IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Minggu, 19 Februari 2017

Rematik Dan Pengobatannya


Rematik itu suatu penyakit yang bisa berakibat pada mara bahaya,
karena ketika telah mencapai tingkat kronisnya rematik bisa menjadi salah satu penyebab kelumpuhan pada anggota tubuh penderitanya.

Penyebab rematik sampai saat ini belum diketahui secara pasti, tetapi diduga diakibatkan oleh kombinasi berbagai macam faktor, termasuk diantaranya adalah kerentanan genetik, infeksi suatu virus atau terjadinya perubahan hormon.

Menurut sebuah riset seorang wanita lebih memungkinkan untuk terkena serangan penyakit rematik dibandingkan seorang laki-laki. Dan bagi wanita yang sudah terkena penyakit rematik, maka kehamilan dan menyusui bisa memperparah kondinya.

Penyakit rematik atau yang dalam dunia kedokteran disebut juga dengan rheumatoid arthritis adalah suatu peradangan kronis pada persendian yang disebabkan oleh terganggunya sistem kekebalan tubuh. Gangguan itu sendiri bisa terjadi saat sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan dari serbuan penyusup, seperti virus, bakteri, ataupun jamur, salah menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.

Rematik yang sering disebut juga dengan rheumatismos, rheumatism, dan reumatik bisa difinisikan sebagai keadaan kerusakan sebuah persendian akibat dari ketidak lancaran proses perbaikan rutin dalam persendian tersebut.

Keadaan tersebut akan semakin parah dengan datangnya cairan yang dianggap jahat yang mengalir dari otak ke persendian tersebut dan ke struktur lainnya di dalam tubuh. Karenanya, para ahli kedokteran dalam bidang reumatologi memasukkan jenis penyakit ini dalam kelompok penyakit pada persendian.

Rematik memiliki tiga keluhan utama yaitu nyeri, kaku, dan lemah di bagian persendian dan alat gerak. Keluhan tersebut disertai dengan tiga tanda-tanda yaitu persendian bengkak, otot lemah dan gangguan otak.

Sebagian besar penderita rematik adalah orang yang telah berusia di atas 60 tahun. Dan jika usia sesorang telah melewati angka 50, maka seyogyanya jangan terlalu banyak melakukan aktivitas yang membebani anggota tubuhnya. Dan bagi penderita rematik yang bertubuh gemuk dan tambun sebaiknya segera menurunkan berat tubuhnya agar lututnya tidak menanggung beban yang terlalu berat.

Rematik merupakan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan Persendian. Dan kesehatan persendian yang sudah terganggu akan sulit untuk di gerakkan, karena kondisi persendiannya menjadi kaku dan bengkak, sehingga keadaan ini akan membuat penderitanya merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas sehar-harinya.

Penderita rematik jumlahnya tidak sedikit, dan dari jumlah tersebut di dominasi oleh kalangan usia lanjut, sedangkan penderitanya dari kalangan usia muda itu amat jarang. Itu karena terjadinya penyakit rematik itu disebabkan oleh pengaruh dari gaya hidup yang dilakukan sejak muda dan juga disebabkan oleh penurunan fungsi persendian seiring bertambahnya usia seseorang. Kondisi yang menyebabkan terjadinya rematik itu bisa dikarenakan oleh banyak hal, karena itu sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan persendian sejak dini.

Penyebab Rematik

Perlu diketahui bahwa serangan rematik itu paling sering terjadi pada bagian kaki dan tangan, karena didaerah tersebut banyak sekali persendiannya. Dan apabila salah satu persendian atau seluruh persendian pada bagian tersebut mengalami serangan rematik, maka gerakannya tidak bisa leluasa lagi dan akan menjadi terhambat.

Banyaknya serangan rematik pada daerah persendian, baik yang berada ditangan ataupun yang berada dikaki itu bukan berarti ia hanya akan menyerang pada bagian persendian saja, sebab pada kenyataanya rematik itu bisa juga menyerang pada bagian lainnya disekitar persendian, seperti ligamen (jaringan ikat yang kuat yang mengikat tulang pada persendian), otot, dan tendon (jaringan ikat berwarna putih berbentuk tali atau pita yang merupakan ujung otot untuk melekat pada tulang atau struktur lain yang disebut juga dengan urat otot). Dan akibat dari serangan tersebut kondisi persendian dan lain-lain yang terkena serangan tersebut akan mengalami peradangan.

Penyebab terjadinya peradangan pada persendian itu sendiri adalah akibat lemahnya sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang lemah atau tidak berfungsi dengan baik itu tidak bisa melakukan penyerangan secara akurat untuk melindungi persendian dari virus, bakteri atau jamur yang menyusup, tetapi justru serangannya yang secara terus menerus itu mengenai persendian sendiri, karena sebuah kekeliruan, hingga menyebabkan seseorang terkena penyakit rematik.

Sistem kekebalan tubuh yang secara error terus menerus menyerang persendian sendiri lama kelamaan akan mengakibatkan persendian yang dierang tersebut akan mengalami peradangan. Dan jika sistem kekebalan tubuh masih error dan terus berlanjut melakukan penyerangan, maka akan menyebabkan bagian lainnya di sekitar persendian tersebut juga mengalami kerusakan. Karena itu  seyogyanya penyakit rematik ini jangan dianggap remeh, karena pada akhirnya bisa berdampak sangat fatal bagi si penderita.

Selain itu bisa juga terjadinya penyakit rematik itu disebabkan oleh faktor usia yang sudah mulai lanjut. Seperti yang telah disinggung diatas bahwa usia yang semakin bertambah tua akan menyebabkan mudah terserang oleh penyakit rematik. Karena itu penderita rematik kebanyakan terdiri dari kalangan usia 40 tahun keatas. 

Sebab ketika usia seseorang semakin bertambah tua, maka kesehatan tubuhnya pun secara perlahan-lahan mulai menurun, karena pada saat menginjak usia tersebut sudah sangat mungkin akan adanya organ tubuh yang kinerjanya mengalami penurunan.

Tetapi meskipun serangan rematik itu lebih banyak terjadi terhadap orang yang usianya mulai lanjut, namun itu tidak berarti orang yang usianya lebih muda akan aman-aman saja dari teror rematik, karena faktor keturunan dan genetik juga merupakan salah satu penyebab terjadinya serangan rematik. Disamping faktor usia terjadinya serangan rematik juga lebih banyak menimpa pada kalangan wanita dibandingkan dari kalangan pria.

Dari penjelasan diatas bisa diketahui bahwa faktor penyebab terjadinya penyakit rematik itu ada berbagai macam, diantaranya adalah:
√1. Faktor genetik. Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita penyakit rematik juga merupakan peringatan akan adanya kemungkinan terjadinya teror rematik padanya di kemudian hari, apabila ia tidak mau memperhatikan kesehatan persendiannya dengan baik dan secara berkesinambungan.
√. Faktor usia. Seseorang yang usianya sudah mulai lanjut harus hati-hati dan waspada terhadap serangan penyakit rematik. Apabila gejala-gejalanya ada yang nampak, maka harus segera ditanggulangi, jangan neremehkan dan menganggap sepele terhadap gejala-gejala tersebut. Lakukan perenggangan pada daerah persendian secara rutin untuk memperlancar peredaran darah di daerah tersebut dan rutinlah melakukan olah raga ringan.
√. Faktor perokok. Terjadinya teror rematik pada seseorang juga bisa di akibatkan oleh kebiasaan merokok, sebab merokok itu bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, bukan hanya penyakit paru-paru saja, tetapi juga penyakit-penyakit lain termasuk penyakit yang menyerang persendian ini, yaitu rematik. Karena rokok itu memiliki racun yang bisa menyerang seluruh bagian tubuh.

Gejala Rematik

Terjadinya penyakit rematik akan diketahui dengan timbulnya gejala-gejalanya. Tetapi gejala-gejala rematik itu tidak akan bisa di ketahui secara cepat atau tiba-tiba, karena gejala-gejalanya itu akan timbul secara perlahan-lahan dan akan berkembang seiring dengan bertambahnya tingkat keparahan penyakit rematik tersebut.

Gejala-gejala penyakit rematik yang umum adalah:
√Pertama. Kekakuan pada persendian yang terjadi karena ulah sistem kekebalan tubuh yang terganggu yang justru menyerang pada persendian sendiri secara terus menerus, sehingga dampaknya membuat persendian menjadi kaku. Dan kakunya persendian tersebut akan membuat penderitanya sulit untuk melakukan aktivitasnya dengan anggota tubuhnya yang terserang, dan apabila rematik yang dideritanya itu semakin parah, maka kekakuan pada persendian akan semakin menjadi-jadi.
√Kedua. Pembengkakan pada persendian yang terserang. Pembengkakan pada penyakit rematik ini sama saja dengan pembengkakan pada penyakit radang persendian biasa atau pun penyakit asam urat.
√.Ketiga. Kemerah-merahan pada bagian permukaan kulit persendian yang membengkak yang akan terasa hangat apabila disentuh.
√Keempat. Sakit, ngilu atau nyeri pada bagian persendian yang mengalami peradangan. Rasa nyeri dan ngilu yang dirasakan itu bisa terjadi kapan saja, tetapi pada saat beristirahat dan saat udara lingkungan sangat dingin, seperti di pagi hari rasa nyeri dan ngilu itu akan menjadi-jadi. Karenanya pada saat itu sangat di sarankan bagi penderitanya untuk memakai baju hangat, jaket atau mantel.

Pengobatan penyakit rematik

Apabila gejala-gejala penyakit rematik yang telah disebutkan diatas tampak, maka segeralah diobati. Jangan dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja, karena mengatasi penyakit rematik yang masih belum parah lebih mudah dari pada yang sudah parah, sebab untuk mengatasi penyakit rematik itu bisa memerlukan waktu sampai bertahun-tahun lamanya.

Berikut ini salah satu resep obat herbal untuk rematik yang bisa anda pergunakan:

1. Sirup Lenguas.
Lengkuas (laos) segar 1 kg, diparut atau digiling, Gula aren 1 kg, diiris kecil-kecil atau dihaluskan. Kedua bahan tersebut dicampur jadi satu dan ditempatkan pada wadah semacam toples, kemudian ditutup rapat pakai kertas, ingat pakai kertas, jangan pakai plastik. Lalu didiamkan selama 7 hari 7 malam, setelah itu diaduk sampai merata, kemudian diperas untuk diambil cairannya. Sirup obat rematik ini di minum tiap hari sebelum sarapan pagi sebanyak 1 sendok makan. Lakukan pengobatan ini secara rutin tanpa henti sampai sembuh total. Oh iya, obat sirup ini harus disimpan dalam freezer agar tidak basi. Ingat di freezer, jangan di kulkasnya.



2. Lengkuas Dan Telur Ayam Kampung.
Caranya, 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 butir telur ayam kampung. Parut lengkuas, peras. Campurkan kuning telur ayam kampung mentah dipecah, aduk-aduk sampai merata. Minum 1 kali sehari.


3. Lengkuas, Merica (Lada Putih).
Caranya, 3 rimpang lengkuas, masing-masing sebesar ibu jari, diparut, ½ sendok teh merica bubuk, 1 potong gula Jawa (gula kelapa / gula aren), 2 gelas air santan kelapa. Rebus semua bahan hingga tersisa 1 gelas. Minum 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Lakukan ini setiap hari sampai rematik hilang.





4. Obat Lain.
Untuk resep obat herbal rematik lainnya, silahkan lihat disini.

Demikianlah pembahasan tentang penyakit rematik yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin!

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: