IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Sabtu, 15 April 2017

Cacar - Sebab, Gejala, Dan Pengobatannya - BiriBisi


Penyakit Cacar - BiriBisi

Penyakit cacar (Variola) ini disebabkan oleh virus, akibat penularan.
Gejala-gejalanya: penderita secara tiba-tiba mendapat serangan demam, kadang-kadang didahului menggigil, kepala pusing, muntah-muntah, dan pinggang serta sendi-sendi terasa pegal, beberapa hari kemudian timbullah diseluruh tubuhnya bintil-bintil merah yang dimulai dari lengan, kepala, dan tungkai. Akhirnya bintil-bintil itu bernanah dan kalau sembuh nantinya akan berbekas pada kulit. Baca juga Khasiat Dan Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Penyakit cacar dalam bahasa kedokteran disebut juga sebagai Variola dan dalam bahasa inggrisnya disebut dengan small pox. Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan penyati cacar ini termasuk penyakit yang sangat cepat dalam penularannya.

Penyakit cacar apabila menyerang bayi atau usia lanjut akan berakibat fatal, karena penyakit ini akan meninggalkan bekas luka cacar yang pecah, bila cacar terjadi di sekitar wajah, akan meninggalkan bekas berupa bopeng. Cacar air yang terjadi pada usia lanjut umumnya dilatar belakangi oleh penurunan fungsi tubuh serta penyakit yang diderita seperti diabetes yang menyebabkan luka infeksi berupa koreng atau keropeng akibat kadar gula darah tinggi.



Penyebab Penyakit Cacar
Penyakit cacar hanya menyerang sekali seumur hidup, namun bakteri atau virus penyebab cacar tidak dengan mudah dimusnahkan, bakteri dan virus akan tetap tersimpan pada lapisan kulit terdalam.

Cacar itu sendiri merupakan penyakit yang umum terjadi terutama pada bayi yang baru lahir atau balita dalam rentang usia hingga 2-5 tahun. Jika pada bayi atau balita, cacar timbul karena fungsi daya tahan tubuh terhadap perlawanan penyakit masih lemah dan belum berfungsi dengan optimal. Namun pada bayi atau balita umumnya diberikan imunisasi atau vaksinasi terhadap suatu jenis penyakit yang mungkin sering muncul terutama pada usia bayi atau balita.

Penyakt cacar ini juga dapat disebabkan dari lemahnya sistem kekebalan tubuh pada penderita, penderita yang tinggal dalam lingkungan yang tidak bersih atau ligkungan yang tidak sehat, pola hidup yang tidak sehat, dan penyebab yang paling umum adalah akibat dari penularan penyakit cacar dari penderita lain yang pernah melakukan kontak langsung dengannya.

Gejala Penyakit Cacar
Penyebaran penyakit ini dapat melaui cairan yang keluar dari lepuh pada kulir penderita cacar air yang bisa menularkan pada orang lain. Dapat juga melalui benda-benda yang terkena cairan dari lepuh cacar airpun dapat menularkan pada orang lain bila tersentuh. Jika penderita cacar air batuk atau bersin dapat menularkan penyakit ini lewat udara yang tidak sengaja terhirup oleh orang yang ada disekitar penderita.

Pada permulaan dari prnderita cacar, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini adalah gejala yang terhitung khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat gejala yang mungkin muncul pada penderita penyakit cacar air ini, bisa didapatkan rasa nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian akan mulai timbul kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut. Bercak kemerahan pada kulit juga dapat muncul di bagian punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah lainnya.

Kemerahan yang muncul pada kulit penderita ini lalu akan berubah menjadi bintil-bintil yang berisi cairan dengan dinding yang tipis. Ruam yang muncul pada kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk secara tak sengaja. Jika bintil ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak pada kulit yang lebih gelap, berbeda dengan kulit yang tidak ditumbuhi binti-bintil. Bekas bercak pada kulit ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.

Lain halnya jika bintil-bintil cacar air tersebut sengaja untuk di pecahkan. Krusta atau keropeng yang timbul pada kulit penderita akan segera terbentuk luka yang lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tersebut. setelah luka atau krusta mengering bekas cacar air pada tubuh penderita akan menghilangkan bekas luka yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang. Baca juga Khasiat Dan Manfaat Jambu Biji Merah Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Perawatan Penyakit Cacar
Penyakit cacar yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini sangat menular, sehingga memerlukan petawatan khusus . Berikut beberapa cara yang dapat anda gunakan untuk merawat anak yang terkena cacar:


  • Perawatan yang dilakukan pada penderita sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah pernah terjangkit cacar air. Sebab biasanya, orang  yang sudah pernah terkena cacar akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit tersebut.
  • Segera bawa anak ke dokter untuk memastikan apakah anak anda benar-benar menderita cacar atau hanya penyakit demam biasa. Supaya dokter dapat memberikan obat cacar yang tepat untuk anak anda.
  • Pisahkan barang-barang yang biasa digunakan oleh anak anda dengan barang milik orang lain, seperti baju, handuk, piring, gelas, sisir, atau peralatan lain yang berhubungan langsung dengan anak anda yang sedang menderita penyakit cacar. Bersihkan peralatan tersebut secara terpisah dengan air hangat. Tempatkan pula penderita dalam tempat tidur terpisah, ganti seprai setiap hari.
  • Anak anda yang sedang menderita penyakit cacar tetap boleh ditemui, tetapi jarak anda jangan terlalu dekat dengan anak anda, sehingga napasnya tidak terhirup dan virus tidak menyebar atau menular ke orang yang ada disekitar.

Pengobatan Penyakit Cacar
Cacar adalah penyakit menular yang berbahaya. Belum diketemukan obat yang dapat langsung membasmi virus tersebut. Obat-obat yang diberikan oleh dokter sifatnya hanya untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyakit-penyakit atau untuk memperkuat daya tahan dan kesehatan tubuh. Baca juga 30 Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Berikut ini resep-resep obat herbal alami yang bisa anda pergunakan untuk menanggulanginya, anda bisa memilih resep mana yang paling mudah anda dapatkan disekitar anda:

√1. Akar trengguli secukupnya direbus dengan air hingga mendidih. Setelah air ini menjadi hangat, dipakai untuk mengompres dan juga untuk membersihkan seluruh luka cacar, diulang-ulang dengan mengganti kapas.



√2. Kunir (kunyit) secukupnya, Adas secukupnya, Pulasari secukupnya, Daun enceng-enceng (enceng gondok) secukupnya. Masing-masing sama banyaknya, dipipis halus. Dioleskan pada semua luka. Ramuan ini dapat memperkecil bekas luka-luka cacar.









√3. Buah-buahan.
Makanlah banyak buah-buahan dan sayur-sayuran, seperti pepaya, tomat, jeruk,  bayam dan sebagainya.

√4. Buah Pace (Mengkudu).

Pace merupakan buah yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit cacar. Walaupun tidak semua orang menyukai baunya, namun buah pace ampuh untuk mengeringkan cacar air dan membuatnya tidak terasa gatal lagi. Penggunaan pace untuk mengobati cacar sangat mudah, cukup dibuat jus saja, kemudian diminum secara rutin 3 kali sehari.



√5. Kacang Hijau.
Kacang hijau bisa membuat cacar air menjadi cepat kering dan sembuh. Sebab kacang hijau memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk menghilangkan bekas cacar air. Penggunaannya direndam dengan air bersih hingga terlihat membengkak, kemudian ditumbuk sampai halus. Oleskan pada bagian tubuh yang terkena cacar, diamkan beberapa saat hingga mengering, selanjutnya bersihkan dengan air. Cara ini dilakukan dua kali sehari sebelum mandi agar mendapatkan hasil yang memuaskan.



√6. Temulawak.
Temulawak bisa menjadi obat alternatif untuk mempercepat penyembuhan cacar air. Penggunaannya,  campur 15 gram temulawak yang didiris-iris kecil dengan 15 gram kencur yang diiris-iris kecil dan 15 gram asam Jawa. Rebus dengan air sebanyak 600 ml hingga mendidih dan tersisa setengahnya. Minum sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Baca juga 37 Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan.






√7. Daun Jarak.
Daun jarak merupakan bahan alami yang mampu mengobati cacar air. Caranya, rebus 5-7 lembar daun jarak yang sudah diremas-remas dengan air sebanyak 1000 ml selama 10 hingga 15 menit, angkat. Campurkan air dingin secukupnya agar hangat-hangat kuku, gunakan untuk mandi. Lakukan pengibatan ini sebanyak dua kali sehari, hingga penyakit cacar sembuh.



√8. Lada.
Lada bisa digunakan untuk menyembuhkan cacar. Walaupun rasanya pedas dan panas saat dimakan, namun lada tidak akan menimbulkan rasa perih saat di oleskan pada luka cacar. Caranya bersihkan dulu bintik-bintik cacar dengan air bersih yang telah dicampur dengan obat anti gatal. Setelah itu, taburkan bubuk lada secara merata.


√9. Kayu Cendana.
Kayu candana memiliki khasiat dapat menangani noda hitam pada tubuh yang timbul akibat penyakit cacar. Caranya, hancurkan kayu cendana secukupnya sampai halus, lalu dicampur sedikit air, aduk-aduk hingga tercampur rata, diamkan beberapa saat. Oleskan airnya pada bekas luka cacar.


√10. Bengkoang.
Telah banyak diketahui, bahwa bengkoang memiliki khasiat yang besar bagi kulit. Bengkoang dipercaya mampu memberikan khasiat yang besar untuk menghilangkan noda bekas cacar. Caranya, haluskan bengkoang, lalu diberi sedikit air. Oleskan pada noda bekas cacar seperti penggunaan masker, diamkan beberapa saat hingga kering, lalu bersihkan.



√11. Jagung Muda.
Jagung memiliki kandungan yang mampu menjaga kulit tetao awet muda, ia merupakan makanan yang mengandung amilum cukup tinggi, ahkan pati jagung juga dapat menenangkan iritasi kulit dan ruam. Caranya, parut jagung muda, lalu oleskan langsung pada bagian tubuh yang terkena cacar. penggunaan jagung muda ini dapat menyembuhkan cacar dengan cepat dan juga dapat menghilangkan bekas cacar, sehingga si penderita tidak perlu merasa khawatir atas akan adanya noda yang ditimbulkan oleh cacar.



√12. Kulit Pisang.
Kulit pisang dipercaya mampu membuang sel kulit mati. Oleh karenanya, pengobatan cacar dengan menggunakan kulit pisang dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit cacar. Caranya, tinggal gosokkan saja bagian dalam kulit pisang pada bekas cacar air, diamkan selama 10 menit, kemudian dibilas dengan air bersih. Lakukan pengobatan ini secara rutin, sebanyak 2 kali sehari.



√13. Kunyit.
Kunyit, selain efektif untuk mencegah penyakit lipoma, juga dipercaya mampu mengobati gatal-gatal yang terjadi pada penderita cacar. Selain itu, kunyit juga mampu menghilangkan noda bekas oenyakit cacar. Caranya, haluskan kunyit, kemudian oleskan pada noda bekas cacar, biarkan hingga 10 menit. Setelah itu, cucilah dengan air sampai bersih.

√14. Madu.
Madu merupakan bahan alami yang mampu membuat kulit menjadi halus dan mulus. Selain itu, madu juga memiliki kandungan yang bisa mencegah terjadinya infeksi pada luka. Hal ini tentu sangat cocok untuk penderita cacar yang kerap mengalami infeksi pada bagian tubuhnya. Cara menggunakannya pun cukup mudah, tinggal oleskan saja madu pada noda bekas cacar air.



√15. Daun Pegangan.
Daun pegangan mampu membantu proses peremajaan kulit dari dalam, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita cacar. Caranya, tinggal dibuat jus, lalu diminum. Atau bisa juga dicampur dengan madu agar rasanya lebih enak.



√16. Air Kelapa Muda.
Dengan meminum air kelapa muda, maka penyakit cacar air akan cepat hilang. Sebab, air kelapa mampu menghilangkan rasa panas dan gerah yang ditimbulkan oleh penyakit cacar. Selain itu, air kelapa juga dapat dioleskan langsung kebagian tubuh yang terkena cacar untuk mempercepat proses penyembuhan dan membuat cacar mengering.


√17. Air Kacang Polong.
Kacang polong merupakan makanan yang mengandung vitamin A dan salah satu jenis makanan yang mengandung asam folat cukup tinggi. Air kacang polong dipercaya sangat efektif untuk mengurangi iritasi kulit terutama pada penderita cacar air. Air dari hasil memasak kacang polong ini cukup dioleskan pada bagian tubuh yang terkena cacar.


√18. Baking Soda.
Baking soda merupakan obat populer yang biasa digunakan untuk mengendalikan gatal-gatal yang dihasilkan oleh cacar air. Caranya, taruh sedikit baking soda pada segelas air. Kemudian mandikan anak dengan menggunakan spons yang dicelupkan pada gelas tersebut. Hal ini juga mampu mengeringkan kulit yang terkena cacar dan mampu mencegah anak untuk tidak menggaruk ruam (bintil-bintil merah pada kulit).


Penting:
Penularan cacar ini melalui rongga hidung, dari percikan ludah dan segala kotorannya. Maka kalau mencuci pakaian penderita supaya selalu diseduh dengan air mendidih, termasuk sarung bantal, selimut, kasur, dan lain-lainnya.

Pencegahan Penyakit Cacar
Menjauhkan diri dari sumber penularan (penderita) dan mendapatkan suntikan vaksin cacar. Dan cacarkanlah diri anda setiap 5 tahun sekali atau saat terjadi wabah cacar untuk memperoleh kekebalan dari penyakit menular ini. Baca juga 8 Penyebab Stroke Bisa Dihindari Dengan Pola Makan Dan Pola Hidup Sehat.

Demikianlah, penjelasan mengenai penyakit cacar, sebab, gejala, dan pengobatannya yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: