IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Selasa, 28 Maret 2017

18 Manfaat Bangle Untuk Kesehatan


Bangle (Bengle) - BiriBisi

Jika mendengar kata bengle, maka yang terbayang dibenak saya adalah sebuah tanaman rempah-rempah yang selalu dijadikan bahan untuk obat-obatan tradisional.
Bengle memang sebuah rempah-rempah yang sering dijadikan obat pengempis perut bagi ibu-ibu Jawa yang habis melahirkan. Tanaman ini sangat efektif untuk mengempiskan kembali perut ibu-ibu yang setelah sekian lama membesar, karena mengandung (hamil). Berikut ini cara menggunakannya:

Obat Pengempis Perut Sehabis Bersalin

Bahan Dan Penggunaan:
Umbi Bengle secukupnya, diparut, lalu dibalurka keseluruh bagian perut.
Selamat mencoba!
Baca juga 30 Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Bengle atau bangle (Zingiber montanum) adalah salah satu tanaman rempah-rempah anggota suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpangnya dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan.


Di Indonesia tumbuhan ini dikenal diberbagai tempat dengan nama yang bervariasi sesuai dengan daerahnya: bengle (Jawa), mungle (Aceh), bungle (Tapanuli), kunik bolai (Ranah Minang), banglee'iy (Rejang), panglai (Sunda), pandhiyang (Madura), bale (Makassar), panini (Bugis), unin makei (Ambon), dan masih banyak lagi.


Sejarah Dan Habitat Bengle - BiriBisi

Bangle ditemukan di kawasan India selatan yang beriklim tropis dan kawasan Asia Tenggara seperti : Indonesia, Vietnam, Thailand, Malaysia, Myanmar, Laos dan Kamboja.

Bengle tumbuh di daerah Asia tropika, dari India sampai Indonesia. Di Jawa bangle dibudidayakan atau ditanam di pekarangan pada tempat-tempat yang cukup mendapat sinar matahari, mulai dari dataran rendah sampai dataran dengan ketinggian hingga 1.300 m dpi.


Pada tanah yang tergenang atau becek, pertumbuhannya akan terganggu dan rimpang cepat membusuk. Herba semusim, tumbuh tegak, tinggi 1-1,5 m, membentuk rumpun yang agak padat, berbatang semu, terdiri dari pelepah daun yang dipinggir ujungnya berambut sikat.


Daun tunggal, letak berseling. Helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, jarang, pertulangan menyirip, panjang 23–35 cm, lebar 20–40 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk, bentuk tandan, keluar diujung batang, panjang gagang sampai 20 cm. 


Bagian yang mengandung bunga bentuknya bulat telur atau seperti gelendong, panjangnya 6–10 cm, lebar 4–5 cm. Daun kelopak tersusun seperti sisik tebal, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, warna merah menyala.


Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat. Bengle mempunyai rimpang yang menjalar dan berdaging, bentuknya hampir bundar sampai jorong atau tidak beraturan, tebal 2–5 mm.


Permukaan luar tidak rata, berkerut, kadang-kadang dengan parut daun, warnanya coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna kuning muda sampai kuning kecoklatan. Rasanya tidak enak, pedas dan pahit.


Bengle digolongkan sebagai rempah-rempah yang memiliki khasiat obat. Pemanenan dilakukan setelah tanaman berumur satu tahun. Perbanyakan dengan stek rimpang.


Tanaman Bengle atau Zingiber Casumounar telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu rempat-rempah yang biasa digunakan untuk bahan obat-obatan tradisional. Bagian dari tanaman bengle yang biasanya digunakan adalah bagian rimpangnya. 


Tanaman ini termasuk dalam keluarga temu-temuan, jika kita melihat sekilas tanaman bangle akan nampak menyerupai tanaman Jahe. Bengle biasanya tumbuh subur di kebun-kebun dengan suhu udara tropik. Tanaman bengle juga mempunyai bunga yang berbentuk bundar memanjang dan berwarna putih, agak merah atau pucat.


Bengle atau yang biasa dikenal sebagai Zingiber cassumunar atau Zingiber montanum merupakan tanaman temu-temuan yang seringkali disalah artikan sebagai jahe. Secara fisik bengle dan jahe memang sangat mirip, dari bentuk rimpang, bunga, hingga daunnya. Padahal keduanya merupakan tanaman yang berbeda. 


Bengle kalah populer dibandingkan jahe dan tidak heran jika banyak dari kita yang tidak pernah mendengar bengle dan sangat asing dengan nama bengle. Di Thailand, bengle dikenal sebagai plai dan sering digunakan sebagai obat pijat dan juga bahan makanan.


Selain itu, plai juga sering digunakan untuk aromatherapy yang berkhasiat untuk mengatasi inflamasi. Sedangkan di Kamboja, bangle seringkali dikenal sebagai Ponlei.


Bengle (Zingiber cassummunar Roxb) yang ditanam didaerah Jawa Tengah, sebenarnya sudah sejak dulu diperdagangkan sebagai bangle di Jakarta. Dan sebagai banglai dari Sumatera Selatan, umbinya diracik juga di Bali sebagai banggele. Orang Tidore meraciknya sebagai bongie. Melihat namanya yang beraneka ragam, tapi kurang lebih berbunyi bengle itu, diduga tanaman ini tersebar luas dan sudah merakyat dipakai di mana-mana.


Bangle (Zingiber purpuremn Rox b.) dikenal dengan banyak nama  daerah. Di Sumatera: Mugle, bengle, bungle, baglai, banlai, banglai, kunit bolai, kunyit bolai. Di Jawa: Panglai, bengle, pandhiyang, banggele. Orang Kalimantan menyebutnya: Bangalai.


Di Nusatenggara sebagai: Banggulai. Di Sulawesi: Manglai, mangulai, bangerei, wangelei, bale, kekuniran. Di Maluku: Banggale, unin makei, bangle, bongle.


Familia Zingiberaccae. Rimpang Bangle ini dikenal peracik jamu dengan nama simlisia Zingiberis purpurci Rhizoma. Kandungan kimia Rimpang: Minyak atsiri, damar, pati, tannin.


Kegunaan Rimpang bengle sebagai peluruh kentut, pembersih darah, pencahar, pengobatan pasca persalinan, dan penurun panas. Sosoknya seperti jahe


Tanamannya berupa terna tegak yang seluruh bagiannya tetap lunak, sampai akhir hayatnya. Tubuhnya memang tidak mengandung kayu. la membentuk rumpun yang lumayan rimbunnya. Tanaman induk dan anakan tumbuh sebagai satu kesatuan rumpun yang harmonis. Bca juga 35 Manfaat Mengkudu Untuk Kesehatan.


Seperti kerabatnya, jahe Zingiber afficinale, bengle Zingiber cassumunar alias Zingiber purpureum ini juga berbatang semu. Apa yang tampak seperti batang itu ialah pelepah‑pelepah daun yang tersusun susul‑menyusul, membentuk rangkaian panjang. Tingginya. bisa sampai 1,5 m kalau dibiarkan tumbuh liar.


Tapi bila ditanam di pekarangan, biasanya hanya sampai 1 meteran. Batang semu itu hanya sekecil 15 cm. Walaupun demildan, batang itu lebih gagah tampaknya daripada jahe.


Pada musim kemarau, kalau iklim dan tanahnya mulai kering, tanamannya membentuk tandan bunga di ujung tangkai yang lebih pendek dari pada tangkai daun. Tandan bunga ini berbentuk seperti gelendong (kayu untuk menggulung benang).


Daun pelindung bunga ini kaku dan dari jauh kelihatan seperti sisik‑sisik tebal. Mula‑mula berwarna hijau, tapi kemudian berubah merah atau merah cokelat. Bunganya sendiri, yang dilindunginya, putih mulus. Karena keindahan warna‑warni bunganya inilah, bengle sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias.


Seperti jahe, bengle membentuk umbi di bawah permukaan tanah. Warnanya kuning kehijau‑hijauan dan rasanya pahit pedas, dengan. bau tidak enak yang menyengat.


Baik daun maupun umbi yang tidak enak ini mengandung minyak asiri yang menghangatkan. Minyak bengle lalu dimanfaatkan sebagai jamu karminatif (penghalau angin dari badan, termasuk gas-gas yang terbentuk dalam saluran pencernaan


Jenis asiri yang sudah diketahui adalah sineol (sejenis terpena) yang agak pedas seperti yang ditemukan dalam, umbi jahe dan kunyit. Zat inilah yang berperan menghangatkan tubuh.


Selain sineol bengle mengandung pinen (sejenis alkena) seperti yang terkandung dalam minyak terpentin. Ini bersifat merangsang selaput lendir, misaInya selaput lendir yang melindungi dinding usus bagian dalam.


Tapi sesudah merangsang, pinen ini kemudian menenangkan, kalau pemakaiannya hanya sedikit. Kalau pekat, pinen justru berbahaya dan menimbulkan pusing kepala. KaIau diabaikan terus, dapat membuat orang pusing dan pingsan.


Oleh karena itu, nenek moyang kita tidak pernah memakai bengle sendirian. Umbinya selalu diramu dengan umbi tanaman obat lain, untuk mencegah Jangan sampai terlalu pekat, kebanyakan pinen.


Biasanya dicampur dengan umbi jahe dan kencur (untuk memperpanjang masa penghangatan) serta lempuyang wangi (Zingiber aromaticum), atau lempuyang emprit (Zingiber amaricans) untuk memberi bau wangi enak atau sedap nyaman. Masing‑masing umbi pembantu ini kemudian juga berperan sebagai pengencer kepekatan bengle.


Ramuan umbi bengle, jahe, kencur dan lempuyang wangi itu biasanya dijadikan jamu minuman para ibu Jawa untuk mengobati bermacam‑macam penyakit akibat masuk angin, seperti perut mulas, murus atau sebaliknya sulit buang air besar.


Untuk keperluan tersebut:

Sediakan ½ buku jari tangan umbi bengle
½ buku jari tangan jahe
½ buku jari tangan kencur
½ buku jari tangan lempuyang wangi

Cara Membuat:

Semua bahan diiris-iris tipis, direbus dalam panci kecil dengan air sebanyak 1 gelas sampai tersisa separuhnya, saring.
Minum habis 1 kali sehari.

Keterangan:

Kalau kebetulan sedang tidak ada umbinya, daun bengle juga dapat dipakai, yaitu 2 helai daun bengle dan 2 butir merica, direbus dalam air sebanyak 1 gelas hingga tersisa setengahnya, saring dan dinginkan. Minum habis 1 hari sekali. Untuk mengobati sakit perut mulas. Lihat juga 37 Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan.

Ciri-Ciri Tanaman Bengle

Berikut ini ciri-ciri tanaman bangle, antara lain:

Bengle memiliki tinggi maksimal mencapai 1,5 meter, bengle memiliki batang semu dengan daun selang seling memanjang berwarna hijau tua dengan tulang daun menyirip


Bunga bangle berbentuk seperti nanas dengan warna merah terang. Ketika muda, bunga bangle memiliki pucuk berwarna hijau.


Z. montanum) dapat tumbuh secara optimal di daerah yang sejuk. Bangle sangat cocok jika bertumbuh di tempat yang lembap. Bengle membutuhkan tempat yang tertutup dengan intensitas sinar matahari sekitar 50% untuk tumbuh maksimal.


Bengle tumbuh dalam kelompok yang lebat dan seringkali ditemukan di sekitar rumpun bambu. Anda harus berhati-hati jika hendak mengambil bangle karena ada mitos yang mengatakan bahwa ular tertarik dengan bunga bangle.


Z. montanum dianggap sebagai tanaman asli Asia Tenggara dan telah disebarkan ke seluruh Asia untuk digunakan sebagai bahan makanan dan seringkali digunakan sebagai obat. Lebih spesifiknya, Z. montanum dianggap berasal dari Vietnam. Z. montanum diperkenalkan ke Inggris oleh Roxbourgh di 1810, namun ada anggapan lain bahwa Z. montanum sudah diperkenalkan di Inggris di tahun 1672 oleh Pechey.


Kandungan Gizi Dan Nutrisi Bengle - BiriBisi

Menurut penelitian, rimpang bangle mengandung terpinen, phenylbutanoids, sabinene, trans, butadiene, dan trans-4. Elemen terbaru yang ditemukan adalah antioksidan cassumunarin A, cassumunarin B, dan cassumunarin C. Selain rimpang, penelitian juga telah dilakukan terhadap daun bangle dan dianggap mengandung sabinene, pinene, caryophyllene, triquinacene, dan ocinene.

Manfaat Bengle Untuk Kesehatan Dan Kecantikan - BiriBisi

Bengle terbukti memiliki kandungan berupa Asam organik; Mineral; Lemak; Gom albuminoit; Gula; Damar (pahit); Minyak atsiri (Sineol, pinen, sesquiterpen) yang kesemuanya bersifat karminatif; Anti inflamasi; Analgesik; Antipiretik. Maka tak pelak tanaman yang satu ini ramai dijadikan obat tradisional sekaligus obat herbal.

Penyakit Yang Dapat Diobati Dengan Bengle:

Demam, Sakit kepala, Batuk, Perut nyeri, masuk angin, sembelit; Sakit kuning, Cacingan, Reumatik, Ramuan jamu, kegemukan, Mengecilkan perut setelah melahirkan. 

Pemanfaatan Tanaman Bengle - BiriBisi

Bagian yang bisa dipakai dari tanaman bengle adalah rimpang dan daunnya.

Kegunaan rimpang tanaman bengle:


  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk berdahak
  • Perut nyeri
  • Masuk angin
  • Sembelit
  • Sakit kuning
  • Cacingan
  • Rheumatism
  • Ramuan jamu bagi wanita setelah melahirkan
  • Mengecilkan perut setelah melahirkan
  • Kegemukan.


Kegunaan daun tanaman bengle:


  • Tidak napsu makan
  • Perut terasa penuh atau begah.


Penggunaan dan pemakaian bengle:

Penggunaan dan pemakaian untuk obat minum:
½-3 jari rimpang, direbus.

Penggunaan dan pemakaian untuk obat luar:

Rimpang secukupnya, dicuci bersih, Ialu diparuti, kemudian dipakai sebagai tapal atau boreh pada sakit kepala, pegal linu, mengecilkan perut sehabis melahirkan, dan sebagainya.

1. Demam Dan Masuk Angin. 

Kandungan yang menghasilkan rasa pedas dalam rimpang bangle dipercaya dapat menghangatkan tubuh dan mengatasi demam.

Resep A. Rebus 15 gram rimpang bangle yang telah diparut dan telah dicuci bersih dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya, dinginkan, saring.

Tambahkan perasan 1 buah jeruk nipis dan 1 sendok makan madu. Minum 2 kali sehari.




Resep B. 15 gram rimpang bangle yang segar dicuci lalu diparut.
Tambahkan ½ cangkir air panas, diperas dan disaring.
Tambahkan 2 sendok makan madu. Diaduk merata lalu diminum.
Lakukan 2 kali sehari.

Baca juga 21 Manfaat Nanas Untuk Kesehatan.


2. Perut mules Atau Sakit Perut.

Resep A. Campuran rimpang bengle, rimpang jahe, dan kunyit dipercaya dapat mengurangi rasa sakit perut yang disebabkan oleh asam lambung.
Kandungan ketiga temu-temuan tersebut dipercaya dapat menstabilkan produksi asam lambung.




Resep B. Umbi bengle, umbi jahe, kencur, lempuyang wangi.
Masing-masing ½ buku jari tangan, dicuci, lalu diiris-iris tipi.
Rebus dengan 1 gelas air bersih hingga tersisa ½ gelas.
Dinginkan, saring, lalu diminum sekaligus.




3. Sakit Kepala Karena Demam.
Untuk penanganan sakit kepala menggunakan bengle, caranya:
Rimpang bengle segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut.
Tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur. 
Dipakai sebagai pilis pada dahi.

4. Sakit kuning.

Pengobatan sakit kuning menggunakan bangle hampir sama dengan pengobatan demam dan masuk angin, yaitu dengan merebus 15 gram rimpang bangle yang telah diparut dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya.
Tambahkan perasan 1 buah jeruk nipis dan 1 sendok makan madu. Diminum sebanyak 2 kali sehari.

5. Nyeri Sendi (Rematik).

Bangle dipercaya dapat meningkatkan khasiat dari arak dalam mengobati rematik dan penyakit lain yang berhubungan dengan sendi.

Caranya dengan menghaluskan rimpang bangle sebanyak 15 gram dan dicampurkan dengan arak, hingga membentuk krim dan dipijiatkan ke bagian sendi yang mengalami gangguan.




6. Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan.
Rimpang bangle secukupnya, dicuci, lalu diparut.
Borehkan atau Balurkan pada seluruh permukaan perut.

7. Melancarkan Buang Air Besar.

Penanganan sembelit bisa dilakukan menggunakan bangle, caranya dengan meminum rebusan parutan bengle sebanyak 20 gram yang sudah dicuci bersih dan direbus dengan 2 gelas air hingga menyisakan 1 gelas. Minum 2 kali sehari.

8. Antioksidan.

Kandungan cassumunarin A, cassumunarin B, dan cassumunarin C dalam bangle dipercaya sebagai antioksidan bagi tubuh.

9. Meningkatkan Nafsu Makan.

Bengle dipercaya memiliki efek yang sama seperti kurkuma atau temulawak yaitu untuk menambah nafsu makan. Begitu pula dengan daun bengle, dipercaya memiliki khasiat yang serupa dengan rimpangnya yaitu untuk meningkatkan nafsu makan.

Caranya adalah dengan meremas-remas 1 lembar daun bangle hingga keluar sarinya, lalu direbus denga dicampur 1 gelas air bersih, disaring dan minum 1 kali sehari.


10. Begah.

Ketika anda makan terlalu banyak, maka bisa terjadi perut anda akan terasa begah atau sesak. Untuk mengatasinya dapat menggunakan daun bangle dengan cara yang sama dengan penggunaan daun bangle untuk meningkatkan nafsu makan.

Yaitu dengan meremas-remas 1 lembar daun bangle hingga keluar sarinya, lalu direbus denga dicampur 1 gelas air bersih, disaring dan minum 1 kali sehari


11. Obat batuk Berdahak.

Kandungan bangle dipercaya dapat menyembuhkan batuk berdahak dan dapat melegakan tenggorokan, yaitu dengan memberikan efek hangat pada tenggorokan. 

Caranya adalah mencampur perasan 2 buah jeruk nipis pada segelas air, lalu air tersebut digunakan untuk merebus 5 gram parutan bengle hingga menyisakan setengah gelas.

Minun ramuan tersebut sebanyak 2-3 kali sehari.

12. Melancarkan Pencernaan.

Rimpang bangle dipercaya memiliki manfaat untuk melancarkan pencernaan. Untuk mendapatkan manfaat tersebut konsumsilah bengle setiap hari secara rutin dan teratur.

Caranya dengan meminum rebusan 10 gram bangle parut dengan 2 gelas air hingga menyisakan 1 gelas air.


13. Untuk Kerokan.

Bangle dipercaya dapat menjadi bahan pengganti minyak angin atau bawang dalam aktivitas kerokan. Rasa panas bangle dapat membuka pori-pori punggung dan membuat angin yang ada di dalam tubuh keluar melalui pori-pori tersebut.

Caranya adalah dengan mencampur minyak kelapa atau minyak sayur dengan bangle yang sudah dihaluskan sehingga membentuk krim dan dijadikan sebagai minyak kerok. Untuk hasil maksimal, usapkan terlebih dahulu bengle yang telah diparut ke punggung dengan kekuatan sedang untuk menciptakan efek panas.




14. Menghilangkan Bau Badan.
Salah satu manfaat bengle adalah bisa digunakan untuk menghilangkan bau badan. Terutama bagi anda yang sering menjalani aktivitas berat, bau badan berlebih tentu menjadi musuh yang sebaiknya segera ditangani, jika tidak ingin rasa percaya diri menurun.

15. Menghambat Penuaan Dini.

Seiring dengan bertambahnya hari, keelastisan kulit akan semakin hilang dan secara perlahan tapi pasti akan digantikan dengan kulit yang kendur dan berkerut. Bagi seorang wanita tentu hal ini menjadi salah satu masalah, karena bisa membuat kecantikannya berkurang.

Dalam menghadapi kerutan ataupun penuaan dini, anda bisa menggunakan tanaman herbal bengle sebagai penghambat penuaan. Bukan hanya sekedar menghambat penuaan, tetapi bengle juga bisa digunakan untuk membuat kulit terasa lebih lembab. Untuk mendapatkan manfaat itu dari bengle, maka konsumsilah bengle secara rutin dan teratur dengan dosis sedang. Baca juga 26 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan.


16. Cacingan.

Bangle dipercaya dapat mengobati cacingan. Caranya dengan menumbuk 30 gram bangle, 2 jari temu ireng, 7 butir ketumbar, dan 5 helai daun sirih.
Tambahkan air panas secukupnya kemudian disaring dan diminum.





17. Radang Selaput Lendir Mata. 
Rimpang bangle dan kunyit sebesar 1 buku jari tangan, Jinten hitam 13 butir.
Dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya.
Rebus dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya.
Dinginkan, disaring. Minum.



18. Diet Sehat Menurunkan Berat Badan.
Rebusan bangle dengan jeruk nipis dipercaya dapat menetralkan lemak dan dapat menurunkan berat badan. Namun tentu agar hasilnya optimal, diet harus disertai dengan olahraga yang cukup dan asupan makanan bergizi serta rendah lemak.

Ada begitu banyak cara untuk bisa menjalankan diet sehat menurunkan berat badan. Beberapa menerapkan metode pengaturan makan yang mengikat dan ketat, sedangkan sebagian lagi menggunakan teknik tertentu yang akan memakan biaya cukup besar untuk akhirnya bisa mencapai berat badan yang diimpikan.


Padahal anda juga bisa menjalankan diet sehat menurunkan berat badan dengan memanfaatkan beragam herbal dan rempah-rempah. Cara ini akan membantu anda meningkatkan metabolisme, pembakaran dan peluruhan lemak cadangan dalam tubuh dan membantu menurunkan berat badan dengan efektif, tanpa harus repot mengikat diri dengan diet dan pengaturan pola makan yang terlalu menyiksa.


Dengan diet sehat menurunkan berat badan menggunakan herbal rempah yang perlu anda lakukan hanya mengubah pola makan menjadi lebih sehat demi mengurangi asupan makanan berlemak dengan mengimbanginya menggunakan sayuran dan buah. Dan cukup dengan cara ini saja anda bisa mencapai berat badan ideal.


Salah satu herbal rempah-rempah yang biasa digunakan secara tradisional untuk diet sehat menurunkan berat badan adalah bengle. Jenis rempah yang masih berkerabat dengan jahe ini dipercaya secara tradisional memiliki khasiat membantu mengecilkan lingkar tubuh, bahkan biasa dimanfaatkan oleh wanita pasca persalinan untuk mengecilkan kembali lingkar perut mereka.


Tak banyak riset mengenai bangle mengingat jenis herbal ini sendiri jarang dikenal kebanyakan orang, tak seperti jenis herbal lain seperti jahe, kunyit, atau temulawak. Namun belakangan pusat studi biofarmaka IPB merilis sebuah jurnal mengenai riset manfaat bangle ini, termasuk sebagai komponen penting untuk diet sehat menurunkan berat badan.


Bangle sendiri adalah sejenis rimpang rempah berbentuk menyerupai jahe dengan bentuk batang dan daun semu, rumpun padat, daun melonjong dengan ujung meruncing, memiliki bunga majemuk dengan bonggol bunga serupa dengan bulat telur.

Bangle diketahui secara empiris mengandung sejumlah senyawa unik seperti tannin, minyak atsiri, terpenln, sabinen, fenilbutanoid, cassumunarin dan masih banyak lagi. Dan dari kandungan bangle inilah kemudian rimpang dengan rasa getir hangat ini memberi manfaat untuk menurunkan berat badan anda.

Karena bangle terbukti dalam riset IPB memberi manfaat menstimulasi produksi lipase, sejenis enzim dalam sistem cerna yang bekerja melakukan sekresi terhadap hati. Lipase akan membantu memecah lemak menjadi bentuk gliserol yang memudahkannya untuk diproses dalam pembakaran untuk membentuk energi.


Bangle juga mengandung terpenin, yang menarik senyawa ini bekerja justru untuk mengurangi pengaruh sistem enzim dan fruktosa dalam tubuh untuk kemudian mengubah gliserol yang tidak terpakai menjadi tregliserida atau cadangan lemak yang tersimpan dalam hati dan sel-sel tubuh. Karena tidak diubah menjadi lemak cadangan, otomatis lemak akan luruh dalam pencernaan dan terbuang melalui feses.


Inilah yang membuat bangle bekerja efektif membantu menurunkan berat badan, karena membantu memudahkan asupan lemak untuk dibakar oleh sistem metabolisme dan membantu menghambat proses pembentukan lemak cadangan dalam tubuh.


Tak hanya itu, masih dari riset IPB tadi juga ditemukan bagaimana secawan trigliserida akan pecah dan kembali berubah menjadi gliserol begitu dipaparkan oleh ekstrak bangle. Itu sebabnya terapi diet sehat menurunkan berat badan dengan bangle efektif dilakukan dengan dua cara, yakni dengan terapi menggunakan oral atau memborehkan adonan halus bangle pada area yang ingin dikecilkan dan dengan konsumsi langsung ramuan bangle yang berasal dari perasan bangle parut.


Kandungan anti racun dalam bangle juga akan bekerja membantu menarik racun dari luar pencernaan menuju saluran pencernaan dan membuangnya melalui feses. Ini membuat bangle juga diklaim sebagai salah satu anti oksidan yang efektif untuk mengatasi penumpukan toksin dan residu dari sisa metabolisme tubuh.


Menurut dr Dyah Iswantini, M. Agr, Ahli Kimia Biokatalis dari Pusat Studi Biofarmaka IPB, dikatakan bahwa kadar toksin dalam bangle terbilang rendah. Kandungan toksin di dalamnya hanya sekitar 1000ppm bahkan 10 kali lebih baik dari mahkota dewa dan keladi tikus.


Dengan kadar toksin rendah, konsumsi herbal rimpang ini akan sangat efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara aman dan rendah efek samping. Juga cenderung aman untuk ginjal dan hati sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan efek samping terhadap tubuh.


Namun demikian masih menurut Dr Dyah, bangle bukan jenis herbal yang bisa bekerja cepat. Hasil kerjanya baru akan terlihat setelah 1 bulan masa konsumsi dengan kemungkinan penurunan antara 1 – 3 kg perbulan. Jadi kalau yang anda cari adalah metode diet sehat menurunkan berat badan yang cukup efektif, aman dan bebas efek samping, maka diet dengan bangle jelas bisa menjadi pilihan.


Anda juga bisa mencampurkan madu dengan ramuan air perasan bengle parut untuk mendapatkan hasil optimal, atau dengan menggunakan ramuan berikut:


Resep B. Sepotong rimpang bangle, 7 lembar daun jati belanda.

Dicuci. lalu direbus dengan 1,5 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas.  
Dinginkan, saring, dibagi dua. Untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari.



Resep C. ½ jari rimpang bangle, ½ jari rimpang temu giring, ¾ jari rimpang lempuyang wangi, ¼ genggam daun kemuning, ¼ genggam daun jati belanda, 3 jari gula enau.
Semua dicuci dan dipotong-potong seperlunya, kecuali gula enau (gula aren).
Rebus semuanya dengan 4 ½ gelas air bersih sampai  tersisa ½-nya.
Dinginkan, disaring. Minum sehari 3 x ¾ gelas.





Resep D. Rimpang bengle dan rimpang temu hitam, masing-masing ½ jari tangan, dicuci, lalu diparut, peras, saring.
Tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis dan 2 sendok makan madu, aduk rata. Minum.
Lakukan 2-3 kali sehari.

Apakah anda tertarik untuk menjajal diet sehat menurunkan berat badan murah dan mudah dengan menggunakan bangle? Silahkan dicoba!

Baca juga 46 Manfaat Mentimun Untuk Kesehatan Dan Kecantikan.

Demikianlah penjelasan mengenai seputar tanaman bengle atau bangle dan mantmfaatnya yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!


Referensi:

Dari berbagai sumber

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: