IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Selasa, 14 Maret 2017

30 Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan


Tomat - BiriBisi
Tomat adalah tanaman sayuran, batang dan daunnya berbulu halus, buahnya agak bulat, yg muda berwarna hijau, yg sudah masak (tua) berwarna merah, ada yg berbiji banyak, ada yg tidak berbiji, digunakan sebagai sayur atau dimakan sebagai buah. Nama lain dari tomat adalah terung Bali, Ranti merah, dan Solanum Iycopersicum.


Tomat yang rasanya asam ini sangat enak jika dibuat rujak atau jus. Rasa asam khas tomat yang dipadukan dengan rasa manis dari gula pasir, benar benar membuat sensasi rasa yang menyegarkan. Rujak tomat ini sangat cocok bila dimakan saat cuaca panas. Di Indonesia tomat banyak dibudidayakan dipersawahan atau perkebunan didaerah daerah yang beriklim sejuk. Baca juga Obat Sakit Mata.

Buah tomat ini disamping bisa dimakan secara langsung sebagai buah segar, juga bisa diolah menjadi berbagai macam olahan yang disukai banyak orang. Berikut ini saya sajikan resep olahan tomat yang lezat dan nikmat:

Sop Tomat Segar

Bahan bahan:
Daging ayam 250 gram,rebus dan potong kotak kotak, simpan dahulu air rebusan (kaldu)nya
Tomat buah 1 kg, (dikukus sampai empuk, tandanya kulit sudah mengelupas)
Wortel ¼ kg
Sosis 4 biji
Brongkol 1 biji
Kacang polong 1 kaleng
Buncis ¼ kg
Gula secukupnya
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Seledri secukupnya

Cara Membuat:
Juslah tomat yg sdh direbus,saring supaya bijinya tidak ikut. masukkan ke dalam kaldu rebusan daging ayam tadi.
Masukkan wortel, buncis, rebus sampai setengah matang, masukkan brongkol, sosis, rebus sampai empuk, terakhir masukkan kacang polong dan seledri.
Beri gula, garam, dan merica. Rasakan, bila sdh pas, maka cek juga sayurannya, pastikan semua sudah empuk. Sop Tomat segar siap disajikan.
Selamat mencoba!

Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter.

Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses terlebih dahulu layaknya buah buahan pada umumnya.

Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan terung (terong = bahasa Jawa) yang mengadung Alkaloid (kelompok senyawa organik bersifat basa yg mengandung nitrogen, diperoleh dari tumbuhan dan hewan, banyak khasiatnya, digunakan sebagai obat).

Menurut tulisan karangan Andrew F. Smith "The Tomato in America", tomat kemungkinan berasal dari daratan tinggi pantai barat Amerika Selatan. Setelah Spanyol menguasai Amerika Selatan, mereka menyebarkan tanaman tomat ke koloni koloni mereka di Karibia.

Spanyol juga yang kemudian membawa tomat ke Filipina, yang menjadi titik awal penyebaran ke daerah lainnya di seluruh benua Asia. Spanyol juga membawa tomat ke Eropa. Tanaman ini tumbuh dengan mudah di wilayah beriklim Mediterania.

Terdapat ratusan kultivar (varietas) tomat yang dibudidayakan dan diperdagangkan. Pengelompokan hampir selalu didasarkan pada penampilan atau kegunaan buahnya.

Terdapat buah tomat dengan kisaran warna dari hijau ketika masak, kuning, jingga, merah, ungu (hitam), serta belang belang.

Kandungan Nilai Gizi Pada Tomat

Kandungan nilai gizi pada buah tomat segar dari tiap 100 g buah menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI (1972) sebagai berikut :

Karoten ( vitamin A ) 1500 S.I.
Thiamin (vitamin B ) 60 μg
Riboflavin (vitamin B2)
Asam askorbat ( vitamin C ) 40 mg
Protein 1 g
Karbohidrat 4,2 g
Lemak 0,3 g
Kalsium ( Ca ) 5 mg
Fosfor ( P ) 27 mg
Zat Besi ( Fe )  0,5 mg
Bagian yang dapat dimakan (Bdd) 95 %

Kandungan nilai gizi tertinggi dalam buah tomat dari 100 gram penyajiannya.

Vitamin C (23.4 mg / 100 gr, 26% Kebutuhan harian)
Vitamin A (883 IU / 100 gr, 17 % Kebutuhan harian)
Potasium (237 mg /100 gr, 7% Kebutuhan harian)
Mangan (0.1 mg/ 100gr, 6 % kebutuhan harian)
Vitamin K (7.9 mcg / 100 gr, 10 % kebutuhan harian)
Serat (1.2 g / 100 gr, 5% kebutuhan harian)
Asam Folat (15 mcg/100gr, 4 % kebutuhan harian)
Vitamin B6 (0.1 mg/ 100 gr, 4% kebutuhan harian)
Vitamin B3 (0.6 % / 100 gr, 3 % kebutuhan harian)
Zat besi (0.1 mg/ 100 gr, 3% kebutuhan harian)

Tomat banyak digemari oleh masyarakat. Keistimewaannya dibanding buah lain terletak pada rasa, manfaat, bentuk, dan warnanya. Bentuk tomat sendiri bervariasi. Ada yang bulat seperti apel, bulat pipih, dan ada yang seperti bola lampu.

Jenis Jenis Tomat

Berdasarkan bentuk dan penampilannya buah tomat digolongkan seperti berikut ini :

  • Tomat Biasa ( Lycopersicum commune ). Bentuknya bulat pipih dan tidak beratura
  • Tomat Apel ( Lycopersicum pyriforme ). Bentuknya bulat, kokoh, sedikit keras menyerupai buah apel.
  • Tomat Kentang ( Lycopersicum grandfolium ). Bentuknya bulat, besar, padat, menyerupai buah apel hanya agak kecil sedikit dan daunnya lebar lebar.
  • Tomat Keriting ( Lycopersicum validium ). Bentuknya agak lonjong, keras seperti alpukat atau pepaya yang dikenal sebagai tipe Roma. Tomat ini banyak disenangi, karena kulitnya tebal.


Tomat dikenal orang sebagai tomat buah, tomat sayur, serta tomat lalapan. Berdasarkan hal ini, fungsi tomat merupakan klasifikasi dari buah maupun sayuran, walaupun struktur tomat adalah struktur buah.

Dan dengan makin berkembangnya pengetahuan, saat ini tomat tidak lagi hanya digunakan sebagai pelengkap untuk makanan, melainkan sudah dikenal luas digunakan untuk kesehatan dan kecantikan. Baca juga Obat Bersih Darah.

Manfaat tomat untuk kesehatan dan kecantikan antara lain adalah untuk mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit, hal itu karena didalam buah tomat terkandung banyak vitamin C yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa tomat itu merupakan tumbuhan yang pertama kali ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, masih berkerabat dengan terung dan paprika, merah ataupun hijau. 

Tomat termasuk buah karena strukturnya, mempunyai daging dan biji yang aman apabila ditelan. Namun, hingga di zaman modern ini masih banyak orang yang menganggap tomat sebagai sayuran, itu mungkin karena tomat sering digunakan sebagai bumbu sayuran sehari hari.

Buah tomat sangat populer di dunia, apalagi di Indonesia yang sudah sejak zaman dahulu kala telah dibudidayakan dan dikonsumsi, baik sebagai buah ataupun sayuran.

Di Indonesia tomat ini lebih banyak digunakan sebagai bumbu masakan, hampir setiap masakan selalu menyertakan tomat sebagai bumbu pelengkapnya. Dari mulai sate kambing sampai pecel lele semuanya menyertakan tomat didalamnya.

Namun ada satu hal yang kurang disukai dari tomat, yaitu tidak tahan lama disimpan, sehingga mudah busuk. Sebetulnya ada sih caranya agar tomat bisa tahan lebih lama disimpan, yaitu dengan cara dibekukan dalam freezer, dengan beberapa langkah yang diawali dengan pemilihan, pencucian, perebusan, perendaman, pengupasan, dan diakhiri dengan pembekuan dalam lemari es.

Dalam buah tomat banyak terkandung zat zat yang berguna bagi tubuh manusia. Zat zat yang terkandung di dalamnya antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin B1, B2, B3, dan C, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, serat, dan air. Tomat juga mengandung karoten yang berfungsi sebagai pembentuk provitamin A dan Lycoppen yang mampu mencegah kanker.

Selain digunakan sebagai bumbu masakan atau lalap sayuran atau pelengkap sambal, tomat kerap dijadikan bahan pembuatan masker atau kosmetik dari beberapa produk ternama. Pembuatan masker tomat ditujukan untuk mengatasi berbagai masalah terkait kesehatan pada wajah agar kembali menampilkan pesona kecantikan yang alami.

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Selama ini orang orang hanya tahu bahwa kegunaan atau manfaat tomat selain berhubungan dengan masakan adalah untuk perawatan kecantikan. Padahal sebenarnya, buah tomat itu juga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan bisa dipergunakan untuk mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan. Berikut ini penggunaan tomat untuk kesehatan:

√1. Mengurangi Lemak.
Lemak adalah zat yang menjadi pemicu tekanan darah tinggi dan meningkatkan berat badan hingga pada kondisi berat yang tidak ideal. Apabila lemak dalam tubuh terlalu berlebihan, maka tubuh akan menjadi rentan terserang berbagai macam penyakit.

Untuk itu jika anda mempunyai berat badan yang tidak ideal, maka anda perlu mengurangi jumlah lemak yang menumpuk pada tubuh anda. Namun untuk itu dibutuhkan kerja keras dengan berbagai macam upaya, seperti mau berolahraga secara rutin dan melakukan pengaturan pola makan. Baca juga resep Obat Pelangsing Tubuh.

Apabila anda sudah banyak melakukan berolahraga, namun berat badan anda tak kunjung menurun, maka cobalah untuk melakukan program diet yang memasukan tomat ke dalam menu makanan anda sehari hari.

Tomat mengandung banyak air dan juga serat, yang bermanfaat memberikan rasa kenyang yang bisa bertahan lumayan lama.

Sehingga, konsumsi tomat tampaknya menjadi pilihan yang baik dan cerdas dalam usaha untuk menurunkan berat badan. Lihat juga Khasiat Dan Manfaat Jeruk Nipis Bagi Kesehatan Dan Kecantikan.

√2. Menurunkan Resiko Kanker.
Karena tomat mengandung berbagai antioksidan seperti vitamin C dan likopen, maka sering makan tomat bisa membantu mencegah pembentukan radikal bebas yang telah diketahui bisa menyebabkan kanker, termasuk jenis yang paling umum, yaitu kanker prostat, dan kanker kolorektal (kanker usus).

Likopen dalam tomat dikaitkan dengan menurunkan resiko kanker prostat,  sementara betakaroten yang tinggi pada tomat dikaitkan dengan pencegahan kanker kolorektal.

Menurut American Cancer Society , beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan diet kaya tomat mungkin memiliki resiko lebih rendah terhadap jenis kanker tertentu, terutama kanker prostat, kanker paru, dan kanker kolorektal.

Penelitian lebih lanjut berbasis manusia masih diperlukan untuk mengetahui apa sebenarnya peran likopen dalam pencegahan atau pengobatan kanker.

Berkat antioksidan yang terkandung didalam buah tomat, penyakit serius seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker paru-paru dapat ditangani secara efektif oleh buah ini.

Pernyataan tersebut merupakan kesimpulan dari hasil studi yang dimuat di Journal of the National Cancer Institute, bahwasanya terdapat hubungan antara konsumsi tomat dengan penurunan resiko kanker.

Di mana dari 72 penelitian, terdapat 52 penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi tomat dengan jumlah tepat dan cukup dapat menurunkan resiko kanker pankreas, kanker payudara, kanker usus besar (pencernaan), juga kanker leher rahim.

√3. Mencegah Batu Ginjal.
Buah tomat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya batu ginjal dan batu empedu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ditemukan bahwa penyakit batu ginjal dan batu empedu jarang terjadi pada orang-orang yang rajin memakan buah tomat, tetapi tanpa bijinya.

Studi teranyar menyebutkan zat likopen di dalam tomat juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan ginjal. Studi tersebut menemukan bahwa dengan mengkonsumsi tomat secara rutin mampu mencegah kanker ginjal.

Bahkan pada beberapa studi lainnya, menemukan hasil studinya bahwa tomat yang kaya akan kandungan antioksidan mampu menurunkan resiko sejumlah kanker lainnya.

Dalam sebuah studi, dimana para peneliti melakukan analisa pada 92.000 wanita menopause yang sudah dilakukan sejak pertengahan 1990-an hingga 2013. Dimana peserta juga diminta mengisi kuesioner mengenai pola makan, utamanya terkait asupan mikronutrien, likopen dll.

Pada periode studi yang panjang tersebut, sebanyak 383 responden didiagnosis dengan kanker ginjal. Setelah itulah, peneliti mulai melakukan telaah keterkatian antara kanker ginjal dengan pola makan berupa konsumsi jumlah vitamin, termasuk likopen, vitamin C, E, dan karoten.

Hasil studi menemukan bahwa hanya kandungan likopen yang memberikan manfaat dalam penurunan resiko kanker ginjal. Dimana mereka yang mengonsumsi likopen dalam jumlah tinggi (mencukupi bagi tubuh) mengalami penurunan 45 persen risiko kanker ginjal dibandingkan dengan mereka yang konsumsi asupan likopen yang lebih sedikit.

Dokter Won Jin Ho dari Case Western Reserve University di Ohio, menjelaskan bahwa kandungan likopen yang tinggi terdapat pada konsumsi buah tomat yang dilakukan setiap hari.

Tetapi dokter Won Jin Ho menjelaskan juga bahwa kandungan likopen tidak hanya didapat dari buah tomat saja.

√4. Meredakan Peradangan.
Penyakit yang melibatkan peradangan dapat diminimalisir dengan mengkonsumsi buah tomat. Dimana dengan mengkonsumsinya, bermanfaat untuk meredakan nyeri yang dialami. Hal itu karena tomat mengandung cukup banyak bioflavonoid dan karetenoid di dalamnya.

Jangan menyepelekan masalah peradangan karena bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, dsb.

Selain itu, seperti jerawat juga timbul dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Dalam mengkonsumsi tomat, tidak masalah apabila lebih suka tomat yang masih mentah, akan tetapi lycopene seringnya ditemukan lebih banyak pada tomat yang telah masak.

Jadi, utamakan konsumsi buah tomat yang telah masak setiap hari.

√5. Menjaga Gigi Dan Tulang Tetap Kuat.
Vitamin K dan kalsium yang terkandung pada tomat sangat berguna untuk memperkuat dan memperbaiki massa tulang, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Sumber vitamin K yang terkandung di dalam tomat mampu mencegah pengeroposan tulang.

Menurut laman Saveourbones.com, kandungan lycopene di dalam tomat melindungi dan merangsang osteoblas, yang merupakan sel pembentuk tulang.

Menurut peneliti, penyerapan lycopene yang paling optimal bagi tubuh ketika tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.

Fielding JM et al., saat tahun 2005 di acara Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menyatakan adanya peningkatan konsentrasi lycopene plasma setelah konsumsi tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.



Saat tomat dimasak, lycopene dalam tomat mentah diubah menjadi trans-likopen, yang lebih mudah diserap.

√6. Mengontrol Kolesterol Penyebab Hipertensi Dan Menormalkan Tekanan Darah.
Tubuh menyimpan dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Jumlah kolesterol baik atau HDL kolesterol harus lebih banyak dari jumlah kolesterol jahat, jika tidak maka terjadilah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Cara mengobati tekanan darah tinggi bisa diawali dengan upaya yang mudah, seperti makan buah tomat secara rutin. Alasan memilih tomat sebagai makanan yang harus dikonsumsi adalah karena kandungan mineral yang tersimpan di dalam tomat bisa membantu mengatur jumlah kolesterol yang beredar dalam darah.

Mengurangi asupan natrium sangat penting untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, namun meningkatkan asupan kalium juga sama pentingnya, karena efek vasodilatasinya.

Menurut literatur, asupan kalium tinggi dikaitkan dengan penurunan resiko kematian dari semua penyebab hingga 20%. Dalam hal ini tomat juga tinggi akan kandungan kalium. 

√7. Meningkatkan Daya Penglihatan.

Buah tomat mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, membuat penglihatan menjadi tajam, dan mencegah terjadinya rabun senja. Berdasarkan suatu penelitian, menemukan bahwa konsumsi tomat mengurangi resiko degenerasi makula.

Menurut laman Healthyeating.sfgate.com, beberapa faktor termasuk genetika dan gaya hidup, mempengaruhi kesehatan mata. Komsumsi makanan yang sehat membantu menjaga kesehatan organ mata, tambahkan tomat guna meningkatkan asupan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

Tomat kaya vitamin A untuk menjaga retina, jaringan kaya syaraf tipis terletak di bagian belakang mata, dimana asupan vitamin A memiliki peran penting dalam siklus cahaya, organ retina berperan untuk mendeteksi cahaya dan mengirim informasi visual ke otak.

Kekurangan asupan vitamin A mempengaruhi mata anda, yang bisa menyebabkan beberapa gangguan mata, hingga yang terburuk menyebabkan kebutaan.

Kandungan lutein dan zeaxanthin di dalam tomat, dua nutrisi bekerja untuk menyaring cahaya, menghilangkan sinar cahaya biru yang merusak jaringan di mata, mencegah penyakit mata, menurunkan resiko degenerasi makula terkait usia dan mencegah kerusakan pada retina.

Kandungan lycopene di dalam tomat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan radikal bebas, dimana kerusakan radikal bebas beresiko timbulnya penyakit mata.

Sebuah studi yang dipublikasikan di "Investigative Opthamology & Science Visual" pada tahun 2011, menemukan hasil studinya bahwa orang dengan tingkat lycopene yang lebih tinggi memiliki resiko yang lebih rendah mengalami degenerasi makula terkait usia.

Kandungan tembaga membantu produksi melanin, pigmen hitam yang ditemukan di mata. Kandungan vitamin C berfungsi untuk melawan katarak karena faktor usia.

√8. Membuat Jantung Bekerja Stabil.
Terdapat sekitar 235 mg kalium dalam sebuah tomat ukuran sedang. Kandungan tersebut berguna untuk mengontrol denyut jantung dalam memompa darah dan membuatnya tetap bekerja secara stabil.

Serat, kalium, vitamin C, dan, kolin adalah senyawa yang ditemukan dalam jumlah cukup baik pada buah tomat, dan semuanya sangat diperlukan untuk mendukung kesehatan jantung. Peningkatan asupan kalium yang disertai dengan menurunkan asupan natrium adalah perubahan pola makan yang paling penting untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.

Asupan tinggi kalium juga terkait dengan penurunan resiko stroke, mencegah kehilangan massa otot, menjaga kepadatan mineral tulang, serta menurunkan pembentukan batu ginjal. Lihat juga Obat Sakit Jantung.

√9. Memenuhi Kebutuhan Vitamin Harian.
Jika anda malas minum suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian, maka makan saja buah tomat, karena tomat akan memberikan kepada anda 20% kebutuhan gizi harian yang diperlukan hanya dalam satu buahnya. Menurut USDA, semua nutrisi didalam tomat diperlukan oleh organ tubuh agar berfungsi dengan baik.

√10. Mencegah Diabetes.
Buah tomat mengandung kromium yang bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Tomat menjadi sumber yang baik untuk membantu mengatur gula darah dalam tubuh.

Menurut Diethealthclub.com, mengontrol kadar gula darah menjadi hal penting dari usaha manajemen diabetes yang baik. Untuk penderita diabetes, kadar glukosa yang sehat dapat dicapai dengan menerapkan diet makanan. Selain juga ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu menghindari stres dan rutin berolahraga.

Kandungan karbohidrat yang rendah, menjadikan tomat mampu mengontrol kadar gula darah, menjaga asupan kalori yang tepat bagi penderita diabetes, serta menurunkan berat badan.

Tomat kaya antioksidan dan membantu mengembalikan keseimbangan oksidatif tubuh. Zat antioksidan berfungsi untuk menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan diabetes dewasa.

Kandungan tinggi vitamin C, vitamin E, beta karoten, flavon, lycopene, lutein dan fitonutrien di dalam tomat, melindungi tubuh dengan mengurangi peroksidasi lipid, guna mencegah proses kerusakan oksigen ke lemak di dalam aliran darah atau membran sel. Antioksidan melindungi tubuh dengan meningkatkan fungsi enzim. 

Hasil studi menunjukkan bahwa sifat antioksidan di dalam tomat bermanfaat untuk melindungi ginjal dan aliran darah, dua bagian tubuh yang sering terkena diabetes. Lihat Obat Kencing Manis.

√11. Obat Nyeri Punggung.
Masalah terkait peradangan seperti nyeri punggung harus diperhatikan cukup serius agar masalahnya tidak berkelanjutan. Jika anda menderita hal tersebut, konsumsilah buah tomat secara teratur disertai tetap melakukan pengobatan yang semestinya. 

Tomat menunjang proses penyembuhan dengan mentransfer bioflavonoid dan karotenoid yang dikenal sebagai agen anti peradangan. Jika nyeri punggung yang anda alami sifatnya kronis, biasanya proses pemulihan atau peredaan rasa sakit akan berlangsung cukup lama.


Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan Kulit

Apabila anda menginginkan punya kulit yang selalu segar dan bersih, maka anda harus mau merawatnya secara rutin. Anda bisa menjadikan tomat sebagai solusinya, dengan cara dijadikan krim alami yang bisa anda campur dengan bahan bahan alami lainnya, seperti jeruk nipis, madu, dan sebagainya.




√12. Mengencangkan Kulit.
Agar bisa mempunyai kulit wajah yang kencang dengan pori pori yang kecil, maka anda bisa memanfaatkan buah tomat untuk dijadikan masker wajah. Caranya adalah sebagai berikut:
Blender 1 buah tomat segar
Campurkan 1 sendok makan air pada 2 sendok makan jus tomat 
Gunakan kapas untuk mengusap usapkan pasta tomat pada wajah yang sebelumnya sudah dibersihkan terlebih dahulu
Pijat pijat seluruh permukaan kulit wajah secara merata selama 15 menit

√13. Mencerahkan Kulit.
Apabila anda merasa kulit wajah anda kusam dan belum tahu cara untuk mencerahkannya, maka cerahkan saja dengan menggunakan tomat. Karena tomat mempunyai kandungan vitamin C dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga ia akan bisa mengatasi problim yang sedang anda hadapi.

Caranya sangan simpel, anda hanya perlu menyiapkan 1 - 2 buah tomat segar saja, lalu diiris iris tebal, kemudian gunakan tiap irisan untuk menggosok wajah secara merata. Apabila anda melakukan ini secara rutin setiap hari selama satu minggu saja, maka anda sudah bisa mendapatkan hasilnya, kulit wajah anda akan tampak bersinar dan berseri. Cobalah!

√14. Mengobati Kerusakan Kulit.
Bukan hanya minyak zaitun saja yang mempunyai khasiat mampu menangkal radikal bebas yang dapat mempercepat proses penuaan kulit, tetapi minyak biji tomat juga mempunyai khasiat yang sama dengan minyak zaitun.

Di beberapa klinik kecantikan, minyak biji tomat sering digunakan untuk mengobati kondisi kulit yang mengalami kerusakan seperti eksim, psoriasis (penyakit kulit yg mengerisik, kering, mungkin di seluruh tubuh, tetapi yg terbanyak di lengan dan tungkai, terutama di siku dan lutut), kering, dan rusak.

Karenanya anda juga bisa menggunakan minyak biji tomat untuk merawat dan mengobati bagian kulit yang diinginkan dalam tubuh anda.

Lakukan perawatan ini menjelang tidur malam dan jangan langsung dibersihkan pada malam itu juga, tetapi bersihkan dipagi hari ketika anda sudah terbangun dari tidur anda.

√15. Menghilangkan Jerawat.
Pada sejumlah obat jerawat yang dijajakan di salon ataupun klinik klinik kecantikan, dalam tabel kandungannya rata-rata terdapat vitamin A dan C sebagai kandungan utamanya. Tomat adalah salah satu buah buahan yang mempunyai kandungan karoten (vitamin A) dan asam askorbat (vitamin C) yang tinggi. Karena itu jika anda memiliki masalah dengan  jerawat, maka anda bisa menanggulanginya dengan menggunakan buah tomat.

Selain Vitamin A dan C, tomat juga mengandung banyak asam yang dapat menghilangkan jerawat dan mengatasi kulit ruam kemerahan. Pada kondisi jerawat yang kecil, anda hanya perlu menggosokkan potongan tomat segar pada wajah atau bisa juga dijadikan masker selama satu jam.

√16. Mengatasi Kulit Berminyak.
Produksi sebum (lemak yg dihasilkan oleh kelenjar lemak kulit) berlebih dapat membuat wajah dipenuhi minyak dan bila terlihat dari jauh menjadi berkilau.

Apabila hal ini dibiarkan saja dan tidak segera diatasi, maka beragam masalah lain akan hadir pada wajah anda, seperti jerawat, flek hitam, dan bahkan komedo.

Langkah mudah untuk mengatasi kulit berminyak dengan tomat adalah membuat jus dari 2 buah tomat yang dicampurkan pada 4 sendok makan jus mentimun. Gunakanlah jus tersebut sebagai masker pada wajah dengan cara digoleskan pakai kapas, kemudian diamkan hingga kering, lalu bilas denga air.



Jika ini dilakukan secara rutin, maka minyak pada wajah akan lebih terkontrol dan pori pori kulit wajah pun akan mengecil.

√17. Tetap Awet Muda.
Salah satu rahasia awet muda adalah buah tomat. Coba manfaatkanlah waktu luang anda untuk melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat skin treatment dengan menggunakan buah tomat sebagai bahan dasarnya.

Tomat dapat memperlambat penuaan dengan menyerap oksigen secara maksimal. Anda hanya perlu melakukan perawatan tersebut secara rutin di waktu luang, bisa pagi atau malam hari.

√18. Melindungi Kulit Dari Serangan Ultraviolet.
Sinar matahari yang langsung mengenai kulit dapat merusak struktur permukaan kulit. Contoh masalah kulit yang terjadi akibat terlalu sering terkena terpaan cahaya matahari adalah kulit kering, kulit bersisik, kulit busik, dan kulit kusam. Jika anda memilik salah satunya, maka anda perlu mengetahui bahwa tomat bisa digunakan sebagai tabir surya alami.

Di dalam buah tomat terdapat antioksidan bernama likopen yang beraktivitas sebagai pelindung kulit dari sinar UV. Untuk itu sebelum pergi bekerja, anda bisa mengkonsumsi segelas jus tomat, karena jus tomat ini dapat memberi perlindungan dari dalam.

√19. Menyegarkan Mata.
Sepulang bekerja seringkali mata merasa lelah dan ingin sekali dibuat tidur. Ada baiknya sebelum bergegas mengistirahatkan mata, lakukanlah pemijatan ringan pada seluruh permukaan wajah anda dan tempelkan dua iris tomat ke kedua bola mata anda (menutupi kedua mata).

Tomat akan merileksasikan mata anda yang lelah, karena telah seharian digunakan untuk bekerja. Jika anda memiliki kantung mata, buah tomat juga dapat membantu menghilangkannya.

√20. Mencegah Kerusakan Sel.
Kerusakan sel akan membuat kulit menjadi bermasalah, tampak kemerahan dan bahkan bisa timbul kerutan yang membuat anda terlihat 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya. Kondisi ini sering disebut dengan radikal bebas.

Untuk membantu mencegah kerusakan sel, anda bisa mengkonsumsi setidaknya 16 miligram likopen yang terdapat dalam tomat setiap harinya. Setelah makan siang, ganti minuman bersoda anda dengan jus tomat, karena akan lebih menyehatkan.

√21. Obat Pemutih Kulit.
Membuat obat pemutih kulit dari bahan dasar utama tomat cukup mudah. Berikut ini cara membuatnya:
Blender tomat yang sudah dibersihkan.
Campurkan 1 sendok teh oatmeal, yoghurt, dan 2 sendok teh tomat yang sudah diblender halus.
Oleskan bahan campuran pada wajah, leher, dan bagian kulit tubuh lain yang diinginkan.
Diamkan selama 20 menit sebelum dibersihkan.





Perawatan kulit dengan campuran ketiga bahan ini akan membantu menghilangkan noda yang menutupi kulit, mengelupaskan sel kulit mati, dan melenturkan kulit tegang.

√22. Mencegah Kulit Terbakar.
Menurut Prevention Magazine, orang yang dalam tiga bulan mengkonsumsi 5 sendok makan pasta tomat setiap harinya akan membuat kulitnya terlindugi dari masalah kulit terbakar akibat terpaan sinar matahari. 

Apabila kulit anda terbakar oleh terpaan sinar matahari, maka pasta tomat bisa membantu mengobatinya. Caranya sebagai berikut:
Campur 2 sendok teh pasta tomat dengan 1 sendok teh yoghurt.
Oleskan campuran tersebut pada permukaan wajah, leher, tangan, dan kaki secara merata.
Kandungan yang ada dalam tomat akan menyegarkan kulit, sedangkan yoghurt akan membuat kulit menjadi elastis dan lembut.

√23. Menghaluskan kulit.
Kulit yang halus menjadi aset berharga bagi setiap orang, khususnya wanita. Selain mendapat nilai plus di mata orang banyak, kulit halus juga bisa menjadi investasi untuk masa depan.

Banyak sekali model yang melakukan perawatan kulit agar halus dengan menggunakan tomat. Apakah anda tertarik untuk mencobanya? Berikut ini caranya:
Blender tomat dan campurkan madu secukupnya hingga menjadi pasta.
Oleskan pasta pada wajah secara merata, sambil memberikan pijatan relaksasi dengan gerakan melingkar. Lakukan ini hingga pasta tomat habis.
Bersihkan masker tomat yang sudah mengiring ini menggunakan air hangat. 
Jangan keluar rumah setelah menjalani perawatan untuk mencegah debu menempel pada permukaan wajah yang sudah bersih.

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan Rambut

Selama ini mungkin anda hanya mengira bahwa satu satunya bahan alami yang mampu mengatasi segala bentuk permasalahan yang terkait dengan rambut adalah lidah buaya.

Fakta tersebut memang tidak bisa dipungkiri dan tidak bisa disangkal, karena pada kenyataannya lidah buaya telah banyak membantu orang yang mempunyai masalah dengan rambutnya.

Tetapi siapa sangka kalau tomat juga mempunyai khasiat yang sama dengan lidah buaya, yaitu mampu memberi perlindungan lebih pada rambut berkat kandungan vitamin A, B, C, dan E yang ada didalamnya yang merupakan unsur terpenting untuk memelihara kesehatan dan kecantikan rambut. Berikut ini manfaat manfaat buah tomat yang berkaitan dengan rambut:

√24. Mengatasi Rambut Rontok.
Meski belum banyak orang yang membuktikannya, namun banyak orang yang meyakini bahwa buah tomat dapat digunakan untuk mengatasi kerontokan rambut. Caranya mudah, anda tinggal menggunakan minyak biji tomat untuk merawat rambut anda.

√25. Kondisioner Alami.
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa di sekelilingnya banyak tumbuhan yang bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut sehari hari, misalnya kondisioner dari tomat. 

Selama ini kita hanya disuguhi iklan iklan kondisioner yang sudah dimasukkan dalam botol kemasan dan kita tidak tahu apakah khasiat dari produk produk tersebut sebaik kondisioner alami buatan sendiri atau tidak?

Untuk membandingkan kualitasnya, anda bisa mengganti kondisioner yang anda pakai dengan kondisioner tomat buata sendiri selama beberapa hari, kemudian lihatlah hasilnya. Dengan minyak biji tomat rambut anda akan terbebas dari kekusutan dan kerontokan.

√26. Membersihkan Kotoran Pada Rambut.
Keramas saja tidak cukup untuk membersihkan noda yang menempel pada helai helai rambut. Anda bisa menggunakan pasta tomat untuk membantu menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut.

Caranya adalah, buatlah jus tomat, kemudian oleskan pada rambut secara merata. Gosok rambut secara perlahan beberapa kali, kemudian diamkan 20 menit lamanya. Terakhir, bilas dengan air bersih, gunakan shampo untuk keramas dan pastikan pasta tomat hilang semuanya dari rambut anda.

√27. Menghilangkan bau kulit kepala.
Bau pada kulit kepala pada rambut bisa terjadi pada siapapun. Dan Apabila anda mengalami problem semacam ini, maka buah tomat dapat dijadikan solusinya. Caranya sebagai berikut:
Blender 1 - 2 buah tomat, saring dan ambil airnya, lalu oleskan sedikit demi sedikit pada rambut, sambil memberi pijatan pada kulit kepala selama beberapa menit, setelah itu biarkan selama kurang lebih 30 menit agar mengerin, kemudian cuci rambut dengan shampo wangi seperti biasa.

√28. Menyehatkan Rambut.
Sebagian orang mengatakan bahwa buah tomat mempunyai khasiat yang sama dengan lidah buaya, yang bisa memberikan perlindungan pada rambut, karena didalam buah tomat kaya akan kandungan vitamin A, B, C, dan E, yang fungsinya memelihara kesehatan rambut.

Banyak orang yang percaya bahwa penggunaan tomat pada rambut mampu mengatasi masalah kerontokan rambut. Tetapi sebaiknya untuk membuat ramuan tomat bagi rambut perlu memeriksakan terlebih dulu kepada dokter, guna mengetahui kondisi jenis rambut apakah cocok jika diberikan perawatan alami menggunakan tomat atau tidak.

Selain itu, tomat juga dapat membersihkan kotoran pada rambut, ia mampu menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut secara menyeluruh. Caranya dengan membuat jus tomat, kemudian oleskan pada rambut secara merata.

Kemudian gosok rambut secara perlahan beberapa kali, lalu diamkan selama 20 menit, setelah itu baru bilas menggunakan air bersih. Terakhir lakukan keramas menggunakan shampo hingga rambut bersih.

√29. Menghilangkan Ketombe.
Ketombean bisa membuat malu untuk menggunakan baju berwarna gelap, karena warna gelap bisa membuat ketombe yang menempel pada pakaian terlihat jelas. Selain itu ketombe juga membuat seseorang tidak pede untuk pergi keluar, apalagi berkumpul bersama dengan teman teman.

Agar anda bisa bertingkah laku normal seperti biasa, maka segera hilangkan ketombe tersebut. Gunakan saja tomat, karena ia mampu mengusir ketombe dan mengurangi rasa gatal akibat bercak putih tersebut. Tomat mengandung vitamin C yang cukup tinggi dan menyediakan kolagen untuk kulit kepala anda, sehingga mampu menghilangkan ketombe. Caranya sebagai berikut:
Tumbuk atau blender 3 buah tomat segar ukuran sedang.
Tambahkan 2 sendok makan jus atau perasan lemon atau jeruk nipis dan aduk hingga berbentuk pasta halus.
Usapkan pasta tomat secara perlahan pada kulit kepala, dan usahakan jangan sampai menggaruk kepala dengan kuku.
Diamkan selama kurang lebih 30 menit, terakhir bilas rambut dengan air dingin dan biarkan agar mengering dengan sendirinya.

√30. Membuat Rambut Berkilau.
Jika rambut anda sehat dan bersih, pasti warna rambut akan terlihat bersinar. Anda bisa mewujudkan impian tersebut cukup dengan menggunakan tomat yang diolah menjadi jus. Berikut ini cara membuatnya:

Blender atau haluskan 3 buah tomat matang, yang sudah dikupas kulitnya dan dibuang bijinya, saring dan ambil airnya.
Usapkan air jus tomat pada rambut sedikit demi sedikit, sambil memberi pijatan perlahan lahan pada kulit kepala.
Diamkan kurang lebih selama satu jam hingga rambut mengering, kemudian dibilas dengan air bersih atau dengan shampo.

Itulah khasiat dan manfaat buah tomat yang bisa anda pergunakan untuk mengatasi masalah masalah kesehatan dan kecantikan yang anda hadapi. Namun ada hal yang juga perlu untuk anda ketahui bahwa semua makanan dan lain lain jika dikonsumsi atau digunakan secara berlebih lebihan, maka akan memberikan efek samping yang tidak dikehedaki. Berikut ini penjelasan mengenai efek samping negatif yang mungkin terjadi akibat terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi buah tomat.


Efek Samping Akibat Konsumsi Tomat Secara Berlebihan

Bukan hanya makanan lain yang bisa mengakibatkan efek samping negatif, memakan buah tomat secara berlebihanpun bisa menimbulkan efek samping negatif. Yang perlu anda ingat adalah makanlah atau lakukanlah segala sesuatu secukupnya saja, jangan berlebih lebihan. Berikut ini detilnya:

√1. Gangguan Sistem Imun.
Sistem imun menjadi tidak bekerja dengan baik, karena dalam tomat mentah terdapat karotenoid pigmen likopen. Senyawa kimia tersebut jika jumlahnya wajar akan sangat membantu dalam mencegah kanker.

Namun, jika berlebihan dalam mengkonsumsinya, maka sistem kekebalan tubuh akan terganggu dan pada akhirnya tubuh akan kehilangan kemampuan untuk melindungi diri sendiri dari berbagai macam mikroba atau mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit.

√2. Gangguan Sistem Pencernaan.
Karena tomat diperkaya dengan kandungan asam, maka berlebihan dalam mengkonsumsinya dapat mengganggu sistem pencernaan. Penyakit GERD (refluks asam) adalah istilah medis yang merupakan penggambaran umum dari gangguan usus.

√3. Memicu IBS (Irritable Bowel Syndrome)
Antioksidan likopen bisa berubah menjadi umpan bagi penyakit semacam IBS. Jika likopen dalam tubuh jumlahnya terlalu banyak, maka tubuh akan mengalami beberapa masalah usus lain, seperti gas perut yang sulit dibuang, kembung, gangguan pencernaan, mual, muntah, diare, dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk menkonsumsi likopen lebih dari 30 mg per harinya.

√4. Kelebihan Vitamin.
Overdosis vitamin bisa dipicu oleh tomat yang anda konsumsi secara berlebihan setiap hari. Mengkonsumsi tomat berukuran sedang akan memenuhi sepersepuluh kebutuhan vitamin harian, tepatnya 1,025 IU Vitamin A dan 17 mg vitamin C. Apabila jumlahnya terlalu banyak alias berlebihan, maka akan menimbulkan berbagai masalah seperti sakit kepala, mual, muntah, sakit ginjal, dll.
Baca juga Khasiat Dan Manfaat Jambu Biji Merah Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Demikianlah penjelasan mengenai kandungan, khasiat dan manfaat buah tomat bagi kesehatan dan kecantikan, juga penjelasan mengenai efek samping akibat terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi buah tomat yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: