IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Minggu, 23 April 2017

52 Mafaat Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan


Pepaya merupakan tanaman atau buah-buahan yang sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya didaerah dimana saya tinggal saat ini, yaitu  Jawa Tengah.
Hampir setiap orang menyukai buah ini, baik anak kecil ataupun orang dewasa.

Buah yang sudah matang dari pepaya ini sangat enak dikonsumsi saat cuaca panas, cukup dibelah jadi beberapa bagian, kemudian dibuang bijinya, maka sudah bisa langsung disantap. Tetapi kalau dikonsumsi terus-menerus setiap hari sih, ya bosan juga. Setidaknya, itulah yang saya alami. He he he! Baca juga 18 Manfaat Bangle Untuk Kesehatan.

Buah pepaya sudah bisa dikonsumsi sejak masih pentil, yaitu bentuk buah yang masih kecil. Kalau dikeluarga saya, pentil pepaya ini dikonsumsi dengan cara direbus utuhan bersama kulitnya sampai empuk, kemudian dinikmati dengan sambal kacang. Rasanya sih agak pahit, tetapi enak.

Bahkan daun pepaya muda yang masih segar juga bisa dijadikan lalap yang lezat untuk coel sambal, namun untuk itu harus dimakan bersama-sama dengan daun jambu mete (jambu monyet) muda yang masih segar. Ajaib, benar-benar ajaib, bila dua daun itu dimakan secara bersama-sama, maka rasa pahit dari daun pepaya akan hilang sama sekali dan berganti rasa menjadi sangat lezat.

Ini bisa anda buktikan sendiri. Kalau kebetulan didekat kediaman anda ada pohon pepaya dan pohon jambu mete (jambu monyet), maka petik saja kedua daun pohon tersebut, lalu kunyahlah kedua-duanya secara berbarengan, maka anda bisa merasakan kelezatannya.

Di Indonesia buah pepaya ini sangat melimpah, hampir disetiap pasar tradisonal bisa dijumpai penjual buah pepaya, baik yang masih mentah ataupun yang sudah matang. Buah pepaya mentah kebanyakan dijadikan bahan campuran sayuran atau dijadikan manisan, sedang yang matang kebanyakan dikonsumsi lansung atau dibuat campuran es buah atau koktail buah.

Dibeberapa daerah di Indonesia sering dijadikan campuran sayur asem, yaitu sayur bening tanpa minyak. Sayur asem ini sangat cocok apabila dikonsumsi dengan nasi hangat dan pecak ikan panggang. Rasanya benar-benar nikmat, apalagi dikonsumsi saat makan siang, sehingga ingin nambah lagi dan nambah lagi. Hem, sedap! He he he!

Berikut ini saya sajikan untuk anda resep sayur asem ala BiriBisi yang sedap dan nikmat:

Resep Sayur Asem

Bahan:
100 gram pepaya muda, potong-potong
50 gram melinjo
50 gram daun melinjo
5 batang kacang panjang, potong-potong
4 lembar kol, buang bagian kerasnya, potong-potong
2 sendok makan kacang tanah
2 liter air
1 buah jagung manis, potong jadi 3 bagian
½ buah labu siam, potong bentuk dadu
½ batang terong, potong-potong

Bumbu halus:
6 butir kemiri
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 buah cabe merah
2 sendok teh asam jawa
1 sendok makan gula merah
½ sendok teh terasi
Garam secukupnya

Bumbu kasar:
2 lembar daun salam
2 sendok gula merah
1 ruas jari lengkuas, memarkan

Cara Membuat:
Masak air hingga mendidih, masukkan dahulu bahan atau sayuran yang keras seperti pepaya, jagung, melinjo dan kacang tanah, rebus hingga lunak.
Masukkan bumbu yang telah dihaluskan, daun salam dan lengkuas, tunggu sampai mendidih.
Masukkan sisa sayuran yang belum dimasukkan. Cicipi.
Tambahkan bila kurang, garam atau asam jawa agar lebih segar, tetapi jangan sampai terlalu asam.
Angkat dan sajikan.
Selamat mencoba!
16 Manfaat Wortel Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

 Pepaya (Kates, Gandul)
Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "kat├Ęs atau gandul" dan dalam bahasa Sunda disebut "gedang".

Pohon pepaya umumnya tidak bercabang atau bercabang sedikit, tumbuh hingga setinggi 5–10 m dengan daun-daunan yang membentuk serupa spiral pada batang pohon bagian atas. Daunnya menyirip lima dengan tangkai yang panjang dan berlubang di bagian tengah. Bentuknya dapat bercangap ataupun tidak. Pepaya kultivar biasanya bercangap dalam.

Pepaya adalah monodioecious' (berumah tunggal sekaligus berumah dua) dengan tiga kelamin: tumbuhan jantan, betina, dan banci (hermafrodit). Tumbuhan jantan dikenal sebagai "pepaya gantung", yang walaupun jantan kadang-kadang dapat menghasilkan buah pula secara "partenogenesis". Buah ini mandul (tidak menghasilkan biji subur), dan dijadikan bahan obat tradisional. Bunga pepaya memiliki mahkota bunga berwarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan pada tumbuhan jantan tumbuh pada tangkai panjang. Bunga biasanya ditemukan pada daerah sekitar pucuk.

Bentuk buah bulat hingga memanjang, dengan ujung biasanya meruncing. Warna buah ketika muda hijau gelap, dan setelah masak hijau muda hingga kuning. Bentuk buah membulat bila berasal dari tanaman betina dan memanjang (oval) bila dihasilkan tanaman banci. Tanaman banci lebih disukai dalam budidaya karena dapat menghasilkan buah lebih banyak dan buahnya lebih besar. Daging buah berasal dari karpela yang menebal, berwarna kuning hingga merah, tergantung varietasnya. Bagian tengah buah berongga. Biji-biji berwarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir (pulp) untuk mencegahnya dari kekeringan. Dalam budidaya, biji-biji untuk ditanam kembali diambil dari bagian tengah buah.

Kelamin jantan pepaya ditentukan oleh suatu kromosom Y-primitif, yang 10% dari keseluruhan panjangnya tidak mengalami rekombinasi. Suatu penanda genetik RAPD juga telah ditemukan untuk membedakan pepaya berkelamin betina dari pepaya jantan atau banci.

Varietas Tanaman Pepaya
Varietas pepaya bermacam-macam karena berbeda-beda pemanfaatan dan selera konsumen.

Pepaya Solo
Ini adalah pepaya kultivar hibrida unggul dari Hawaii. Buahnya kecil-kecil dan disukai oleh konsumen barat.

Pepaya Callina
Pepaya ini adalah adalah salah satu varietas pepaya hasil pemuliaan oleh tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT)[5] di Institut Pertanian Bogor. Namun, di pasaran pepaya ini lebih dikenal dengan sebutan "pepaya california" sehingga tidak heran banyak orang terkecoh dan mengira bahwa pepaya ini termasuk buah impor.

Pepaya Bangkok
Pepaya bangkok diintroduksi dari Thailand. Permukaan buahnya tidak rata dan kulit luarnya relatif tipis, sehingga sulit dikupas. Kelebihannya, dagingnya manis dan berair. Buahnya berukuran besar.

Lain-Lain
Selain itu terdapat pula pepaya hias yang warna daun atau tangkai daunnya ungu. Pepaya ini ditanam lebih untuk penampilannya dalam memperindah taman. Di Dataran Tinggi Dieng dikenal produk mirip pepaya yang dikemas dan disebut "carica". Jenis ini menyukai daerah dingin untuk produksi buah secara optimal.

Ragam Manfaat Buah Pepaya
Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran. Daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah. Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. 

Daun pepaya muda dimakan sebagai lalap (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Daun pepaya juga berkhasiat obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menambah nafsu makan. Oleh sebagian orang di Indonesia, bunga pepaya (gandul) lanang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan.

Getah pepaya (dapat ditemukan di batang, daun, dan buah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.

Untuk memproduksi papain, bahan baku yang perlu dipersiapakan adalah getah pepaya. Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya, sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.

Pengambilan Getah Buah Pengambilan getah buah dilakukan pada buah yang sudah berumur 2.5-3 bulan. Buah yang sedang dalam masa penyadapan harus tetap tergantung pada batang pokoknya. 

Penyadapan dilakukan sampai tujuh kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar 28 hari. Waktu yang tepat untuk menyadap adalah pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari sebelum matahari terbenam.

Pepaya juga memiliki banyak manfaat yang lain, karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar. Di beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkoang, nanas, apel, belimbing, jambu air.

Getah buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bisa diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri. Pada pengobatan herbal pepaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.

Manfaat Biji Pepaya
Dokter Wahyu Triasmara menjelaskan bahwa biji buah pepaya bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL (lipoprotein densitas tinggi). 

Biji pepaya memiliki efek hipolipidemia untuk terapi hiperlipidemia yang disebabkan oleh kadar lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi karena ekstrak biji tersebut berisi kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, antrakuinon, dan antosianin. 

Menurutnya biji pepaya dapat dikonsumsi dengan cara diblender dan disajikan seperti membuat jus, atau pun dengan cara diseduh seperti menyeduh kopi setelah terlebih dahulu dikeringkan dan diblender.

Hama Dan Penyakit
Hama yang umum menyerang tanaman pepaya antara lain kutu putih dan tungau Tetranychus sp. sedangkan penyakit yang umum menyerang antara lain antraknosa, busuk akar, busuk pangkal batang, bercak daun.[9] Kutu putih pepaya Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan hama baru yang menjadi masalah penting pada pertanaman pepaya di Indonesia. 

Serangga ini diketahui keberadaannya pertama kali pada bulan Mei 2008 pada tanaman pepaya di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Kutu putih pepaya P. marginatus adalah hama penting di Indonesia yang memiliki daya rusak tinggi.

Manfaat lain dari buah pepaya yang sangat umum diketahui orang adalah untuk melancarkan pencernaan dan BAB. Pepaya adalah jenis tanaman buah yang banyak dipelihara. Pohon pepaya sering sekali dijumpai dipekarangan rumah warga di Indonesia. Buah pepaya sudah bisa dikonsumsi sejak dari pentilnya, yaitu buah pepaya yang masih muda dan berukuran kecil sampai yang sudah matang. Baca juga 42 Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Kandungan Gizi Dan Nutrisi Buah Pepaya
Satu buah pepaya berukuran sedang mengandung sekitar 120 kalori, 30 gram karbohidrat (yang terdiri dari 5 gram serat dan 18 gram gula), dan 2 gram protein. Selain itu buah pepaya juga mengandung vitamin C cukup tinggi, kandungan tersebut mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian anda sebesar 22-24 %.
Berikut ini data kandungan nutrisi buah pepaya:
- Vitamin A
- Vitamin B
- Vitamin C
- Vitamin E
- Vitamin K
- Asam folat
- Magnesium
- Tembaga
- Asam pantotenat
- Fiber.3
- Alfa
- Beta karoten
- Lutein
- Zeaxanthan
- Kalsium
- Kalium
- Lycopene (antioksidan yang sering dikaitkan dengan manfaat tomat).

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

√1. Melancarkan Pencernaan Dan Mencegah Wasir.
Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung, gangguan pencernaan lainnya, seperti susah buang air besar dan lain-lain, juga sangat efektif untuk mencegah wasir. 

Penelitian membuktikan bahwa kandungan papain yang ada dalam buah pepaya dapat membunuh parasit dalam usus yang mengganggu aktivitas pencernaan.

√2. Menjaga Kesehatan Ginjal
Selain buahnya, biji pepaya juga mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan. Biji pepaya mengandung flavonoid dan phenotic, yaitu sebuah zat aktif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan ginjal, sehingga mengkonsumsi buah pepaya secara rutin dan teratur dapat menjaga kesehatan ginjal.

√3. Baik Untuk Penderita Diabetes
Meskipun Pepaya memiliki rasa yang manis, namun pepaya termasuk buah-buahan yang baik untuk penderita diabetes.

√4. Anti Inflamasi (Anti Peradangan).
Didalam buah pepaya terdapat kndungan papain dan chymopapain yang bisa meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Karena adanya kandungan inilah kemudian buah pepaya dapat dimanfaatkan untuk membantu penyembuhan berbagai luka dikulit, psoriasis dan berbagai penyakit kulit lainnya.

√5. Mencegah penuaan dini.
Kandungan antioksidan di dalam pepaya bermanfaat menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai masalah dikulit, misalnya seperti flek, keriput, dan sebagainya.

√6. Mencegah Mipertensi.
Kandungan kalium yang cukup tinggi dalam pepaya berguna untuk mengontrol natrium. Karena itu mengkonsumsi buah pepaya secara rutin dan teratur sangat bermanfaat dalam membantu menjaga tekanan darah dan meningkatkan kewaspadaan mental.

√7. Menyehatkan Mata.
Kandungan vitamin A pada buah pepaya dapat membantu untuk meningkatkan penglihatan. Mengkonsumsi 3 porsi buah pepaya per hari atau lebih dapat menjaga penglihatan tetap normal, serta dapat menurunkan penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang tua.

√8. Meningkatkan Sistem Imun.
Buah pepaya dapt membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bisa terjadi karena adanya kandungan beta-karoten dalam buah pepaya. Bata karoten dibutuhkan agar kinerja tubuh dapat berfungsi dengan baik, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

√9. Mencegah Flu, Dan Pilek.
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah pepaya akan membantu untuk mencegah tubuh dari infeksi, pilek dan flu.

√10. Mencegah Kanker Usus.
Serat pepaya memiliki kemampuan untuk mengikat racun dan mengeluarkannya dari dalam usus besar. Dengan demikian, suka mengkonsumsi buah pepaya dapat membuat usus besar tetap sehat, sehingga mengurangi resiko terjadinya kanker usus.

√11. Menyehatkan tulang.
Kekurangan asupan vitamin K banyak dikaitkan dengan resiko yang lebih tinggi pada masalah patah tulang. Pepaya mengandung vitamin K yang cukup, sehingga mengkonsumsi buah pepaya secara rutin dan teratur dapat menjaga kesehatan tulang.

√12. Mencegah Penyakit Jantung.
Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium, merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim papain pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung.

√13. Mencegah Stroke.
Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah pepaya dapat mencegah oksidasi kolesterol dan dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

√14. Sembelit.
Karena adanya kandungan serat dalam buah pepaya, maka buah lezat yang satu ini sangat cocok jika digunakan sebagai obat pencahar alami. Jadi mengkonsumsi buah pepaya sangat bermanfaat bagi pencernaan, sehingga bisa terhindar dari kesulitan BAB.

√15. Mencegah Degenerasi Makular.
Degenerasi makular adalah penyakit kronis pada mata, karena kerusakan pada bagian pusat retina, sehingga mengganggu fokus penglihatan pada mata.

Senyawa eaxanthin, antioksidan yang ditemukan dalam pepaya akan menyaring sinar cahaya biru berbahaya, ia diperkirakan berperan protektif dalam kesehatan mata, sehingga mata bisa terhindar dari degenerasi makular.

√16. Mempercepat Penyembuhan Luka.
Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.

√17. Merdakan Gangguan Pernafasan.
Jika seseorang menderita batuk, bronkitis dan sesak napas, maka makan buah pepaya akan dapat membantu untuk meredakan gangguan-gangguan tersebut. Hal ini karena pepaya mengandung lateks yang bermanfaat untuk memberikan bantuan dalam meredakan gangguan pernapasan.

√18. Mengurangi Berat Badan.
Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik.

√19. Menghilangkan Sel Kulit Mati
Mengkonsumsi pepaya secara rutin dan teratur baik untuk menjaga kesehatan kulit, karena pepaya mengandung vitamin A dan papain yang dapat membantu untuk menghilangkan sel kulit mati. 

√20. Mencerahkan Kulit Dan Mencegah Timbulnya Jerawat.
Daging buah pepaya yang berfermentasi membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.

√21. Mengencangkan Payudara.
Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan, sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.

√22. Membesarkan Alat Vital Pria.
Kandungan enzim arginine yang disimpan dalam buah pepaya berkemampuan dalam hal mendongkrak aliran darah pada areal Mr. P. Arginine mendongkrak produksi asam nitrat dalam tubuh untuk merileksasikan otot-otot di sekitar pembuluh darah, alhasil Mr. P akan membesar secara signifikan seiring banyaknya enzim arginine yang masuk ke dalam tubuh. Baca juga 35 Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

√24. Meminilasir Resiko Kerusakan Mata.
Jika anda orang yang terus bertatapan dengan layar kaca tiap harinya, penuhi kebutuhan vitamin A agar mata tetap sehat dan segar. Caranya yaitu rutin mengkonsumsi daging pepaya pada jam-jam tertentu, misalnya sehabis makan atau waktu istirahat. Dengan demikian risiko mata mengalami kerusakan semakin kecil.

√25. Menangkal Radikal Bebas.
Jika tubuh terserang radikal bebas, maka kulit akan mengalami beragam masalah, seperti keriput dan lain-lain. Untuk itu jika anda tidak ingin terlihat tua di usia muda, maka rajin-rajinlah makan buah pepaya karena kandungan antioksidannya mampu menangkal radikal bebas.

√26. Obat Bekas Gigitan Ular Berbisa.
Jika ada yang terkena gigitan ular berbisa, maka perlu penanganan sesegera mungkin, siapkan 5 ruas jari akar pepaya, bersihkan, lalu tumbuk sampai halus, kemudian balurkan pada kulit yang tergigit. Setelah itu dibalut menggunakan kain lap, ganti 2 kali sehari.

√27. Obat Kulit Melepuh (Luka Bakar).
Kulit melepuh (luka bakar) bisa terjadi karena terbakar atau terkena knalpot motor yang panas atau yang lainnya. Jika hal itu terjadi, maka segera obati dengan getah pepaya. Caranya, petik buah pepaya muda, gores-gores kulitnya, kemudian kumpulkan getahnya, lalu oleskan pada kulit yang melepuh secara merata, diamkan seharian. Apabila kulit yang melepuh terlalu lebar, maka parutlah buah pepaya muda beserta kulitnya, kemudian balurkan pada kulit tersebut.

√28. Obat Demam Dan Malaria.
Ambil selembar daun pepaya, tumbuk hingga memenuhi ½ gelas. Tuangkan air sebanyak ¾ gelas, lalu masukkan garam, peras, saring. Minum 3 kali sehari. Pengobatan ini bisa anda lakukan minimal 5 hari berturut-turut dalam seminggu.


√29. Obat Penambah Nafsu Makan.
Pepaya juga bisa untuk mengatasi tidak nafsu makan. Caranta petik 1 lembar daun pepaya, cuci dan lumatkan sampai halus, tambahkan air sebanyak ¼ gelas, peras, saring, beri sedikit garam. Minum habis sekaligus.

√30. Obat Flu.
Petik 2 lembar daun pepaya muda, lumatkan, tuangkan air, peras, saring, tambahkan sedikit garam. Untuk anak-anak, minum 2 kali sehari ½ gelas, sedangkan untuk dewasa 4 kali sehari ½ gelas.

√31. Obat Sakit Gigi.
Untuk mengobati sakit gigi, anda hanya perlu menempelkan getah pepaya pada gigi yang sakit menggunakan kapas. Lakukan hingga semua bakteri terbunuh dan rasa sakit gigi mereda.

√32. Mengatasi Rambut Beruban. (a) Gongseng 30 biji pepaya, tumbuk sampai halus, campurkan dengan 1 sendok minyak kelapa, gosokkan pada kulit kepala yang beruban.
(b) Jemur 2 sendok makan biji pepaya sampai kering, sangrai sampai hangus, tumbuk sampai halus, campurkan sedikit minyak kelapa, aduk rata. Oleskan pada kulit kepala yang sudah dikeramas. Gunakan sebelum tidur.


√33. Mengatasi Cacing gelang. (a) 2 sendok makan biji pepaya, giling halus, seduh dengan ½ cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum hangat-hangat ½ jam sebelum sarapan, 1 kali sehari.
(b) 2 sendok biji pepaya, lumatkan, seduh dengan ½ gelas air panas, beri 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat sebelum sarapan pagi, sekali sehari.


√34. Mengobati Jengkolan. Setengah tankai daun pepaya, 10 lembar daun kacang panjang, 6 tangkai daun singkong. Tumbuk semua bahan hingga halus, tambahkan ½ cangkir air masak, peras, saring, tambahkan 1 sendok madu, Minum 2 kali sehari.



√35. Mencegah Demam Nifas.
Sehelai daun pepaya muda dicuci, diiris-iris, direbus dengan gula aren dan segelas air sampai tinggal setengahnya. Minum sekaligus, segera setelah melahirkan selama 2 hari berturut-turut.


√36. Melancarkan Kencing Dan Mengeluarkan Batu Ginjal.
3 jari akar pepaya dipotong-potong, rebus dengan 4 gelas air sampai tersisa setengahnya, dinginkan, saring, bagi 3. Minum 3 kali sehari,⅓ bagian. Boleh ditambah madu.

√37. Mengobati Hipertensi. Parut sebuah pepaya muda, peras. Minum airnya 2 kali sehari. Lakukan selama 3 hari dan jaga makan.

√38. Mengobati Keputihan. Sehelai daun pepaya dicuci, iris halus, 50 gram akar alang-alang, potong kecil, 15 gram pulasari. Rebus dengan 1,5 liter air, didihkan, saring. Minum sekali sehari, sebanyak 1 gelas.



√39. Mengatasi Diare. Keringkan 1 genggam biji pepaya, tumbuk halus. Seduh seperti menyeduh teh. Minum 3 kali sehari, 1 gelas.

√40. Menghilangkan Jerawat.
Jemur 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua, lumatkan sambil diberi air, peras, saring. Oleskan air saringannya pada jerawat.
 √41. Melancarkan Haid.
2 helai daun pepaya dicuci, ditumbuk halus sambil diberi ¼ gelas air, peras, saring, beri sedikit garam. Minum sekaligus 1 kali sehari.

√42. Melancarkan ASI. Beberapa helai daun pepaya dicuci, panggang diatas api sampai layu. Tempelkan diseputar puting payudara dalam keadaan hangat.

√43. Digigit Serangga Berbisa.
5 jari akar pepaya dicuci, lumatkan. Tempelkan pada bagian yang sakit, balut / perban.

√44. Mengobati susuban / Mengeluarkan Susub (Benda Kecil Yang Menancab Pada Kulit Tubuh).
Beberapa daun pepaya dicuci, lumatkan, beri garam. Tempelkan pada kulit yang terkena susub (benda kecil, seperti pecahan kaca, duri, dan lain-lain yang menancab pada kulit), balut. Susub akan keluar dan luka akan mengering.

√45.Mengobati Kutil Dan Luka Kecil. Oleskan getah pepaya pada kutil atau luka kecil setiap 3 jam sekali.

√46. Tumit Pecah-Pecah.
Getah pepaya muda digosokkan ke tumit yang pecah-pecah, biarkan ¼ jam, lalu cuci. Lakukan sekali sehari. Baca juga 31 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Demikianlah uraian mengenai khasiat dan manfaat pepaya untuk kesehatan dan kecantikan yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Referensi:
Dari berbagai sumber.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: