IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi

Jumat, 17 Februari 2017

Obat Penyakit Jantung




Jika mengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk memperbaiki pola hidup Anda seperti menjaga pola makan serta berolahraga,
minum obat secara teratur, serta berhenti merokok. Penyakit jantung tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dicegah agar tidak memburuk. Baca juga Obat Penambah Stamina.
Penanganan lebih invasif seperti operasi akan dianjurkan jika penyakit jantung bertambah parah sehingga mengganggu kualitas hidup seseorang.

Memperbaiki Pola Hidup

Dengan memperbaiki pola hidup, pengidap dapat terhindar dari risiko terjadinya gejala-gejala penyakit jantung. Mengubah pola hidup dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana, misalnya:

  • Menerapkan pola makan yang sehat.
  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengurangi konsumsi minuman keras.

Sebab-sebab penyakit jantung

Bermacam-macam gangguan terhadap jantung dan bermacam-macam pula sebabnya, baik yang ringan maupun yang berat. Yang hampir serupa adalah datangnya gangguan terhadap jantung itu selalu mendadak atau tiba-tiba, dan keluhan-keluhan yang terutama ialah rasa nyeri dalam dada, susah bernafas dan menjadi colaps, yakni dengan tiba-tiba segala gerak hidup tubuh menjadi lemas karena lemahnya kinerja atau kemampuan kerja jantung.

Jantung sehat dan normal

Jantung yang sehat dan normal berdenyut 60-90 kali per menit. Tetapi kadang-kadang karena dorongan emosi yang hebat, jantung dapat berdebar atau berdenyut dengan kecepatan 130-200 kali per menit. Dan sering terjadi pula gangguan yang sebaliknya, yakni jantung berdenyut sangat lemah. Baca juga Obat Sakit Kepala.

Berikut ini beberapa resep yang bisa anda pilih dan anda pergunakan untuk mengobati atau untuk menghilangkan gangguan-gangguan pada jantung:


√1. Jika jantung berdebar-debar karena sakit, maka resep obatnya adalah sebagai berikut: Daun sembung legi 50 gram, Kapulaga 10 gram, Akar dlingo 5 gram, Biji kedawung digoreng gosong 10 gram, Daun pegagan 15 gram, Akar valerian 30 gram. Semua direbus dengan air sebanyak 2 gelas. Untuk minum sehari, selama diperlukan.














√2. Jika jantung berdebar-debar karena obat keras atau makanan, maka resep obatnya adalah sebagai berikut: Daun sembung legi dirajang 15 gram, Daun sangket !7 gram. Diseduh dengan air rebusan kacang hijau yang mendidih sebanyak 2 cangkir. Minum 2 kali sehari 1 cangkir.





√3. Apabila jantung lemah (heart weakness), maka resep obatnya adalah sebagai berikut: Daun sembung legi kering 20 gram, Daun saga manis 10 gram, Kencur bubukan 5 gram. Semuanya direbus dengan air sebanyak 1½ gelas selama 15 menit, dimaniskan dengan madu secukupnya. Minum tiap-tiap hari. Sekian.








√4. Jika jantung terasa sakit, maka resep obatnya adalah sebagai berikut: Daun sembung legi kering 40 gram, Akar valerian 20 gram, Akar sarsparila dirajang 30 gram, Nanas diiris tipis 70 gram, Pegagan 30 gram, Jahe secukupnya, Kayu manis secukupnya. Semuanya direbus dengan air sebanyak 3 gelas selama 15 menit, dimaniskan dengan gula aren. Untuk diminum 3 kali dalam sehari.












√5. Jika jantung berhenti bernafas karena shock, terjatuh atau terkena aliran listrik, dan lain-lain dalam kecelakaan, maka terhadap penderita gangguan jantung yang tidak sadarkan diri ini tidak boleh diobati pakai apapun, tetapi tolonglah secepatnya dengan bantuan pernafasan buatan dari mulut ke mulut, sebagaimana berikut ini:

Cara melakukan pernafasan buatan dengan mulut

√A. Penderita ditelentangkan tanpa bantal.
√B. Periksalah terlebih dahulu mulutnya, terhadap kemungkinan terdapatnya benda yang menyumbat kerongkongannya.
√C. Tengadahkanlah kepalanya ke atas dengan menarik serta memegangi dagunya. Lalu tempelkan mulut anda pada mulut penderita dan tiuplah sambil menyumbat hidungnya dengan tekanan pipi anda, sampai dadanya mengembang. Sekarang lepaskan supaya udara yang masuk ke dalam dadanya keluar lagi. Ulangilah lagi sampai penderita bisa bernafas lagi. Kadang-kadang pertolongan ini berjalan sampai 4 jam lebih lamanya.

Penting:

Orang yang berhenti bernafas secara mendadak dalam beberapa kasus dan kejadian belum tentu dia sudah meninggal, meskipun urat nadinya tidak terasa berdenyut karena sangat lemahnya kinerja jantung, tetapi sebenarnya masih berdenyut.

Pernah terjadi seorang penderita gangguan jantung tidak bernafas selama 6 jam, hingga dinyatakan sudah meninggal, tetapi kemudian dapat bernafas lagi alias hidup kembali. Sama seperti pasien yang dibius untuk menjalani operasi. Lihat juga Obat Pelangsing Tubuh.


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: