IKLAN
Kontak Saya
300x250
Selamat Datang Di BiriBisi
Page Hits Counter

Senin, 20 Februari 2017

Obat Bersih Darah



Maksud dari istilah bersih darah tersebut adalah menyehatkan darah, yang lazim juga disebut dengan istilah cuci darah.


Apabila darah sesorang kurang sehat atau tidak murni, maka kesehatan tubuhnya akan terganggu, karena ketahanan kulitnya menjadi lemah, sehingga lecet atau luka kecil saja bisa menjadi luka yang serius, disamping itu juga kulitnya akan selalu diganggu oleh gatal-gatal yang disebabkan oleh berbagai macam kuman yang bersarang padanya dengan leluasa karena tidak mampu dilawan dan dikalahkan oleh kulit tubuh tersebut. Baca juga Obat Keringat Bau.

Karena itu apabila gejala-gejala darah kotor terjadi pada tubuh penderita, maka harus segera di obati. Langkah lain yang diperlukan adalah menjaga kebersihan tubuh, biasakanlah hidup bersih dalam segala hal, mandilah setidaknya 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore, juga berpakaianlah dengan pakaian yang bersih, jangan gunakan pakaian yang sudah terkena keringat atau telah berulang ulang digunakan. Lihat juga Obat Nafas Bau.

Berikut ini resep-resep obat yang bisa dipergunakan untuk membersihkan darah, anda bisa memilih resep mana yang paling mudah anda buat ditempat anda:

√1. Kulit mesoyi 2 gram, Temu lawak 3 gram, Daun meniran 2 gram, Kumis kucing 1 gram, Saga manis 1 gram. Semua direbus dengan air 2 gelas hingga tinggal setengahnya. Minum 1 kali sehari, selama 10 hari.






√2. Daun kecipir segar 1 genggam, dipipis diberi air masak ½ cangkir, diperas dan disaring. Minum 1 kali sehari, selama 10 hari.


√3. Untuk mengatasi bisul-bisul atau gatal-gatal yang timbul karena darah kotor: Daun pegagan 30 gram, Daun katuk 15 gram, Daun sendokan atau ki urat 40 gram, Temulawak diparut 100 gram, Sarsaparilla 40 gram, Ketumbar 10 gram. Semua direbus dengan air 3 gelas. Untuk diminum dalam sehari.






Demikianlah pembahasan tentang obat bersih darah atau cuci darah yang bisa saya sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat. Amin! Baca juga Obat Penyakit Epilepsi.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: