi coklat/putih secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika katarak terlalu tebal. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tetapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.

Sebuah katarak senilis, yang terjadi pada usia lanjut, pertama kali akan terjadi keburaman dalam lensa, kemudian pembengkakan lensa dan penyusutan akhir dengan kehilangan transparasi seluruhnya. Selain itu, seiring waktu lapisan luar katarak akan mencair dan membentuk cairan putih susu, yang dapat menyebabkan peradangan berat jika pecah kapsul lensa dan terjadi kebocoran. Bila tidak dioperasi, katarak dapat menyebabkan glaukoma.

Kandungan flavonoid yang ada dalam temu kunci dapat mencegah dan mampu mengobati penyakit katarak. Untuk mendapatkan manfaat temu kunci tersebut, anda hanya perlu mengkonsumsinya secara rutin dan teratur saja setiap hari. Jika anda mengkonsumsinya dalam bentuk sirup, maka anda hanya perlu mengkonsumsinya 1 sendok makan dipagi hari sebelum makan dan 1 sendok dimalam hari sebelum makan malam.

35. Mencegah Asma Dan Mengobatinya.
Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. 

Selain sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Meskipun penyebab pasti asma belum diketahui secara jelas, namun ada beberapa hal yang kerap memicunya, seperti asap rokok, debu, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, infeksi virus, atau bahkan terpapar zat kimia.

Mengkonsumsi temu kunci secara rutin dan teratur dapat mencegah terkena penyakit asma dan dapat mengobatinya, karena temu kunci mengandung senyawa flavonoid yang salah satu fungsinya adalah anti inflamasi (anti-peradangan) dan asma terjadi karena peradangan dan penyempitan saluran napas.

Efek Samping Penggunaan Temu Kunci
Hasil penelitian, ekstrak kunci memberikan efek antimikroba yang merugikan tubuh, terutama jenis Bacillus sp, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Candida albicans, dan Aspergillus niger. Untuk konsumsi harian sebaiknya dalam setiap ramuan tidak lebih dari 30 gram temu kunci. Konsumsi temu kunci berlebih (diatas 50 gram perhari selama seminggu berturut-turut), bisa memicu terjadinya kemandulan pada wanita. Baca juga 24 Manfaat Genjer Untuk Kesehatan.

Demikianlah informasi tentang temu kunci dan manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Referensi:
Dari berbagai sumber.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: