IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Rabu, 26 April 2017

17 Manfaat Eceng Gondok Untuk Kesehatan


Mungkin anda sudah mengenal tanaman ini, yaitu tanaman yang sering dilihat hidup mengapung dikolam peternakan ikan, sungai, dan rawa-rawa, namanya adalah Eceng gondok atau enceng gondok (Latin:Eichhornia crassipes).


Didaerah saya tanaman ini sering dijadikan bahan utama pembuatan kelasa (tikar). Dulu, sebelum adanya tikar dari bahan plastik tikar dari bahan tanaman enceng gondok ini sempat merajai pasar tikaran didaerah-daerah. Namun kini keberadaan tikar dari bahan enceng gondok ini sudah sulit dijumpai, hanya toko tertentu saja yang masih menjajakannya, padahal sebetulnya tikar enceng gondok ini lebih enak digunakan dibanding tikar plastik, karena lebih empuk, bisa menyerap keringat, dan lebih hangat. Baca juga 16 Manfaat Wortel Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Tanaman Eceng Gondok - BiriBisi
Tanaman enceng gondok adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung, tumbuh berumpun, tinggi 4 – 8 cm, dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Eceng gondok mempunyai nama ilimiah Eichhornia crassipes. Ia tidak mempunyai batang.

Daunnya tunggal dan berbentuk oval. Ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau. Bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk tabung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna hitam. Buahnya kotak beruang tiga dan berwarna hijau. Akarnya merupakan akar serabut.

Habitat Tanaman Eceng Gondok
Eceng gondok tumbuh di kolam-kolam dangkal, tanah basah dan rawa, aliran air yang lambat, danau, tempat penampungan air dan sungai. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan perubahan yang ekstrem dari ketinggian air, arus air, dan perubahan ketersediaan nutrien, pH, temperatur dan racun-racun dalam air. 

Pertumbuhan eceng gondok yang cepat terutama disebabkan oleh air yang mengandung nutrien yang tinggi, terutama yang kaya akan nitrogen, fosfat dan potasium (Laporan FAO). Kandungan garam dapat menghambat pertumbuhan eceng gondok seperti yang terjadi pada danau-danau di daerah pantai Afrika Barat, di mana eceng gondok akan bertambah sepanjang musim hujan dan berkurang saat kandungan garam naik pada musim kemarau.

Dampak Negatif Tanaman Eceng Gondok
Kolam yang dipenuhi eceng gondok yang sedang berbunga
Akibat-akibat negatif yang ditimbulkan eceng gondok antara lain:

  • Meningkatnya evapotranspirasi (penguapan dan hilangnya air melalui daun-daun tanaman), karena daun-daunnya yang lebar dan serta pertumbuhannya yang cepat.
  • Menurunnya jumlah cahaya yang masuk kedalam perairan sehingga menyebabkan menurunnya tingkat kelarutan oksigen dalam air (DO: Dissolved Oxygens).
  • Tumbuhan eceng gondok yang sudah mati akan turun ke dasar perairan sehingga mempercepat terjadinya proses pendangkalan.
  • Mengganggu lalu lintas (transportasi) air, khususnya bagi masyarakat yang kehidupannya masih tergantung dari sungai seperti di pedalaman Kalimantan dan beberapa daerah lainnya.
  • Meningkatnya habitat bagi vektor penyakit pada manusia.
  • Menurunkan nilai estetika lingkungan perairan.
Baca juga 42 Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Penanggulangan Tanaman Eceng Gondok
Karena eceng gondok dianggap sebagai gulma yang mengganggu maka berbagai cara dilakukan untuk menanggulanginya. Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya antara lain:
Menggunakan herbisida
Mengangkat eceng gondok tersebut secara langsung dari lingkungan perairan
Menggunakan predator (hewan sebagai pemakan eceng gondok), salah satunya adalah dengan menggunakan ikan grass carp (Ctenopharyngodon idella) atau ikan koan. Ikan grass carp memakan akar eceng gondok, sehingga keseimbangan gulma di permukaan air hilang, daunnya menyentuh permukaan air sehingga terjadi dekomposisi dan kemudian dimakan ikan. Cara ini pernah dilakukan di danau Kerinci dan berhasil mengatasi eceng gondok di danau tersebut.

Memanfaatkan eceng gondok tersebut, misalnya sebagai bahan pembuatan kertas, kompos, biogas, perabotan, kerajinan tangan, sebagai media pertumbuhan bagi jamur merang, dsb.

Eceng Gondok Sebagai Pembersih Polutan Logam Berat
Walaupun eceng gondok dianggap sebagai gulma di perairan, tetapi sebenarnya ia berperan dalam menangkap polutan logam berat. Rangkaian penelitian seputar kemampuan eceng gondok oleh peneliti Indonesia antara lain oleh Widyanto dan Susilo (1977) yang melaporkan dalam waktu 24 jam eceng gondok mampu menyerap logam kadmium (Cd), merkuri (Hg), dan nikel (Ni), masing- masing sebesar 1,35 mg/g, 1,77 mg/g, dan 1,16 mg/g bila logam itu tak bercampur.

Eceng gondok juga menyerap Cd 1,23 mg/g, Hg 1,88 mg/g dan Ni 0,35 mg/g berat kering apabila logam-logam itu berada dalam keadaan tercampur dengan logam lain. Lubis dan Sofyan (1986) menyimpulkan logam chrom (Cr) dapat diserap oleh eceng gondok secara maksimal pada pH 7. Dalam penelitiannya, logam Cr semula berkadar 15 ppm turun hingga 51,85 persen.

Selain dapat menyerap logam berat, eceng gondok dilaporkan juga mampu menyerap residu pestisida.

Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di Sungai Amazon Brasil.

Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dianggap sebagai tanaman yang sapat mengganggu karena pertumbuhannya yang sangat cepat dan mudah beradaptasi baik di rawa, sungai, danau, bahkan di selokan.

Eceng gondok juga disebut-sebut sebagai pemicu terjadinya banjir karena tanaman yang merambat ini sering menumpuk sehingga mengakibatkan sampah menjadi tersendat. Oleh sebab itu banyak masyarakat memilih untuk membabat habis eceng gondok karena sifatnya yang dianggap sebagai tanaman pengganggu lingkungan.

Pertumbuhan eceng gondok yang cepat terutama disebabkan oleh air yang mengandung nutrien yang tinggi, terutama yang kaya akan nitrogen, fosfat dan potasium (Laporan FAO).

Kandungan garam dapat menghambat pertumbuhan eceng gondok seperti yang terjadi pada danau-danau di daerah pantai Afrika Barat, dimana eceng gondok akan bertambah sepanjang musim hujan dan berkurang saat kandungan garam naik pada musim kemarau

Walaupun eceng gondok dianggap sebagai gulma diperairan, tetapi sebenarnya ia berperan dalam menangkap polutan logam berat, Selain dapat menyerap logam berat, eceng gondok dilaporkan juga mampu menyerap residu pestisida.

Ciri-ciri Tanaman Eceng Gondok



Batang
Batang tidak ada, Tingginya sekitar 0,4 – 0,8 meter
Daun
Daun tunggal, bertangkai, tersusun berjejal di atas akar (roset akar), warna hijau, panjang 7 – 25 cm, bentuk bulat telur (ovata), ujung meruncing (acuminatus), pangkal meruncing (acuminatus), tepi rata (tidak bergerigi), permukaan mengkilat (nitidus), tangkai daun menggelembung, daunnya licin dan berwarna hijau.
Bunga
Bunga eceng gondok termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir (spica), panjang mahkota 2 – 3 cm, daun mahkota tidak berlekatan (polypetalus),kelopaknya berbentuk tabung.
Buah Dan Biji
Buah eceng gondok berbentuk kotak sejati (capsula), beruang tiga dan warna hijau, sedangkan bentuk biji bu8lat berwarna hitam. eceng gondok berkembang biak dengan Perbanyakan Generatif (biji)
Akar
Tanaman eceng gondok berakar serabut. Baca juga 35 Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Kandungan Zat Tanaman Eceng Gondok
Eceng gondok mengandun Senyawa kimia yaitu kalsium(Ca), kalium(K), natrium(Na), ferum, kloridaCl), magnesium(Mg) serta pada akarnya mengandung senyawa fosfat dan sulfat.
Pada akarnya terdapat senyawa sulfate dan fosfat. Daunnya kaya senyawa carotin dan buunganya mengandung delphinidin-3-diglucosida.

Kandungan Gizi Dan Nutrisi Enceng Gondok
Eceng Gondok mengandung energi sebesar 18 kilokalori, protein 1 gram, karbohidrat 3,8 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 80 miligram, fosfor 45 miligram, dan zat besi 4 miligram.  Selain itu di dalam Eceng Gondok juga terkandung vitamin A sebanyak 1000 IU, vitamin B1 0,08 miligram dan vitamin C 50 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Eceng Gondok, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 70 %.

Kandungan gizi dan nutrisi eceng Gondok per 100 gram:
Jumlah Kandungan Energi Eceng Gondok = 18 kkal
Jumlah Kandungan Protein Eceng Gondok = 1 gr
Jumlah Kandungan Lemak Eceng Gondok = 0,2 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Eceng Gondok = 3,8 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Eceng Gondok = 80 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Eceng Gondok = 45 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Eceng Gondok = 4 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Eceng Gondok = 1000 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Eceng Gondok = 0,08 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Eceng Gondok = 50 mg
Bagian Eceng Gondok yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 70 %
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Keterangan:
Riset/penelitian pada Eceng Gondok yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai faktor yang mempengaruhi.

Ragam Manfaat Tanaman Eceng Gondok
Kandungan yang terdapat di dalam eceng gondok mampu menyembuhkan bagi orang yang mengalami gangguan pada buang air kecil karena adanya penyumbatan sehingga tidak lancar. Selain itu tanaman tersebut mampu mengobati gangguan rasa panas yang terasa pada tenggorokan.
Eceng gondok juga bisa mengobati efek gatal pada kulit yang disebabkan oleh ulat ataupun hewan lainnya dan juga bisa mengatasi sakit bisul.
Eceng gondok bisa digunakan sebagai pakan ternak, seperti bebek, itik,kambing, ikan lele, dan ikan nila.
Eceng gondok bisa digunakan sebagai pupuk organik
Eceng gondok bisa digunakan sebagai bahan bakar biogas
Eceng gondok bisa digunakan sebagai penjernih air
Eceng Gondok bisa digunakan untuk bahan kerajinan tangan dan furniture. Saat ini sebagian pengrajin eceng gondok ada di rawa pening, Jawa Tengah.
Eceng gondok dapat digunakan sebagai penyerap logam berat.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Eceng Gondok
Klasifikasi ilmiah adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup, Klasifikasi (pengelompokan) merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu.
Urutan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke terendah (yang sekarang digunakan) adalah Domain (Daerah), Kingdom (Kerajaan), Phylum atau Filum (hewan)/Divisio (tumbuhan), Classis (Kelas), Ordo (Bangsa), familia (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis).

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Membandingkan berarti mencari persamaan dan perbedaan sifat atau ciri pada makhluk hidup.

Berikut ini adalah tabel klasifikasi ilmiah eceng gondok:
Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Alismatidae
Ordo (Bangsa): Alismatales
Familia (Suku): Butomaceae
Genus (Marga): Eichornia
Species (Jenis): Eichornia crassipes (Mart.) Solms

NAMA-NAMA LAIN ECENG GONDOK
Indonesia: Kelipuk (palembang), Ringgak (lampung), Ilung-ilung (Dayak), Tumpe (Manado)
Jepang: hotei aoi

Manfaat Eceng Gondok Untuk Kesehatan



Eceng gondok seringkali tumbuh secara liar di area sungai atau rawa. Kehadiran tanaman ini sering dianggap sebagai pengganggu karena dapat menjadi salah satu penyebab banjir. Hal ini dikarenakan batang eceng gondok tumbuh sangat cepat dan dapat menyumbat aliran air.

Secara tampilan, tanaman eceng gondok memiliki daun tebal dan memiliki bunga indah berwarna ungu. Batang eceng gondok nampak menggembung dan berongga pada bagian dalamnya. Dibeberapa daerah, eceng gondok disebut juga sebagai bengok atau wewehan.

Batang eceng gondok, biasa dimanfaatkan sebagai bahan dasar anyaman. Sedangkan daunnya dapat diolah menjadi sup lezat yang kaya gizi. Namun, ini bukanlah satu-satunya manfaat tanaman yang sering dianggap gulma ini. Nyatanya, batang eceng gondok juga sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Batang tanaman eceng gondok mengandung kalium, kalsium, magnesium, SiO2, chlorida, cupper dan ferum yang berguna bagi tubuh. Baca juga 31 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Secara spesifik manfaat eceng gondok atau enceng gondok untuk kesehatan adalah sebagai berikut:

1. Menyembuhkan Sakit Gigi.
Manfaat batang eceng gondok yang pertama adalah untuk mengobati sakit gigi. Berkumur dengan air rebusan batang eceng gondok yang masih hangat dapat meringankan rasa nyeri sekaligus membunuh bakteri. Cara seperti ini juga sangat efektif untuk mengobati gusi yang bengkak.

2. Mengobati Panas Dalam.
Mengalami panas dalam memang sangat mengganggu aktivitas. Apalagi jika panas dalam sudah menimbulkan nyeri dan panas pada tenggorokan. Masalah seperti ini sebenarnya dapat diatasi dengan menggunakan batang eceng gondok. Caranya, cukup belah batang tanaman eceng gondok menjadi dua bagian lalu cuci bersih. Setelah itu, rebus batang tanaman eceng gondok tersebut dengan air sebanyak 1 gelas hingga mendidih, angkat, saring, dinginkan dan minum. Lakukan secara rutin dan teratur, dua kali dalam sehari masing-masing satu gelas.

3. Mengobati Sakit Perut.
Jika anda mengalami sakit perut atau gangguan pencernaan lainnya, maka anda cukup memasak eceng gondok sebagai sup. Masak bagian batang dan juga daunnya. Selain mengobati penyakit pencernaan, masakan yang terbuat dari eceng gondok juga memiliki rasa yang enak dan segar.

4. Mengobati Penyakit Asma.
Tanaman eceng gondok juga dapat digunakan untuk mengobati asma atau sesak nafas. Caranya sama dengan mengambil manfaat batang eceng gondok untuk mengobati sakit perut, hanya saja anda perlu mencampurkan akar tanaman eceng gondok dalam masakan tersebut.

5. Mengobati  Bisul.
Seluruh bagian tanaman eceng gondok mampu mengeringkan bisul serta mnegurangi rasa nyeri yang menyertainya. Caranya, tumbuk tanaman eceng gondok secukupnya lalu campur dengan garam. Gunakan ramuan ini untuk membalur bisul dan tutup dengan kasa steril. Lakukan terus menerus hingga bisul kering dan ganti 2 kali sehari.



6. Menghilangkan Gatal Akibat Bulu Ulat / Serangga.
Tanaman enceng gondok juga dapat digunakan untuk menghilangkan gatal akibat serangga. Hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki efek anti-pruritus. Caranya, tumbuk batang dan daun tanaman ini, lalu balurkan pada bagian kulit yang terasa gatal. Lakukan dengan sedikit menggosok agar bulu ulat ikut keluar. Setelah itu, biarkan beberapa saat, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih.

7. Mengobati Biduran.
Biduran merupakan sejenis alergi yang kambuh ketika tubuh terkena hawa dingin. Biduran akan menimbulkan rasa gatal, bentol-bentol dan juga ruam merah. Penyakit biduran sebenarnya akan segera sembuh, jika suhu sudah kembali normal dan tubuh beristirahat sejenak. Namun, jika ingin sembul lebih cepat, anda bisa meminum air rebusan batang eceng gondol. Tumbuk juga daun dan akar eceng gondok sebagai obat luar.

8. Melancarkan Kencing.
Manfaat batang eceng gondok lainnya adalah untuk memperlancar proses buang air kecil. Hal ini diakarenakan tanaman ini memiliki sifat diuretik yang mampu memperlancar sekresi (pengeluaran) urin, sekaligus mengurangi rasa sakit saat berkemih.

9. Menurunkan Panas / Demam Pada Anak.
Daun dan batang eceng gondok memiliki sifat mendinginkan. Karenanya, tumbukan daun dan datang tanaman ini dapat digunakan sebagai kompres penurun demam pada anak. Selain digunakan sebagai kompres, air rebusan tanaman ini juga dapat diminum untuk mempercepat penurunan suhu tubuh.

10. Memperbaiki Fungsi Hati.
Memakan masakan yang terbuat dari tanaman eceng gondok setiap hari dapat membantu memperbaiki fungsi hati. Hal ini dikarenakan tanaman eceng gondok memiliki fungsi detoksifikasi atau mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Efek detoksifikasi inilah yang kemudian mampu memperingan kinerja hati, sehingga hati memiliki cukup waktu untuk memperbaiki fungsinya.

11. Mengobati Penyakit Maag.
Kandungan eceng gondok juga bermanfaat untuk menetralkan kadar asam lambung, sehingga mengkonsumsi enceng gondok secara rutin dan teratur dapat menyembuhkan penyakit maag. Untuk mengkonsumsinya anda dapat merebus daun enceng gondok sampai matang, kemudian dijadikan lalap. Atau bisa juga dibuat sup yang lezat.

12. Menghilangkan Kutil.
Seluruh bagian eceng gondok bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit, baik daun, batang, dan akarnya. Caranya, tumbuk daun dan batang enceng gondok sampai halus, beri sedikit garam, kemudian balurkan pada bagian kulit yang terkena kutil.

13. Memperbaiki Fungsi Ginjal.

14. Menguatkan Tulang.

15. Menguatkan Gigi.

16. Sumber Serat.

17. Melancarkan Pencernaan.
Baca juga 52 Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Demikianlah penjelasan mengenai tanaman enceng gondok atau eceng gondok untuk kesehatan yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Referensi:
Dari berbagai sumber.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: