IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Selasa, 16 Mei 2017

Pilek - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi


Pilek (Salesma) - BiriBisi
Pilek, yang juga dikenal sebagai nasofaringitis, rinofaringitis, koriza akut, atau selesma adalah penyakit menular yang disebabkan oleh serangan virus pada sistem pernapasan,
terutama pada bagian hidung. Baca juga Masuk Angin - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.

Tenggorokan, sinus, dan kotak suara juga dapat terpengaruh. Tanda dan gejala mungkin muncul kurang dari dua hari setelah terjadinya serangan. Itu termasuk batuk, sakit tenggorokan, rhinorrhea, bersin, sakit kepala, dan demam.

Orang menderita pilek biasanya sembuh dalam 7 sampai 10 hari. Beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu. Pada orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya, pneumonia kadang-kadang berkembang.

Ada lebih dari 200 strain virus yang terlibat dalam penyebab pilek; rhinovirus adalah yang paling umum.

Virus-virus tersebut menyebar melalui udara selama kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dan secara tidak langsung melalui kontak dengan benda-benda dilingkungan, diikuti dengan transfer kemulut atau hidung. 

Faktor resiko termasuk pergi ke tempat penitipan anak, tidak tidur dengan baik, dan stres psikologis. Gejala sebagian besar karena respon kekebalan tubuh terhadap infeksi daripada kerusakan jaringan oleh virus sendiri.

Penderita influenza sering menunjukkan gejala yang sama seperti penderita pilek, meskipun gejala biasanya lebih parah diinfluenza.

Tidak ada vaksin untuk pilek. Metode utama pencegahan adalah mencuci tangan, tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang belum dicuci, dan menjauh dari orang-orang yang sakit.

Beberapa bukti mendukung penggunaan masker wajah. Tidak ada obat untuk pilek, tetapi gejalanya dapat diobati.

Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS, nonsteroidal anti-inflammatory drug, NSAID) seperti ibuprofen dapat mengurangi rasa sakit. Antibiotik tidak boleh digunakan. Bukti tidak mendukung manfaat dari obat batuk.

Pilek adalah penyakit infeksi yang paling sering pada manusia. Rata-rata orang dewasa terkena pilek dua sampai empat kali setahun, sedangkan rata-rata anak bisa terkena enam sampai delapan kali.

Pilek terjadi lebih sering pada musim dingin. Infeksi ini telah ada pada manusia sejak zaman kuno.

Penyebab Pilek (Salesma)
Pilek merupakan infeksi saluran pernapasan atas yang mudah menular. Rhinovirus paling banyak menyebabkan pilek tersebut. Virus tersebut ditemukan pada 30% hingga 80% dari semua kasus yang ada.

Rhinovirus adalah virus yang memiliki RNA dan merupakan bagian dari famili Picornaviridae. Terdapat 99 jenis virus yang telah diidentifikasikan sebagai famili virus tersebut. Virus lain juga dapat menyebabkan pilek.

Coronavirus menyebabkan 10% hingga 15% dari kasus. Flu (influenza) menyebabkan 5% hingga 15% dari kasus. Kasus lain mungkin disebabkan oleh virus parainfluenza manusia, virus sinsisial pernapasan, adenovirus, enterovirus, dan metapneumovirus.

Seringkali, lebih dari satu jenis virus menyerang dan menyebabkan infeksi pilek. Secara keseluruhan, lebih dari dua ratus virus dapat menyebabkan pilek.

Perkembangan Penyakit Pilek
Pilek biasanya diawali dengan sakit badan ringan, perasaan kedinginan, bersin-bersin, dan sakit kepala. Gejala lainnya seperti hidung meler dan batuk terjadi setelah dua hari atau lebih.

Secara umum, gejala mencapai puncaknya pada hari kedua hingga hari ketiga setelah infeksi terjadi. Gejala biasanya mereda setelah tujuh hingga sepuluh hari, namun gejala tersebut dapat berlangsung hingga tiga minggu.

Batuk berlangsung hingga lebih dari sepuluh hari pada 35% hingga 40% kasus yang melibatkan anak-anak. Batuk berlanjut hingga lebih dari 25 hari pada 10% kasus yang melibatkan anak-anak.

Gejala Dan Tanda Pilek
Gejala pilek yang paling sering timbul termasuk batuk, hidung meler, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan.

Gejala lainnya bisa berupa nyeri otot (mialgia), sakit badan ringan, sakit kepala, dan hilangnya nafsu makan. Sakit tenggorokan timbul pada 40% dari penderita pilek.

Batuk muncul pada sekira 50% dari mereka. Nyeri otot terjadi pada sekira setengah dari kasus pilek tersebut. Demam tidak termasuk gejala yang biasa muncul pada orang dewasa, namun muncul pada bayi dan anak kecil.

Batuk yang disebabkan oleh pilek biasanya lebih ringan daripada batuk yang disebabkan oleh flu (influenza). Batuk dan demam pada orang dewasa kemungkinan besar merupakan indikasi flu (influenza). 

Beberapa jenis virus penyebab pilek mungkin juga tidak memunculkan gejala. Warna mukus yang dikeluarkan saat batuk dari saluran pernapasan bagian bawah (dahak) berbeda-beda, mulai dari kuning hingga hijau.

Warna mukus tidak dapat mengindikasikan apakah penyebab infeksi tersebut adalah bakteri atau virus.


Penularan Virus Pilek
Virus pilek biasanya ditularkan dengan satu cara dari dua cara penularan utama. Menghirup atau menelan droplet diudara yang mengandung virus.

Atau terkena ingus yang terinfeksi atau objek yang terkontaminasi. Belum ada kepastian mengenai cara apa yang menjadi metode penularan yang paling sering terjadi. Virus dapat bertahan lebih lama di lingkungan sekitar.

Kemudian virus dapat ditularkan dari tangan ke mata atau hidung di mana infeksi terjadi. Orang yang duduk berdekatan mungkin paling beresiko terinfeksi virus tersebut. 

Penularan sering terjadi di tempat penitipan anak dan disekolah karena anak-anak berdekatan dan diantara mereka terdapat anak-anak dengan kekebalan tubuh yang rendah dan kebersihan yang buruk.

Infeksi tersebut kemudian terbawa ke rumah dan menular ke anggota lain di dalam keluarga. Tidak terdapat bukti bahwa udara yang disirkulasi ulang selama berada di dalam pesawat komersial dapat menularkan virus.

Pilek yang disebabkan oleh rhinovirus sangat mudah menginfeksi selama tiga hari pertama timbulnya gejala, kemudian menjadi tidak terlalu menular setelahnya.

Udara Dingin
Teori tradisional meyakini bahwa pilek ditularkan melalui pemajanan yang terus-menerus seperti dalam kondisi hujan atau musim dingin, oleh karena itu pilek disebut dengan cold (dingin dalam bahasa Inggris). 

Faktor resiko yang disebabkan oleh penggunaan pendingin badan (body cooling) masih menjadi kontroversi. Beberapa virus yang menyebabkan pilek bersifat musiman, lebih sering terjadi saat cuaca dingin atau saat hujan.

Hal ini terutama diyakini terjadi karena orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu didalam ruangan dan berdekatan satu dengan lainnya, khususnya anak-anak yang pulang dari sekolah.

Namun, ini mungkin juga berkaitan dengan perubahan sistem pernapasan yang mengakibatkan mudahnya terjadi infeksi. Kelembapan dapat meningkatkan resiko penularan karena udara kering memudahkan droplet kecil menyebar dengan mudah dan lebih jauh serta bertahan diudara lebih lama.

Lain-Lain
Imunitas kelompok, imunitas yang terjadi ketika semua orang dalam suatu kelompok menjadi kebal terhadap infeksi tertentu yang disebabkan oleh pemajanan sebelumnya terhadap virus-virus penyebab pilek.

Selain itu populasi dengan anggota berusia lebih muda memiliki resiko lebih tinggi terkena infeksi pernapasan dibandingkan populasi dengan anggota berusia lebih tua yang beresiko lebih rendah terkena infeksi pernapasan.

Fungsi kekebalan yang rendah juga menjadi faktor risiko penyakit tersebut. Tidur yang tidak cukup dan gizi buruk juga menimbulkan resiko lebih tinggi terhadap terjadinya infeksi setelah seseorang terpajan virus rhinovirus karena infeksi tersebut diyakini memengaruhi fungsi kekebalan. Baca juga Katarak - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.


Patofisiologi
Gejala pilek diyakini sangat berkaitan dengan respons imun terhadap virus. Mekanisme respons imun tersebut berbeda-beda bergantung jenis virusnya. Contohnya, rhinovirus biasanya diperoleh melalui persinggungan langsung.

Virus ini mengikat reseptor ICAM-1 manusia melalui metode yang tidak diketahui dan memicu pelepasan mediator inflamasi. Kemudian mediator inflamasi ini memunculkan gejala.

Pada umumnya virus tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada epitelium hidung. Sebaliknya, virus sinsisial pernapasan (RSV) ditularkan secara langsung atau melalui droplet yang terbawa udara.

Kemudian, virus mereplikasi diri didalam hidung dan tenggorokan sebelum menyebar berkali-kali ke dalam saluran pernapasan bagian bawah. RSV tidak menyebabkan kerusakan epitelium.

Virus parainfluenza manusia biasanya menyebabkan inflamasi di dalam hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Pada anak kecil, apabila virus menyerang trakea, virus tersebut menimbulkan krup, batuk kering dan sesak napas. Hal tersebut dikarenakan kecilnya ukuran saluran pernapasan pada anak-anak.

Diagnosis
Perbedaan infeksi saluran pernapasan bagian atas (URTI) semata karena gejalanya terlihat di lokasi yang berbeda. Pilek terutama menyerang hidung, faringitis terutama menyerang tenggorokan, dan bronkitis terutama menyerang paru-paru. 

Pilek seringkali didefinisikan sebagai inflamasi hidung serta berbagai jenis inflamasi tenggorokan. Swa-diagnosis biasa dilakukan.

Isolasi agen virus yang sesungguhnya jarang dilakukan. Secara umum identifikasi jenis virus tidak mungkin dilakukan hanya berdasarkan gejalanya.

Saat ini belum ada obat-obatan maupun jamu yang terbukti mampu memperpendek masa infeksi. Penanganan meliputi pemberian obat pengurang gejala.

Pengurangan gejala termasuk juga memperbanyak istirahat, memperbanyak minum air agar tetap terhidrasi, berkumur-kumur dengan air garam hangat. Namun, sebagian besar faedah perawatan ini diyakini sebagai efek plasebo.

Penanganan yang membantu meringankan gejala termasuk obat-obatan penghilang nyeri ringan (analgesik) dan penawar demam (antipiretik) seperti ibuprofen[46] dan asetaminofen/parasetamol.

Bukti tidak menunjukkan bahwa obat batuk lebih efektif daripada obat-obatan untuk mengurangi nyeri ringan(analgesik). Obat batuk juga tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak karena kurangnya bukti keefektifannya dan karena dapat membahayakan. Pada 2009,

Kanada melakukan pelarangan terhadap penggunaan obat batuk dan flu yang dijual bebas pada anak-anak usia enam tahun atau dibawah enam tahun karena ada kekhawatiran akan timbul resiko dan karena manfaatnya yang tidak dapat dibuktikan. 

Akibat penyalahgunaan dekstrometorfan (obat batuk yang dijual bebas), penggunaan obat tersebut dilarang disejumlah negara.

Pada orang dewasa, gejala seperti hidung meler dapat diringankan dengan antihistamin generasi pertama. Namun, antihistamin generasi pertama diyakini menimbulkan efek samping, misalnya rasa kantuk.

Dekongestan lain seperti pseudoephedrine juga efektif pada orang dewasa. Semprot hidung Ipratropium dapat meredakan gejala hidung meler, namun akan sedikit berakibat pada hidung mampet. Antihistamin generasi kedua sepertinya tidak efektif.

Karena kurangnya penelitian, belum diketahui apakah memperbanyak asupan cairan dapat meredakan gejala atau memperpendek durasi penyakit pernapasan tersebut.

Penggunaan udara yang dilembapkan dengan pemanasan juga belum diketahui dapat meredakan gejala karena kurangnya data mengenai hal tersebut.

Suatu penelitian menemukan bahwa balsam gosok dada efektif untuk meredakan gejala batuk pada malam hari, hidung mampet, dan susah tidur.

Antibiotik Dan Antivirus
Antibiotik tidak mempan untuk melawan infeksi virus, oleh sebab itu antibiotik juga tidak mempan untuk melawan pilek. Biasanya antibiotik diresepkan meskipun menimbulkan efek samping yang buruk.

Biasanya antibiotik diresepkan karena pasien mengharapkan dokter memberikannya dan dokter ingin membantu pasiennya.

Meresepkan antibiotik juga dilakukan karena sulitnya menentukan penyebab infeksi mana yang dapat disembuhkan dengan antibiotik.

Tidak ada obat-obatan antivirus untuk mengatasi pilek meskipun beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa obat-obatan tersebut bermanfaat.

Penanganan alternatif
Meskipun terdapat banyak penanganan alternatif yang digunakan untuk pilek, tidak ada cukup bukti untuk mendukung penggunaan penanganan biasa.

Sejak 2010, tidak ada cukup bukti untuk menganjurkan atau tidak menganjurkan madu atau irigasi hidung. Suplemen Zinc dapat meredakan keparahan dan memperpendek durasi gejala apabila dikonsumsi dalam kurun waktu 24 jam sejak gejala awal muncul.

Efek vitamin C pada selesma, meskipun telah diteliti secara luas, mengecewakan. Bukti mengenai kegunaan echinacea tidaklah ajek. Jenis suplemen echinacea yang berbeda memiliki keefektifan yang berbeda pula.

Hasil
Pilek biasanya ringan dan hilang dengan sendirinya seiring meredanya gejala pilek setelah satu minggu. Komplikasi yang parah, jika ada, dialami oleh mereka yang berusia sangat tua, sangat muda, atau mereka yang mengalami imunosupresi (memiliki sistem imun yang lemah).

Infeksi bakteri sekunder dapat terjadi dan menyebabkan sinusitis, faringitis, atau infeksi telinga. Sinusitis diperkirakan terjadi pada 8% kasus. Infeksi telinga terjadi pada 30% kasus.

Kemungkinan
Pilek atau selesma merupakan penyakit yang paling umum pada manusia dan terjadi di seluruh dunia. Orang dewasa biasanya terkena infeksi dua hingga lima kali per tahun.

Anak-anak dapat terserang pilek enam hingga sepuluh kali per tahun (dan hingga dua belas kali per tahun pada anak sekolah). Angka infeksi dengan gejala meningkat pada manula karena sistem imun yang melemah.

Sejarah Pilek
Meskipun penyebab pilek baru dapat diidentifikasi pada 1950-an, penyakit tersebut telah ada di tengah kehidupan manusia sejak zaman purba.

Gejala dan penanganannya dijelaskan dalam papirus Ebers dari Mesir, teks medis tertua yang pernah ada, ditulis sebelum abad ke-16 Sebelum Masehi.

Istilah “selesma” ("common cold") mulai digunakan pada abad ke-16, yakni karena kemiripan gejalanya dengan gejala orang yang terpajan cuaca dingin.

Di Inggris, Common Cold Unit (CCU) dibuat oleh Medical Research Council pada 1946 dan di sanalah rhinovirus ditemukan pada 1956.

Pada 1970-an, CCU menunjukkan bahwa penanganan dengan interferon selama fase inkubasi infeksi rhinovirus memberikan perlindungan dari penyakit tersebut. Belum ada penanganan praktis yang dapat dikembangkan.

Unit tersebut ditutup pada 1989, dua tahun setelah unit tersebut menyelesaikan riset terhadap tablet hisap zink glukonat untuk pencegahan dan penanganan pilek yang disebabkan oleh rhinovirus.

Seng menjadi satu-satunya penanganan yang berhasil yang dikembangkan sepanjang sejarah CCU.

Dampak Ekonomi
Poster di Inggris dari Perang Dunia II yang menggambarkan biaya penanganan selesma
Dampak ekonomi dari pilek belum dipahami secara benar di sebagian besar negara di dunia.

Di Amerika Serikat, terdapat 75 juta hingga 100 juta kunjungan ke dokter per tahun dengan keluhan selesma atau pilek dan perkiraan biayanya mencapai $7,7 juta per tahun.

Penduduk Amerika membelanjakan $2,9 juta untuk obat-obatan yang dijual bebas. Penduduk Amerika membelanjakan $400 juta lainnya untuk obat-obatan dengan resep dokter hanya untuk meringankan gejala pilek.

Lebih dari sepertiga pasien yang memeriksakan diri ke dokter menerima resep antibiotik. Penggunaan resep antibiotik menimbulkan implikasi kekebalan terhadap antibiotik.

Sekira 22 juta hingga 189 juta hari terbuang setiap tahunnya karena pilek. Akibatnya, para orang tua absen dari kerja mereka selama 126 juta hari kerja agar mereka bisa berada di rumah dan merawat anak-anak mereka.

Jika ditambahkan dengan 150 juta hari kerja yang ditinggalkan oleh para pegawai yang menderita pilek, dampak ekonomi total dari hilangnya waktu kerja yang disebabkan oleh penyakit pilek melampaui $20 miliar per tahun. Ini berarti 40% dari total waktu kerja yang hilang di Amerika Serikat.

Penelitian
Kemanjuran sejumlah obat antivirus telah diuji untuk menangani penyakit pilek. Sejak 2009, belum ada yang terbukti efektif maupun mendapat lisensi. Percobaan terhadap obat antivirus pleconaril sedang dilakukan. Obat ini menjanjikan solusi untuk melawan picornavirus.

Percobaan lain juga sedang dilakukan yakni percobaan terhadap BTA-798. Bentuk obat oral pleconaril semula bermasalah dengan keamanannya, oleh karena itu penelitian dilakukan terhadap bentuk semprotnya.

Peneliti dari University of Maryland, College Park dan University of Wisconsin–Madison telah memetakan genom untuk semua galur virus penyebab pilek yang telah diketahui.

Perawatan Dan Pengobatan Pilek
Obat pilek
Ada banyak orang yang mencoba untuk sembuh dari pilek dengan berbagai cara. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan pilek yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi:

1. Sering Berkumur.
Jika anda sedang terserang pilek maka cobalah untuk sering berkumur. Orang yang sering berkumur paling tidak empat kali sehari dengan air bersih atau air mineral memiliki resiko yang lebih kecil terkena pilek. 

Berkumur akan bekerja untuk menghilangkan atau membantu mengeluarkan lendir dari jaringan sinus yang terhubung kebagian tenggorokan. Bagian ini sangat rentan dengan perkembangan virus sehingga harus lebih sering dibersihkan.

Air juga akan membantu bagian ini menjadi lebih lembab dan tidak terlalu kering sehingga virus tidak akan suka dengan lingkungan tersebut. Namun perhatikan untuk berkumur dengan air yang bersih untuk menghindari penularan virus atau bakteri lewat air.

Kebiasaan berkumur ini juga termasuk cara menghilangkan bau mulut yang tidak sedap, dan juga merupakan cara untuk menjaga lidah agar tetap bersih dan sehat.

Selain berkumur dengan air biasa anda juga bisa berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam, cuka apel, kunyit, atau jahe agar hasilnya bisa maksimal. Baca juga Wasir - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.


2. Membersihkan Hidung Dengan Air Garam.
Membersihkan hidung dengan air garam juga akan membantu tubuh anda dalam melawan infeksi. Hal ini sangat penting untuk orang yang sedang terkena pilek. Air yang sudah dicampur dengan garam akan membantu mengeluarkan cairan dari dalam hidung atau tenggorokan.

Bahkan air garam membantu mengatasi infeksi yang bisa menyebabkan pilek menjadi sangat buruk. Awalnya memang tidak akan terasa nyaman untuk hidung, namun cara ini sangat efektif untuk mengeluarkan cairan dari hidung.

Cara membersihkan hidung dengan air garam adalah dengan cara menyedot air tersebut menggunakan hidung, kemudian langsung disemprotkan kembali atau kalau menurut bahasa Jawa istilahnya adalah "singsring".

Cara ini persis seperti salah satu perbuatan sunnah saat berwudlu, "istinsyak", yaitu nenyedot air dengan hidung, kemudian langsung dikeluarkan / disemprotkan kembali.


3. Minum Teh Hangat.
Ketika sedang pilek, maka banyak orang merasa bahwa minum secangkir teh hangat akan membantu membuat badan menjadi lebih segar. Hal ini ternyata memang benar, karena teh hangat atau teh panas akan membantu melawan virus penyebab pilek. 

Studi ilmiah di Universitas Harvard telah membuktikan, bahwa teh mengandung senyawa polifenol, seperti katekin yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu senyawa polifenol lain yang terkandung didalam teh terbukti bisa meningkatkan kondisi tubuh menjadi lebih baik. Jadi anda boleh mencoba untuk minum secangkir teh hangat saat pilek. Namun jangan minum teh berlebihan agar tidak terkena bahaya minum teh bagi kesehatan.

4. Berhenti Merokok.
Terkena asap rokok maupun merokok akan berdampak sangat buruk bagi kondisi orang yang sedang terkena penyakit pilek. Semua orang harus mencoba berhenti merokok atau tidak terkena asap rokok saat pilek. 

Asap rokok mengandung bahan senyawa yang sangat buruk, seperti nikotin. Bahan ini akan menghalangi fungsi serat rambut kecil yang terdapat pada hidung.

Fungsi serat rambut atau silia ini adalah menyaring kuman dan menghancurkan kuman yang berusaha masuk ke lapisan mukosa. Jika lapisan ini rusak maka tubuh akan lebih mudah terserang pilek.

5. Mencuci Tangan Lebih Sering.
Cara lain untuk menghilangkan pilek adalah dengan mencuci tangan lebih sering. Anda perlu mencuci tangan dengan cara yang benar termasuk dengan menggunakan cairan antiseptik.

Bahkan ketika sedang pilek anda bisa mencuci tangan dengan air hangat. Bagian kuku dan semua sela-sela jari harus bersih. Setelah itu gunakan lap yang bersih seperti handuk yang benar-benar bersih, untuk mengeringkan tangan.

Cara ini akan membantu membersihkan kuman dan virus di bagian luar tubuh. Anda juga harus melakukan cara mencuci tangan yang benar dan steril, yaitu mencuci tangan dengan air yang mengalir. Selain itu ada bahaya lain akibat tidak membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum makan.

6. Jaga Makan.
Orang yang sedang terkena pilek sebaiknya harus tetap makan, bahkan saat merasa tidak ada nafsu untuk makan. Mengkonsumsi makanan yang sehat akan membantu tubuh anda melawan infeksi dari virus yang sudah masuk ke dalam tubuh. 

Makanan yang sehat juga akan menyumbang nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga seperti lemak, karbohidrat, protein, mineral dan vitamin. Sejenak ketika anda terkena pilek maka cobalah untuk melupakan diet.

Anda bisa kembali diet setelah sembuh dari pilek. Dan jika pilek disertai dengan demam, maka bisa mencoba mengkonsumsi makanan untuk orang demam tinggi dan panas.

7. Minum Ramuan Ginseng.
Rempah ginseng juga sangat baik untuk membantu tubuh melawan virus penyebab pilek. Cara ini bisa anda lakukan dengan mengkonsumsi ramuan ginseng atau teh yang mengandung rempah ginseng.

Ginseng adalah rempah rimpang tradisional khas Korea yang dipercaya bisa melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu sebuah studi yang dilakukan di Universitas Alberta di Kanada mengatakan, bahwa ginseng akan melawan infeksi dengan cara yang sangat alami.

Ginseng tidak hanya bisa dimasukkan dalam minuman saja, namun bisa juga dimasukkan dalam bahan makanan lain, seperti sup atau bubur.


8. Makanan Mengandung Mineral Seng Tinggi.
Mineral seng juga sangat penting untuk menurunkan resiko penyakit pilek. Makanan yang mengandung seng tinggi akan meningkatkan aktifitas tubuh dalam melawan pilek.

Bahkan seng juga akan membantu proses regenerasi sel tubuh yang aktif untuk melawan berbagai zat asing seperti virus. Cara ini akan membantu tubuh lebih kuat ketika sedang pilek.

Beberapa jenis makanan yang sangat disarankan bagi oenderita pilek adalah udang, kepiting, kerang, tiram, daging kambing, sereal, keju, daging ayam, kacang mete, lentil, dan almond.

9. Makan Sup Atau Kaldu Ayam.
Saat sedang pilek, maka biasanya tidak bernafsu untuk makan, sehingga tubuh menjadi lebih lemah. Untuk mengatasi hal ini, maka bisa mencoba untuk makan sup atau sup kaldu tulang.

Sup telah menjadi makanan yang sangat penting ketika pilek bagi masyarakat Cina, Korea dan Jepang. Sup yang panas atau hangat sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Anda bisa menggunakan jenis sup sayuran yang berisi kaldu tulang atau ayam.

Kaldu yang dihasilkan dari tulang dan daging ayam bisa membantu mengatasi peradangan dan meningkatkan kinerja sel darah putih saat melawan infeksi.

Untuk mendapatkan hasil terbaik maka sangat disarankan untuk mencampur dengan sayuran penuh vitamin seperti daun bawang, wortel, atau kentang.

Sup kaldu tidak hanya sehat, tetapi juga bisa menjadi makanan untuk awet muda dan untuk terlihat makin cantik.

10. Istirahat Penuh.
Ketika anda pilek dan terpaksa harus tetap bekerja pada siang hari, maka cobalah untuk istirahat penuh dimalam hari. Tidur malam sangat baik untuk memulihkah kondisi dan membuat tubuh anda bisa memulihkan kekebalan tubuh.

Sementara jika anda kurang tidur, maka tubuh anda menjadi lemah dan mudah terkena infeksi. Istirahat pada malam hari adalah istirahat terbaik karena bisa membuat tenaga tubuh pulih kembali dan anda akan merasa segar pada saat bangun dipagi hari.

Jika anda mengalami kesulitan tidur, maka cobalah resep-resepnya disini.

11. Tidur Dengan Bantal Tinggi.
Ketika anda sedang pilek, maka hidung dan tenggorokan akan terasa tidak nyaman. Untuk mengatasi hal ini, maka setidaknya anda harus tidur dengan bantal yang tinggi. Posisi bantal yang tinggi akan membantu mengalirkan cairan dari hidung.

Cairan atau lendir yang keluar dari hidung akan membantu mengatasi infeksi dengan lebih cepat. Untuk itu jangan lupa menggunakan bantal yang tinggi dan pastikan semua kain dan selimut diatas tempat tidur juga bersih.

Jangan sesekali tidur dilantai secara langsung karena ada beberapa bahaya tidur tanpa kasur dilantai untuk kesehatan tubuh.

12. Mandi Dengan Air Hangat.
Mandi dengan air hangat sangat baik untuk orang yang sedang pilek. Ketika anda sedang pilek, maka tubuh anda menjadi tidak nyaman. Tidak mandi adalah kesalahan yang paling sering dilakukan, karena mandi air hangat justru bisa membantu badan menjadi lebih segar.

Selain itu uap yang dikeluarkan air panas dalam ruangan akan membantu mengeluarkan cairan atau lendir dari hidung. Jika anda bersin-bersin, maka ini menjadi pertanda yang baik. Tapi jangan terlalu sering mandai dengan air hangat, karena bisa menyebabkan bahaya mandi air hangat setiap hari.

13. Makan Telur.
Telur menjadi makanan terbaik saat anda sedang pilek. Telur mengandung protein dan asam amino yang sangat penting untuk melawan infeksi virus atau bakteri dalam tubuh.

Anda bisa mengkonsumsi telur ayam kampung atau jenis telur dari peternakan ayam organik. Anda bisa membuat telur rebus atau telur dadar yang digoreng dengan mentega.

Konsumsi telur juga akan membantu tubuh anda mendapatkan tenaga dan sumber nutrisi yang sangat penting. Jika Anda merasa tidak nafsu makan, maka telur akan menggantikan tenaga yang telah dikeluarkan dari tubuh.


14. Minum Jus Elderberry.
Ketika sedang pilek, maka sangat disarankan untuk mengkonsumsi jus elderberry. Elderberry merupakan buah ajaib dengan bentuk yang kecil dan berwarna ungu. Buah ini sangat mirip dengan buah anggur hanya ukurannya saja yang lebih kecil.

Buah ini mengandung karotenoid yang sangat penting untuk melawan infeksi. Kandungan vitamin C dalam buah ini juga bisa menjadi bahan antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh.


15. Minum Air Mineral Yang Cukup.
Ketika sedang pilek, maka usahakan untuk minum banyak air mineral. Air ini sangat penting untuk mencegah tubuh agar tidak terkena dehidrasi. Minum air mineral yang cukup akan membantu tubuh anda melawan penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Tubuh membutuhkan air mineral yang cukup, karena beberapa bagian tubuh kita memang membutuhkan air. Air juga akan membantu mengeluarkan cairan atau lendir dari tenggorokan dan hidung.

Kebiasaan ini juga bisa membantu agar tidak terkena bahaya akibat kurang minum air putih serta efek kekurangan air putih bagi tubuh.

16. Olahraga Ringan.
Pada saat terserang pilek, maka kebanyakan orang tidak mau keluar rumah. Hal ini merupakan tindakan yang benar dan tepap, karena bisa menghindari beberapa dampak buruk dari udara diluar rumah. Selain itu ketika pilek, maka tubuh anda juga membutuhkan istirahat.

Tetapi sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas South Carolina menunjukkan, jika bergerak atau melakukan latihan ringan saat terkena pilek, justru bisa mengurangi gejala dan infeksi.

Namun tentu saja hanya olahraga ringan seperti berjalan kaki selama 15 atau 20 menit saja. Selain itu tetap gunakan pelindung badan yang cukup untuk menghindari udara dingin dan virus. Anda cukup melakukan olahraga ringan untuk menghindari bahaya olahraga berlebihan.

17. Minum Susu.
Banyak orang yang mengatakan untuk tidak minum susu saat pilek. Hal ini disebabkan, karena susu bisa menyebabkan lendir tersumbat sehingga pilek tidak cepat sembuh.

Namun ternyata susu bisa menjadi minuman yang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Susu mengandung vitamin D yang sangat penting dalam melawan infeksi. Balita yang masih menyusu sebaiknya juga harus tetap diberi ASI.

Susu yang diberikan untuk anak-anak sebaiknya sesuai dengan jenis kebutuhan. Hindari jenis susu yang mengandung banyak lemak untuk orang dewasa. Ada berbagai khasiat susu sapi murni bagi kesehatan yang sangat menguntungkan.

18. Makanan yang Mengandung Omega 3 Tinggi.
Mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung bahan omega 3 sangat penting untuk orang yang sedang pilek. Omega 3 sangat penting dalam membangun kekebalan tubuh dan bisa melawan infeksi. 

Bahkan omega 3 juga bisa mengatasi berbagai jenis penyakit akibat peradangan termasuk pilek. Beberapa sumber makanan yang mengandung omega 3 tinggi seperti ikan salmon, ikan tuna, atau ikan makarel sangat baik untuk dikonsumsi.

Selain itu kandungan omega 3 dalam beberapa sumber nutrisi ini juga bisa menawarkan keuntungan lain, seperti peningkatkan memori otak dan melindungi kerusakan otak akibat faktor usia.

19. Mengkonsumsi Tiram.
Tiram bisa menjadi salah satu makanan yang sangat disarankan untuk dikonsumsi. Tiram merupakan makanan yang mengandung seng sangat tinggi, sehingga bisa membantu menyembuhkan pilek. 

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada membuktikan jika tiram akan mengurangi infeksi akibat pilek. Namun konsumsi tiram atau kerang bagi orang yang sedang pilek harus dimasak hingga benar-benar matang.

Menambahkan bahan bumbu seperti lada sangat disarankan untuk masakan tiram dan kerang. Hindari kerang atau tiram yang mentah karena bisa menyebabkan kondisi pilek menjadi lebih buruk atau bahaya makanan laut bagi kesehatan.


20. Minum Teh Licorice (Akar Manis).
Teh akar licorice sangat baik untuk orang yang sedang pilek. Teh akar licorice akan membantu melawan infeksi dan memecahkan lendir yang bersarang dibagian tenggorokan atau hidung.

Bahan ini juga sangat baik untuk membantu mengatasi pilek. Teh akar licorice (akar manis) sangat baik untuk meningkatkan kondisi tubuh saat pilek karena juga menurunkan demam. anda bisa mencoba membuat teh akar licorice dengan mencampurkan beberapa bahan seperti kayu manis, madu atau gula batu.



21. Buah Mengandung Vitamin C Cukup Tinggi.
Mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin C cukup tinggi juga sangat disarankan untuk membantu mengatasi pilek. Cara ini sangat baik untuk mengatasi berbagai masalah saat pilek seperti batuk dan sakit kepala.

Vitamin C akan menjadi antioksidan alami dan melawan berbagai sumber infeksi. Bahkan mengkonsumsi vitamin C juga sangat penting untuk menurunkan demam dalam waktu yang sangat cepat.

Beberapa buah yang mengandung vitamin C tinggi seperti jeruk, stroberi dan jenis buah lain, termasuk cabe (kandungan vitamin C pada cabe lebih tinggi daripada buah jeruk) sangat baik dikonsumsi ketika gejala awal pilek sudah muncul.

22. Sup Bawang Putih.
Makan sup yang mengandung bawang putih juga sangat baik untuk anda yang sedang pilek. Bawang putih mengandung beberapa senyawa alami seperti alisin dan sulfur yang akan mengatasi radikal bebas dan virus seperti penyebab pilek.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada membuktikan jika aroma dan rasa yang kuat dalam bawang putih memiliki khasiat yang sangat besar untuk mengatasi sumber infeksi. Perhatikan untuk mengkonsumsi sup bawang putih yang sudah dimasak.


Baca juga Asma - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.


23. Gunakan Bumbu Paprika Merah.
Jika anda ingin membuat beberapa makanan yang pedas dan segar maka gunakan paprika merah sebagai bumbu tambahan. Paprika merah sangat baik untuk melawan penyakit seperti pilek.

Paprika merah tidak hanya segar dan sedikit pedas tapi juga mengandung asam yang menjadi vitamin C. kandungan vitamin C alami dalam paprika merah sangat baik untuk mengatasi pilek karena akan meningkatkan perlawanan terhadap virus.


24. Makan Biji Adas.
Biji adas sangat baik untuk membantu menghilangkan pilek dengan cara yang sangat alami. Biji adas sangat baik untuk membantu menghilangkan lendir atau cairan dalam hidung atau tenggorokan.

Adas juga mengandung bahan yang bisa membantu menyembuhkan batuk dengan cara yang sangat alami. Adas memiliki rasa manis dan sedikit tajam ketika sudah dimasak.

Untuk membantu mengatasi pilek sebaiknya adas direbus sebentar kemudian dicampur dengan air dan sedikit madu. Campuran bahan ini akan membantu melawan pilek dengan cara yang sangat alami.



25. Mengkonsumsi Jamur.
Jamur bisa menjadi makanan yang sangat baik untuk membantu melawan pilek. Jamur mengandung beberapa sumber nutrisi termasuk mineral dan vitamin.

Beberapa jenis jamur yang sangat disarankan misalnya seperti jamur shiitake, enoki dan jamur tiram. Semua jenis jamur yang berwarna putih sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Jamur bisa membantu memulihkan kondisi tubuh karena mengandung nutrisi seperti vitamin B, serat dan juga mineral kalium. Bahkan beberapa jenis jamur ini mengandung antioksidan alami yang bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat.

26. Minum Yogurt.
Yogurt sangat penting untuk orang yang sedang pilek. Yogurt adalah minuman yang diolah dari susu dengan bahan tambahan bakteri. Kemudian bakteri ini akan menjadi probiotik yang bisa melawan infeksi dalam tubuh.

Yogurt juga sangat baik untuk memelihara kesehatan dan menjaga agar tubuh anda memiliki kekebalan tubuh yang baik. Pastikan anda memilih jenis yogurt alami yang tidak mengandung bahan tambahan seperti pemanis buatan. Yogurt juga sangat baik untuk orang yang pilek disertai dengan beberapa penyakit lain seperti ISPA atau asma.


27. Gunakan Aroma Bawang.
Bawang yang selama ini hanya kita kenal sebagai salah satu dari rempah-rempah yang biasa digunakan untuk bumbu masakan ternyata juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi pilek.

Bawang-bawangan mengandung beberapa senyawa alami seperti alisin dan sulfur yang bisa mengatasi radikal bebas dan virus seperti penyebab pilek.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada membuktikan jika aroma dan rasa yang kuat dalam bawang putih memiliki khasiat yang sangat besar untuk mengatasi sumber infeksi

Aroma Bawang-Bawangan (bawang daun, merah, puith) dapat berfungsi sebagai katalis dalam mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung.

Caranya, letakkan bawang dibawah lubang hidung, kemudian hirup aromanya berulang-ulang selama sekitar ± 5 menit.

28. Terapi Uap Tradisional.
Salah satu terapi tradisional yang dipercaya ampuh untuk mengatasi pilek adalah terapi uap, yaitu menguapi wajah dengan uap dari air panas hingga berkeringat.

Caranya adalah masukan air panas kedalam wadah semacam baskom, gunakan handuk untuk menutupi kepala anda, dan tempatkan wajah anda diatas baskom tersebut. Agar hasilnya lebih optimal, anda bisa mencampurkan minyak kayu putih, kunyit, jahe atau rempah-rempah lainnya.

Berikut ini tahapannya, sediakan handuk atau kain yang cukup tebal, ambil wadah semacam baskom, kemudian diisi dengan air panas, masukan kayu putih, kunyit, jahe, atau rempah lainnya, diamkan 5 - 10 menit.

Letakan air hangat yang sudah dicampur dengan rempah-rempah tepat dibawah wajah anda (posisi menunduk), tutup kepala anda dengan handuk atau kain tebal, lakukan selama 15 - 30 menit.




29. Gunakan Aroma Mentol / Mint.
Salah satu cara yang bisa dipergunakan untuk mengatasi pilek adalah menghisap aroma mentol atau mint. Aroma mentol / mint ini cukup efektif untuk menghilangkan sumbatan dalam hidung, sehingga anda bisa bernafas melalui hidung dengan lega.

Caranya mudah, anda hanya perlu mengoleskan minyak kayu putih atau balsam didekat lubang hidung, tenggorokan dan dibagian dada anda.

30. Konsumsi Cabai / Makanan Yang Mengandung Cabai.
Capsaicin adalah sebuah senyawa kimia yang terkandung dalam cabai yang dipercaya dan sudah terbukti efektif membantu membersihkan rongga hidung.

Selain itu cabai juga mengandung vitamin C yang tinggi, bahkan lebih tinggi daripada kandungan vitamin C ada dalam buah jeruk. kandungan vitamin C alami dalam cabai sangat baik untuk mengatasi pilek karena akan meningkatkan perlawanan terhadap virus.

Ketika pilek mulai menyerang, maka cobalah mengkonsumsi makanan yang pedas atau mengandung cabai. Tapi jangan terlalu banyak cabainya.


31. Konsumsi Rempah Yang Rasanya Hangat.
Selain dengan menggunakan cara-cara yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda juga bisa mencoba mengkonsumsi rempah-rempah yang rasanya hangat seperti, temu kunci (mengandung senuawa flavonoid yang juga dapat berfungsi sebagai anti virus dan antibakteri), lengkuas (mengandung senyawa saponin yang berfungsi juga sebagai antibakteri dan senyawa galangol yang dapat merangsang semangat dan menghangatkan tubuh), dan lempuyang (mengandung senyawa gingerol, zat pedas yang bersifat anti-koagulan, flavonoid, yang bisa bertindak sebagai antivirus dan anti bakteri).

Untuk keperluan ini anda bisa mengolah rempah-rempah tersebut untuk dijadikan sirup atau merebusnya, boleh dimaniskan dengan madu atau gula Jawa.




32. Campuran Jahe Dan Madu.
Anda tentu tahu bagaimana luar biasanya manfaat madu. Selain rasanya yang manis dan enak, madu juga kaya akan manfaat diantaranya, bermanfaat untuk mengatasi penyakit pilek.

Caranya, sediakan 2 ruas jahe, kemudian parut, peras, campur dengan madu. Minum 3 kali sehari, pagi ± ½ jam sebelum sarapan, sore , dan malam hari sebelum tidur.

33. Obat Dokter.
Jika anda sudah mencoba berbagai cara alami untuk menyembuhkan pilek, dan sama sekali tidak merasakan perubahan, maka obat dokter bisa menjadi solusi terbaik. Pilek yang sudah berlangsung lebih dari empat hari menandakan bahwa tubuh anda mungkin memiliki kekebalan tubuh yang buruk.

Beberapa jenis obat yang sering diberikan oleh dokter untuk mengatasi pilek termasuk golongan antibiotik, parasetamol (untuk menurunkan demam), ibuprofen dan beberapa jenis obat batuk. Semua obat ini akan diberikan berdasarkan kondisi tubuh anda. Jika sudah minum obat dan tidak segera sembuh atau tidak ada perubahan, mungkin anda harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Pencegahan Pilek (Salesma)
Satu-satunya cara efektif untuk mencegah pilek adalah dengan mencegah penularan virus secara fisik. Tindakan pencegahan tersebut termasuk mencuci tangan dan memakai masker penutup muka.

Di lingkungan pusat pelayanan kesehatan, jubah dan sarung tangan sekali pakai juga dikenakan. Mengisolasi orang yang terkena pilek tidak mungkin dilakukan, karena penyakit tersebut dapat menyebar kemana-mana dan gejalanya pun tidak spesifik.

Vaksinasi terbukti sulit untuk mencegah penularan, karena terlalu banyak virus yang dapat menyebabkan pilek dan virus-virus tersebut mengalami perubahan yang sangat cepat.

Pengembangan vaksin pencegah pilek yang sangat ampuh juga sepertinya tidak mungkin dilakukan.

Mencuci tangan secara teratur mengurangi penularan virus selesma dan hal tersebut merupakan metode pencegahan yang paling efektif pada anak-anak.

Belum diketahui apakah menggunakan atau tidak menggunakan zat antivirus atau antibakteri pada saat mencuci tangan bisa mampu meningkatkan faedah mencuci tangan.

Tidak ada bukti cukup untuk memastikan bahwa tindakan pencegahan dengan cara menjauhi penderita selesma atau pilek secara fisik atau dalam pergaulan dapat berguna.

Konsumsi suplemen seng mungkin efektif guna mengurangi frekuensi seseorang terserang pilek. Konsumsi suplemen vitamin C secara rutin tidak dapat mengurangi resiko keparahan pilek tersebut. Vitamin C mungkin mengurangi lamanya pilek.

Jika anda keluar atau ada anggota keluarga yang terkena pilek, maka gunakan masker untuk melindungi saluran pernafasan atas. Masker bisa menutupi kemungkinan virus menyebar lewat udara.

Namun anda harus tetap memperhatikan kebersihan masker seperti dengan cara sering berganti masker.

Usahakan untuk selalu sering mencuci tangan terlebih jika anda menggunakan fasilitas umum. Mencuci tangan akan mengurangi bakteri atau virus yang berada ditangan dan bisa masuk kesaluran mukosa.

Hindari terlalu sering memegang wajah atau memasukkan jari kehidung. Terlalu sering memegang wajah atau hidung akan membuat penularan virus penyebab pilek mudah masuk ke saluran hidung atau saluran pernafasan atas.

Hindari merokok. Rokok akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh anda menjadi lebih mudah terkena infeksi penyakit.

Merokok juga akan menghancurkan kemampuan silia dalam menyaring sumber penyebab penyakit termasuk virus dan bakteri. Selain itu rokok juga menyebabkan resiko penyakit lain seperti kanker, jantung dan penyakit kronis lain.

Hindari berbagi perlengkapan makan dengan orang lain. Ketika anda menggunakan perlengkapan makan, maka gunakan perlengkapan yang benar-benar sudah bersih.

Jangan berbagi makanan dalam satu tempat dengan orang yang terkena pilek, karena memudahkan penularan.

Hindari berbagi perlengkapan mandi dengan orang lain. Perlengkapan mandi bisa menjadi perantara penularan pilek yang sangat cepat. Hal ini harus dihindari tidak hanya mencegah penyakit pilek juga penyakit kulit lain.

Jangan merasa stres atau tertekan secara berlebihan. Perasaan tertekan atau stres berlebihan bisa menyebabkan kondisi tubuh anda menjadi lebih lemah. Hal ini juga bisa menyebabkan penyakit lain yang sering menyerang akibat sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Usahakan untuk selalu istirahat dengan baik. Tidur cukup akan membantu tubuh melawan infeksi dan mencegah penyakit yang mudah menular. Cara ini juga bisa membantu tubuh anda agar lebih produktif dan merasa nyaman saat melakukan berbagai kegiatan.

Memperhatikan gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mencegah penyakit pilek. Selain itu melakukan usaha pencegahan sangat penting karena pilek mudah menular dan sangat umum. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja.
Baca juga Bisul - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya.

Demikianlah informasi tentang pilek, sebab, gejala, dan pengobatannya yang bisa saya sampaikan kepada anda. Semoga bermanfaat. Amin.

Referensi:
Dari berbagai sumber
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: